<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Hakim ICC Asal Afsel Navi Pillay Dianugerahi Nobel Perdamaian 2026</title><description>Navi Pillay adalah hakim pemimpin penyusunan laporan PBB yang menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/09/18/3246992/mantan-hakim-icc-asal-afsel-navi-pillay-dianugerahi-nobel-perdamaian-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/09/18/3246992/mantan-hakim-icc-asal-afsel-navi-pillay-dianugerahi-nobel-perdamaian-2026"/><item><title>Mantan Hakim ICC Asal Afsel Navi Pillay Dianugerahi Nobel Perdamaian 2026</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/09/18/3246992/mantan-hakim-icc-asal-afsel-navi-pillay-dianugerahi-nobel-perdamaian-2026</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/09/18/3246992/mantan-hakim-icc-asal-afsel-navi-pillay-dianugerahi-nobel-perdamaian-2026</guid><pubDate>Jum'at 09 Oktober 2026 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/09/18/3246992/navi_pillay-W4Am_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Hakim ICC Navi Pillay menerima Hadiah Nobel Perdamaian 2026. (Foto: United Nations)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/09/18/3246992/navi_pillay-W4Am_large.jpg</image><title>Mantan Hakim ICC Navi Pillay menerima Hadiah Nobel Perdamaian 2026. (Foto: United Nations)</title></images><description>OSLO - Mantan Hakim Mahkamah Pidana Internasional (ICC), Navi Pillay, dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada Jumat (9/10/2026) atas upayanya dalam memajukan perdamaian dan hukum internasional. Pillay merupakan sosok hakim yang memimpin penyusunan laporan PBB yang menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza.&#13;
&#13;
Pillay tercatat pernah menjabat sebagai hakim di sejumlah pengadilan internasional terkemuka, termasuk Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Pengadilan Pidana Internasional untuk Rwanda.&#13;
&#13;
Dalam kutipan pernyataannya, Komite Nobel menyebutkan bahwa penganugerahan penghargaan kepada Pillay merupakan bentuk penegasan mengenai pentingnya menjaga tatanan internasional yang teratur.&#13;
&#13;
ICC yang berbasis di Den Haag sendiri telah lama menjadi sasaran kritik Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Kampanyenya menentang lembaga tersebut semakin intensif sejak pengadilan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya pada tahun lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sistem hukum internasional berada di bawah tekanan hebat, dan lembaga-lembaganya sedang diserang,&amp;quot; tegas Komite Nobel, sebagaimana dilansir Reuters.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita melihat adanya pergeseran ke arah politik kekuasaan yang mengabaikan kerangka hukum serta penghormatan global terhadap hukum dan keadilan. Ketika kekuatan mengalahkan kebenaran, hal itu merusak stabilitas, kepercayaan, dan hidup berdampingan secara damai,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Meski demikian, pernyataan resmi Komite Nobel tidak menyebutkan secara eksplisit nama Trump maupun Israel.&#13;
&#13;
Pillay juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Penyelidikan PBB untuk Wilayah Palestina yang Diduduki, yang pada tahun lalu menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza. Saat itu, pemerintah Israel menepis laporan tersebut dan menyebutnya sebagai sesuatu yang &amp;quot;memalukan&amp;quot; serta &amp;quot;palsu&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menerima Kabar saat di Nuremberg&#13;
&#13;
Pillay menerima kabar mengenai penganugerahan Nobel tersebut saat sedang menghadiri konferensi hukum di sebuah gedung di Nuremberg, Jerman&amp;mdash;lokasi sejarah tempat pengadilan pidana internasional pertama dibentuk pada tahun 1945&amp;ndash;1946 untuk mengadili kejahatan perang Nazi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal terakhir yang saya lakukan adalah menyampaikan laporan mengenai Gaza, yang menyebut peristiwa di sana sebagai genosida,&amp;quot; ujar Pillay di hadapan hadirin yang berkumpul untuk merayakan penghargaan tersebut, sebagaimana terlihat dalam unggahan media sosial pimpinan organisasi hak asasi manusia Amnesty International.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika Anda semua bertepuk tangan sedikit lebih meriah lagi, mungkin saya akan membagikan hadiah ini kepada Trump,&amp;quot; tambahnya yang disambut gelak tawa para hadirin.&#13;
&#13;
Ucapan tersebut berseloroh merujuk pada keputusan penerima penghargaan tahun lalu, Maria Corina Machado, yang menyerahkan medali Nobel miliknya kepada Presiden AS pada Januari lalu demi menggalang dukungan bagi kampanyenya mewujudkan Venezuela yang demokratis.&#13;
&#13;
Ketua Komite Nobel, J&amp;oslash;rgen Watne Frydnes, menegaskan bahwa pihaknya ingin mengingatkan dunia kembali bahwa supremasi hukum merupakan landasan utama bagi sistem internasional yang dibentuk untuk menjamin perdamaian, dan saat ini sistem tersebut berada di bawah &amp;quot;tekanan luar biasa&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hadiah Perdamaian ini merupakan penghargaan Nobel kelima yang diumumkan pekan ini, menyusul kategori Sastra, Kimia, Fisika, dan Kedokteran. Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, memenangkannya pada tahun 2025.&#13;
&#13;
Hadiah Nobel Perdamaian senilai 12 juta krona Swedia (sekitar USD1,2 juta) ini dijadwalkan akan diserahkan secara resmi di Oslo pada 10 Desember mendatang&amp;mdash;bertepatan dengan peringatan wafatnya industrialis Swedia Alfred Nobel yang mendirikan penghargaan ini lewat surat wasiatnya pada tahun 1895.&#13;
</description><content:encoded>OSLO - Mantan Hakim Mahkamah Pidana Internasional (ICC), Navi Pillay, dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada Jumat (9/10/2026) atas upayanya dalam memajukan perdamaian dan hukum internasional. Pillay merupakan sosok hakim yang memimpin penyusunan laporan PBB yang menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza.&#13;
&#13;
Pillay tercatat pernah menjabat sebagai hakim di sejumlah pengadilan internasional terkemuka, termasuk Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Pengadilan Pidana Internasional untuk Rwanda.&#13;
&#13;
Dalam kutipan pernyataannya, Komite Nobel menyebutkan bahwa penganugerahan penghargaan kepada Pillay merupakan bentuk penegasan mengenai pentingnya menjaga tatanan internasional yang teratur.&#13;
&#13;
ICC yang berbasis di Den Haag sendiri telah lama menjadi sasaran kritik Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Kampanyenya menentang lembaga tersebut semakin intensif sejak pengadilan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya pada tahun lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sistem hukum internasional berada di bawah tekanan hebat, dan lembaga-lembaganya sedang diserang,&amp;quot; tegas Komite Nobel, sebagaimana dilansir Reuters.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita melihat adanya pergeseran ke arah politik kekuasaan yang mengabaikan kerangka hukum serta penghormatan global terhadap hukum dan keadilan. Ketika kekuatan mengalahkan kebenaran, hal itu merusak stabilitas, kepercayaan, dan hidup berdampingan secara damai,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Meski demikian, pernyataan resmi Komite Nobel tidak menyebutkan secara eksplisit nama Trump maupun Israel.&#13;
&#13;
Pillay juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Penyelidikan PBB untuk Wilayah Palestina yang Diduduki, yang pada tahun lalu menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza. Saat itu, pemerintah Israel menepis laporan tersebut dan menyebutnya sebagai sesuatu yang &amp;quot;memalukan&amp;quot; serta &amp;quot;palsu&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menerima Kabar saat di Nuremberg&#13;
&#13;
Pillay menerima kabar mengenai penganugerahan Nobel tersebut saat sedang menghadiri konferensi hukum di sebuah gedung di Nuremberg, Jerman&amp;mdash;lokasi sejarah tempat pengadilan pidana internasional pertama dibentuk pada tahun 1945&amp;ndash;1946 untuk mengadili kejahatan perang Nazi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal terakhir yang saya lakukan adalah menyampaikan laporan mengenai Gaza, yang menyebut peristiwa di sana sebagai genosida,&amp;quot; ujar Pillay di hadapan hadirin yang berkumpul untuk merayakan penghargaan tersebut, sebagaimana terlihat dalam unggahan media sosial pimpinan organisasi hak asasi manusia Amnesty International.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika Anda semua bertepuk tangan sedikit lebih meriah lagi, mungkin saya akan membagikan hadiah ini kepada Trump,&amp;quot; tambahnya yang disambut gelak tawa para hadirin.&#13;
&#13;
Ucapan tersebut berseloroh merujuk pada keputusan penerima penghargaan tahun lalu, Maria Corina Machado, yang menyerahkan medali Nobel miliknya kepada Presiden AS pada Januari lalu demi menggalang dukungan bagi kampanyenya mewujudkan Venezuela yang demokratis.&#13;
&#13;
Ketua Komite Nobel, J&amp;oslash;rgen Watne Frydnes, menegaskan bahwa pihaknya ingin mengingatkan dunia kembali bahwa supremasi hukum merupakan landasan utama bagi sistem internasional yang dibentuk untuk menjamin perdamaian, dan saat ini sistem tersebut berada di bawah &amp;quot;tekanan luar biasa&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hadiah Perdamaian ini merupakan penghargaan Nobel kelima yang diumumkan pekan ini, menyusul kategori Sastra, Kimia, Fisika, dan Kedokteran. Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, memenangkannya pada tahun 2025.&#13;
&#13;
Hadiah Nobel Perdamaian senilai 12 juta krona Swedia (sekitar USD1,2 juta) ini dijadwalkan akan diserahkan secara resmi di Oslo pada 10 Desember mendatang&amp;mdash;bertepatan dengan peringatan wafatnya industrialis Swedia Alfred Nobel yang mendirikan penghargaan ini lewat surat wasiatnya pada tahun 1895.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
