<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laporan: AS Kehilangan 81 Pesawat dalam Perang di Iran, Nilainya Tembus Rp59 Triliun</title><description>Di antara pesawat yang hancur termasuk jet siluman F-35, jet tempur F-15E, hingga drone MQ-9 Reaper.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/08/18/3246571/laporan-as-kehilangan-81-pesawat-dalam-perang-di-iran-nilainya-tembus-rp59-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/08/18/3246571/laporan-as-kehilangan-81-pesawat-dalam-perang-di-iran-nilainya-tembus-rp59-triliun"/><item><title>Laporan: AS Kehilangan 81 Pesawat dalam Perang di Iran, Nilainya Tembus Rp59 Triliun</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/08/18/3246571/laporan-as-kehilangan-81-pesawat-dalam-perang-di-iran-nilainya-tembus-rp59-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/08/18/3246571/laporan-as-kehilangan-81-pesawat-dalam-perang-di-iran-nilainya-tembus-rp59-triliun</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2026 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/07/18/3246571/pesawat_as_hancur_akibat_serangan_iran-NOGI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat AS hancur akibat serangan Iran. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/07/18/3246571/pesawat_as_hancur_akibat_serangan_iran-NOGI_large.jpg</image><title>Pesawat AS hancur akibat serangan Iran. </title></images><description>WASHINGTON - Sebuah laporan yang disusun untuk para legislator Amerika Serikat (AS) menyimpulkan bahwa setidaknya 81 pesawat AS telah hilang sejak Washington dan Israel memulai perang melawan Iran pada akhir Februari.&#13;
&#13;
Menurut dokumen yang dirilis oleh Congressional Research Service (CRS) pada Selasa (6/10/2026), nilai kerugian akibat hancur atau rusaknya pesawat tempur, helikopter, dan drone AS tersebut dapat mencapai USD3,3 miliar atau sekitar Rp59 triliun.&#13;
&#13;
CRS menyatakan bahwa angka-angka yang tercantum dalam dokumen tersebut didasarkan pada laporan berita serta pernyataan dari Komando Pusat AS (US Central Command) dan pejabat Departemen Perang. Sebelumnya, Kongres sempat mengkritik Pentagon karena enggan memberikan daftar lengkap mengenai pesawat yang hilang dalam konflik tersebut.&#13;
&#13;
Laporan itu menyebutkan bahwa sejumlah pesawat tempur paling canggih milik AS turut terkena serangan, termasuk satu jet tempur siluman F-35A Lightning II yang rusak akibat tembakan Iran pada 19 Maret, serta 12 jet tempur F-15E Strike Eagle.&#13;
&#13;
Tiga pesawat F-15 ditembak jatuh akibat insiden tembakan kawan sendiri (friendly fire) di wilayah udara Kuwait pada awal Maret, dan satu lagi terkena serangan di atas wilayah Iran pada bulan berikutnya. Menurut CRS, delapan pesawat lainnya mengalami kerusakan ringan saat serangan rudal Teheran terhadap sebuah pangkalan udara di Yordania pada bulan September, namun pesawat-pesawat tersebut telah diperbaiki dan kembali beroperasi.&#13;
&#13;
Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa tujuh pesawat pengisi bahan bakar di udara KC-135 Stratotanker hancur atau mengalami kerusakan. Dua pesawat terlibat dalam insiden pada 14 Maret; satu KC-135 jatuh di Irak dan menewaskan keenam awaknya, sementara satu unit lainnya melakukan pendaratan darurat. Enam pesawat pengisi bahan bakar lainnya terkena dampak serangan Iran terhadap pangkalan AS di Arab Saudi beberapa hari kemudian.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laporan itu menambahkan, kerugian pesawat lainnya yang tercatat meliputi dua pesawat A-10 Thunderbolt II, dua pesawat operasi khusus MC-130J, dan satu pesawat peringatan dan kendali udara E-3 Sentry.&#13;
&#13;
Di antara helikopter yang dilaporkan hancur, satu unit AH-64 Apache ditembak jatuh di atas Selat Hormuz, empat unit AH-6 Little Bird hilang dalam operasi penyelamatan, dan satu unit MH-60 Sea Hawk jatuh di Laut Arab pada pertengahan September.&#13;
&#13;
Menurut laporan tersebut, armada drone MQ-9 Reaper milik AS mengalami tingkat kehilangan tertinggi, dengan setidaknya 45 unit hancur selama konflik dengan Iran.&#13;
&#13;
CRS menyatakan bahwa ada beberapa masalah yang perlu mendapat pengawasan Kongres, termasuk apakah Pentagon memiliki dana untuk mengganti pesawat yang rusak dan apakah hilangnya platform lama&amp;mdash;yang persediaannya terbatas&amp;mdash;dapat menimbulkan celah kemampuan bagi militer AS.&#13;
&#13;
Bulan lalu, Congressional Budget Office (CBO) menyebutkan bahwa konflik dengan Iran telah menelan biaya sekitar USD38 miliar (Rp680 triliun) bagi AS dalam lima bulan pertama. Lembaga tersebut memperingatkan bahwa biaya itu bisa bertambah antara USD2 miliar hingga USD3 miliar (Rp35,78 triliun hingga Rp53,67 triliun) untuk setiap bulan tambahan pertempuran.&#13;
&#13;
Iran telah meningkatkan kapasitas produksi senjatanya hingga 2,5 kali lipat dibandingkan tingkat sebelum perang, ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, pada Selasa. Ia juga memperingatkan bahwa setiap agresi lanjutan dari AS akan dibalas dengan tindakan tegas oleh Teheran. Talaei-Nik menegaskan bahwa Republik Islam tersebut saat ini memproduksi lebih dari 1.000 jenis sistem persenjataan dan amunisi, yang banyak di antaranya telah mengalami peningkatan teknologi selama konflik berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>WASHINGTON - Sebuah laporan yang disusun untuk para legislator Amerika Serikat (AS) menyimpulkan bahwa setidaknya 81 pesawat AS telah hilang sejak Washington dan Israel memulai perang melawan Iran pada akhir Februari.&#13;
&#13;
Menurut dokumen yang dirilis oleh Congressional Research Service (CRS) pada Selasa (6/10/2026), nilai kerugian akibat hancur atau rusaknya pesawat tempur, helikopter, dan drone AS tersebut dapat mencapai USD3,3 miliar atau sekitar Rp59 triliun.&#13;
&#13;
CRS menyatakan bahwa angka-angka yang tercantum dalam dokumen tersebut didasarkan pada laporan berita serta pernyataan dari Komando Pusat AS (US Central Command) dan pejabat Departemen Perang. Sebelumnya, Kongres sempat mengkritik Pentagon karena enggan memberikan daftar lengkap mengenai pesawat yang hilang dalam konflik tersebut.&#13;
&#13;
Laporan itu menyebutkan bahwa sejumlah pesawat tempur paling canggih milik AS turut terkena serangan, termasuk satu jet tempur siluman F-35A Lightning II yang rusak akibat tembakan Iran pada 19 Maret, serta 12 jet tempur F-15E Strike Eagle.&#13;
&#13;
Tiga pesawat F-15 ditembak jatuh akibat insiden tembakan kawan sendiri (friendly fire) di wilayah udara Kuwait pada awal Maret, dan satu lagi terkena serangan di atas wilayah Iran pada bulan berikutnya. Menurut CRS, delapan pesawat lainnya mengalami kerusakan ringan saat serangan rudal Teheran terhadap sebuah pangkalan udara di Yordania pada bulan September, namun pesawat-pesawat tersebut telah diperbaiki dan kembali beroperasi.&#13;
&#13;
Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa tujuh pesawat pengisi bahan bakar di udara KC-135 Stratotanker hancur atau mengalami kerusakan. Dua pesawat terlibat dalam insiden pada 14 Maret; satu KC-135 jatuh di Irak dan menewaskan keenam awaknya, sementara satu unit lainnya melakukan pendaratan darurat. Enam pesawat pengisi bahan bakar lainnya terkena dampak serangan Iran terhadap pangkalan AS di Arab Saudi beberapa hari kemudian.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laporan itu menambahkan, kerugian pesawat lainnya yang tercatat meliputi dua pesawat A-10 Thunderbolt II, dua pesawat operasi khusus MC-130J, dan satu pesawat peringatan dan kendali udara E-3 Sentry.&#13;
&#13;
Di antara helikopter yang dilaporkan hancur, satu unit AH-64 Apache ditembak jatuh di atas Selat Hormuz, empat unit AH-6 Little Bird hilang dalam operasi penyelamatan, dan satu unit MH-60 Sea Hawk jatuh di Laut Arab pada pertengahan September.&#13;
&#13;
Menurut laporan tersebut, armada drone MQ-9 Reaper milik AS mengalami tingkat kehilangan tertinggi, dengan setidaknya 45 unit hancur selama konflik dengan Iran.&#13;
&#13;
CRS menyatakan bahwa ada beberapa masalah yang perlu mendapat pengawasan Kongres, termasuk apakah Pentagon memiliki dana untuk mengganti pesawat yang rusak dan apakah hilangnya platform lama&amp;mdash;yang persediaannya terbatas&amp;mdash;dapat menimbulkan celah kemampuan bagi militer AS.&#13;
&#13;
Bulan lalu, Congressional Budget Office (CBO) menyebutkan bahwa konflik dengan Iran telah menelan biaya sekitar USD38 miliar (Rp680 triliun) bagi AS dalam lima bulan pertama. Lembaga tersebut memperingatkan bahwa biaya itu bisa bertambah antara USD2 miliar hingga USD3 miliar (Rp35,78 triliun hingga Rp53,67 triliun) untuk setiap bulan tambahan pertempuran.&#13;
&#13;
Iran telah meningkatkan kapasitas produksi senjatanya hingga 2,5 kali lipat dibandingkan tingkat sebelum perang, ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, pada Selasa. Ia juga memperingatkan bahwa setiap agresi lanjutan dari AS akan dibalas dengan tindakan tegas oleh Teheran. Talaei-Nik menegaskan bahwa Republik Islam tersebut saat ini memproduksi lebih dari 1.000 jenis sistem persenjataan dan amunisi, yang banyak di antaranya telah mengalami peningkatan teknologi selama konflik berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
