<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geger Penemuan Mayat Wanita dengan Tangan dan Kaki Terikat di Indekos Pinang Ranti</title><description>Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat ini. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/08/338/3246757/geger-penemuan-mayat-wanita-dengan-tangan-dan-kaki-terikat-di-indekos-pinang-ranti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/08/338/3246757/geger-penemuan-mayat-wanita-dengan-tangan-dan-kaki-terikat-di-indekos-pinang-ranti"/><item><title>Geger Penemuan Mayat Wanita dengan Tangan dan Kaki Terikat di Indekos Pinang Ranti</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/08/338/3246757/geger-penemuan-mayat-wanita-dengan-tangan-dan-kaki-terikat-di-indekos-pinang-ranti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/08/338/3246757/geger-penemuan-mayat-wanita-dengan-tangan-dan-kaki-terikat-di-indekos-pinang-ranti</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2026 18:57 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/08/338/3246757/ilustrasi-rhaX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/08/338/3246757/ilustrasi-rhaX_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Warga Pinang Ranti, Jakarta Timur digegerkan penemuan mayat wanita berinisial KDA di kamar mandi indekos. Korban ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan diikat tali rafia, serta leher yang diikat kaus.&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi menjelaskan, penemuan mayat KDA itu terjadi pada siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jaktim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,&amp;quot; kata Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).&#13;
&#13;
Made menyebutkan, korban mengalami luka di bagian wajah. Leher korban juga dalam kondisi terikat kaus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian. Pihak kepolisian datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait temuan mayat tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Warga Pinang Ranti, Jakarta Timur digegerkan penemuan mayat wanita berinisial KDA di kamar mandi indekos. Korban ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan diikat tali rafia, serta leher yang diikat kaus.&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi menjelaskan, penemuan mayat KDA itu terjadi pada siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jaktim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,&amp;quot; kata Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).&#13;
&#13;
Made menyebutkan, korban mengalami luka di bagian wajah. Leher korban juga dalam kondisi terikat kaus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian. Pihak kepolisian datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait temuan mayat tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
