<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>19 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit karena Gas Air Mata, Polisi Akhirnya Minta Maaf</title><description>Polisi melakukan latihan pengendalian massa di halaman Mapolres Cilegon. Namun, gas air mata yang digunakan dalam simulasi tersebut terbawa angin hingga menuju lingkungan sekolah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/10/340/3247046/19-siswa-dilarikan-ke-rumah-sakit-karena-gas-air-mata-polisi-akhirnya-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/10/340/3247046/19-siswa-dilarikan-ke-rumah-sakit-karena-gas-air-mata-polisi-akhirnya-minta-maaf"/><item><title>19 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit karena Gas Air Mata, Polisi Akhirnya Minta Maaf</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/10/340/3247046/19-siswa-dilarikan-ke-rumah-sakit-karena-gas-air-mata-polisi-akhirnya-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/10/340/3247046/19-siswa-dilarikan-ke-rumah-sakit-karena-gas-air-mata-polisi-akhirnya-minta-maaf</guid><pubDate>Sabtu 10 Oktober 2026 10:52 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/10/340/3247046/viral-Nsg8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">19 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit karena Gas Air Mata, Polisi Minta Maaf</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/10/340/3247046/viral-Nsg8_large.jpg</image><title>19 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit karena Gas Air Mata, Polisi Minta Maaf</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 19 siswa SMP-SMK Madinatul Hadid terdampak paparan gas air mata saat Polres Cilegon melakukan simulasi aksi penanganan demonstrasi. &amp;nbsp;Seluruh korban dibawa ke rumah sakit.&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Imam Maryono mengatakan polisi sebenarnya melakukan latihan pengendalian massa di halaman Mapolres Cilegon. Namun, gas air mata yang digunakan dalam simulasi tersebut terbawa angin hingga menuju lingkungan sekolah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejumlah siswa mengalami keluhan berupa mata perih, pusing, hingga sesak napas dan harus mendapatkan pemeriksaan medis,&amp;quot; kata Imam dikutip, Sabtu (10/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengetahui adanya siswa yang terdampak, jajaran Polres Cilegon segera melakukan penanganan dengan membantu membawa para siswa ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis.&#13;
&#13;
Sebanyak 19 siswa mendapatkan pemeriksaan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM), RS Hermina, RS Kurnia, Eka Hospital, puskesmas, serta layanan kedokteran dan kesehatan (Dokkes) Polres Cilegon.&#13;
&#13;
&amp;quot;Polres Cilegon juga menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa dan pihak sekolah yang terdampak. Selain memfasilitasi penanganan medis, kepolisian memastikan seluruh biaya pemeriksaan dan pengobatan menjadi tanggungan Polres Cilegon,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Imam juga menegaskan bahwa seluruh siswa yang menjalani pemeriksaan medis telah diperbolehkan pulang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan demikian, penanganan terhadap para siswa yang terdampak telah dilakukan, termasuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan dan menanggung biaya pengobatan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 19 siswa SMP-SMK Madinatul Hadid terdampak paparan gas air mata saat Polres Cilegon melakukan simulasi aksi penanganan demonstrasi. &amp;nbsp;Seluruh korban dibawa ke rumah sakit.&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Imam Maryono mengatakan polisi sebenarnya melakukan latihan pengendalian massa di halaman Mapolres Cilegon. Namun, gas air mata yang digunakan dalam simulasi tersebut terbawa angin hingga menuju lingkungan sekolah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejumlah siswa mengalami keluhan berupa mata perih, pusing, hingga sesak napas dan harus mendapatkan pemeriksaan medis,&amp;quot; kata Imam dikutip, Sabtu (10/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengetahui adanya siswa yang terdampak, jajaran Polres Cilegon segera melakukan penanganan dengan membantu membawa para siswa ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis.&#13;
&#13;
Sebanyak 19 siswa mendapatkan pemeriksaan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM), RS Hermina, RS Kurnia, Eka Hospital, puskesmas, serta layanan kedokteran dan kesehatan (Dokkes) Polres Cilegon.&#13;
&#13;
&amp;quot;Polres Cilegon juga menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa dan pihak sekolah yang terdampak. Selain memfasilitasi penanganan medis, kepolisian memastikan seluruh biaya pemeriksaan dan pengobatan menjadi tanggungan Polres Cilegon,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Imam juga menegaskan bahwa seluruh siswa yang menjalani pemeriksaan medis telah diperbolehkan pulang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan demikian, penanganan terhadap para siswa yang terdampak telah dilakukan, termasuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan dan menanggung biaya pengobatan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
