<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi ini, Tinggi Kolom Abu Tak Teramati</title><description>Gunung Dukono saat ini berada pada Status Level II (Waspada).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/11/340/3247201/gunung-dukono-kembali-erupsi-pagi-ini-tinggi-kolom-abu-tak-teramati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/11/340/3247201/gunung-dukono-kembali-erupsi-pagi-ini-tinggi-kolom-abu-tak-teramati"/><item><title>Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi ini, Tinggi Kolom Abu Tak Teramati</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/11/340/3247201/gunung-dukono-kembali-erupsi-pagi-ini-tinggi-kolom-abu-tak-teramati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/11/340/3247201/gunung-dukono-kembali-erupsi-pagi-ini-tinggi-kolom-abu-tak-teramati</guid><pubDate>Minggu 11 Oktober 2026 08:42 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/11/340/3247201/ilustrasi-Ihtx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/11/340/3247201/ilustrasi-Ihtx_large.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Gunung Dukono yang berada di Maluku Utara kembali erupsi pagi ini, Minggu (11/10/2026). Dalam erupsi yang terjadi pada pukul 09.25 WIT tersebut, ketinggian kolom abu tidak teramati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi 42,48 detik,&amp;quot; tulis Badan Geologi melalui akun media sosial resminya.&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada).&#13;
&#13;
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono, pengunjung, maupun wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
Mengingat letusan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin, area sebaran abu menjadi tidak menentu. Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono direkomendasikan untuk selalu menyiapkan dan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Gunung Dukono yang berada di Maluku Utara kembali erupsi pagi ini, Minggu (11/10/2026). Dalam erupsi yang terjadi pada pukul 09.25 WIT tersebut, ketinggian kolom abu tidak teramati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi 42,48 detik,&amp;quot; tulis Badan Geologi melalui akun media sosial resminya.&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada).&#13;
&#13;
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono, pengunjung, maupun wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
Mengingat letusan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin, area sebaran abu menjadi tidak menentu. Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono direkomendasikan untuk selalu menyiapkan dan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
