<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Gempa M 5,7 Sukabumi Berjenis Dangkal Akibat Subduksi Lempeng</title><description>Pantauan BMKG tidak menunjukkan adanya tanda-tanda gempa susulan. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/11/337/3247241/bmkg-gempa-m-5-7-sukabumi-berjenis-dangkal-akibat-subduksi-lempeng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/11/337/3247241/bmkg-gempa-m-5-7-sukabumi-berjenis-dangkal-akibat-subduksi-lempeng"/><item><title>BMKG: Gempa M 5,7 Sukabumi Berjenis Dangkal Akibat Subduksi Lempeng</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/11/337/3247241/bmkg-gempa-m-5-7-sukabumi-berjenis-dangkal-akibat-subduksi-lempeng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/11/337/3247241/bmkg-gempa-m-5-7-sukabumi-berjenis-dangkal-akibat-subduksi-lempeng</guid><pubDate>Minggu 11 Oktober 2026 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/11/337/3247241/ilustrasi-4BUc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">llustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/11/337/3247241/ilustrasi-4BUc_large.jpg</image><title>llustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (11/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Pusat gempa berada di laut pada titik koordinat 8,87 Lintang Selatan dan 106,41 Bujur Timur, atau berjarak sekitar 209 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman tertentu.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan bahwa gempa dipicu oleh tumbukan Lempeng Indo-Australia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),&amp;quot; ujar Wijayanto dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Guncangan gempa ini dirasakan hingga wilayah Surade, Kota Sukabumi, Cibitung, dan Tegalbuleud dengan skala intensitas MMI III. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berat yang melintas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga pukul 10.50 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,&amp;quot; tambah Wijayanto.&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak terdampak guncangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (11/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Pusat gempa berada di laut pada titik koordinat 8,87 Lintang Selatan dan 106,41 Bujur Timur, atau berjarak sekitar 209 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman tertentu.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan bahwa gempa dipicu oleh tumbukan Lempeng Indo-Australia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),&amp;quot; ujar Wijayanto dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Guncangan gempa ini dirasakan hingga wilayah Surade, Kota Sukabumi, Cibitung, dan Tegalbuleud dengan skala intensitas MMI III. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berat yang melintas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga pukul 10.50 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,&amp;quot; tambah Wijayanto.&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak terdampak guncangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
