<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Satpol PP Bentrok dengan Pekerja Proyek di Bulungan, Pramono Ungkap Kronologinya</title><description>Pramono menjelaskan, bentrokan bermula saat petugas melakukan operasi penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/12/338/3247385/viral-satpol-pp-bentrok-dengan-pekerja-proyek-di-bulungan-pramono-ungkap-kronologinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/12/338/3247385/viral-satpol-pp-bentrok-dengan-pekerja-proyek-di-bulungan-pramono-ungkap-kronologinya"/><item><title>Viral Satpol PP Bentrok dengan Pekerja Proyek di Bulungan, Pramono Ungkap Kronologinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/12/338/3247385/viral-satpol-pp-bentrok-dengan-pekerja-proyek-di-bulungan-pramono-ungkap-kronologinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/12/338/3247385/viral-satpol-pp-bentrok-dengan-pekerja-proyek-di-bulungan-pramono-ungkap-kronologinya</guid><pubDate>Senin 12 Oktober 2026 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/12/338/3247385/viral-p7yG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral Satpol PP Bentrok dengan Pekerja Proyek di Bulungan/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/12/338/3247385/viral-p7yG_large.jpg</image><title>Viral Satpol PP Bentrok dengan Pekerja Proyek di Bulungan/ist</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi bentrokan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dengan pekerja proyek di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. Pramono menegaskan, bentrokan tersebut bukan dipicu oleh penertiban pedagang nasi yang biasa berjualan untuk pekerja proyek.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka bukan seperti yang digambarkan melakukan penertiban terhadap pedagang ataupun ibu yang biasa berjualan di sana. Ini rentetannya adalah penertiban yang dilakukan oleh Dishub sehingga tidak ada kaitannya dengan itu,&amp;quot; tegas Pramono di Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, bentrokan bermula saat petugas melakukan operasi penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, penertiban menyasar pihak-pihak yang menggunakan lahan tidak sesuai peruntukannya hingga mengganggu ketertiban masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya adalah ini merupakan penertiban terhadap PKL, parkir liar dan juga pedagang kaki lima yang eh sementara tetapi menggunakan lahan yang mengganggu ketertiban masyarakat,&amp;quot; jelas Pramono.&#13;
&#13;
Operasi kemudian berlanjut ke area Kolam Renang Bulungan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan operasi cabut pentil terhadap kendaraan yang parkir sembarangan.&#13;
&#13;
Politikus PDIP ini menyebut, situasi memanas setelah sejumlah pekerja proyek diduga memprovokasi petugas hingga terjadi bentrokan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi dalam suasana itu kemudian ada yang memprovokasi. Terutama para pekerja yang ada di tempat itu. Dan akibat provokasi itu kemudian ada bentrokan awal antara dishub dengan para pekerja yang ada,&amp;quot; ungkap Pramono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono mengatakan, petugas Dishub sempat mundur untuk menghindari bentrokan. Namun, sejumlah orang disebut masih mengejar dan melakukan kekerasan terhadap petugas, termasuk anggota Satpol PP yang dipukul menggunakan helm hingga mengalami luka-luka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akhirnya Dishub-nya mundur keluar dan masih ada orang yang mengejar petugas. Termasuk Satpol PP yang kemudian dipukulin dihantam pakai helm dan Satpol PP tersebut akhirnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Kelurahan Selong dan menerima 6 jahitan,&amp;quot; lanjut dia.&#13;
&#13;
Pramono menyayangkan tindakan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan penegakan aturan. Ia menegaskan, proses hukum harus tetap berjalan meskipun pemilik proyek telah menyampaikan permohonan maaf.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai sekarang karena itu sudah dilakukan pemukulan, mereka mengejar-ngejar dan kemudian mengintimidasi. Saya minta proses hukumnya tetap ditegakkan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi bentrokan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dengan pekerja proyek di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. Pramono menegaskan, bentrokan tersebut bukan dipicu oleh penertiban pedagang nasi yang biasa berjualan untuk pekerja proyek.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka bukan seperti yang digambarkan melakukan penertiban terhadap pedagang ataupun ibu yang biasa berjualan di sana. Ini rentetannya adalah penertiban yang dilakukan oleh Dishub sehingga tidak ada kaitannya dengan itu,&amp;quot; tegas Pramono di Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, bentrokan bermula saat petugas melakukan operasi penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, penertiban menyasar pihak-pihak yang menggunakan lahan tidak sesuai peruntukannya hingga mengganggu ketertiban masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya adalah ini merupakan penertiban terhadap PKL, parkir liar dan juga pedagang kaki lima yang eh sementara tetapi menggunakan lahan yang mengganggu ketertiban masyarakat,&amp;quot; jelas Pramono.&#13;
&#13;
Operasi kemudian berlanjut ke area Kolam Renang Bulungan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan operasi cabut pentil terhadap kendaraan yang parkir sembarangan.&#13;
&#13;
Politikus PDIP ini menyebut, situasi memanas setelah sejumlah pekerja proyek diduga memprovokasi petugas hingga terjadi bentrokan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi dalam suasana itu kemudian ada yang memprovokasi. Terutama para pekerja yang ada di tempat itu. Dan akibat provokasi itu kemudian ada bentrokan awal antara dishub dengan para pekerja yang ada,&amp;quot; ungkap Pramono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono mengatakan, petugas Dishub sempat mundur untuk menghindari bentrokan. Namun, sejumlah orang disebut masih mengejar dan melakukan kekerasan terhadap petugas, termasuk anggota Satpol PP yang dipukul menggunakan helm hingga mengalami luka-luka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akhirnya Dishub-nya mundur keluar dan masih ada orang yang mengejar petugas. Termasuk Satpol PP yang kemudian dipukulin dihantam pakai helm dan Satpol PP tersebut akhirnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Kelurahan Selong dan menerima 6 jahitan,&amp;quot; lanjut dia.&#13;
&#13;
Pramono menyayangkan tindakan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan penegakan aturan. Ia menegaskan, proses hukum harus tetap berjalan meskipun pemilik proyek telah menyampaikan permohonan maaf.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai sekarang karena itu sudah dilakukan pemukulan, mereka mengejar-ngejar dan kemudian mengintimidasi. Saya minta proses hukumnya tetap ditegakkan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
