<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Pengangkatan Nodul Paru-paru di Roma</title><description>Paus Leo XIV dijadwalkan menjalani operasi untuk mengangkat nodul kecil di paru-paru kirinya di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, pada Selasa pagi. Pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun itu diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu minggu di rumah sakit.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/13/18/3247571/paus-leo-xiv-akan-jalani-operasi-pengangkatan-nodul-paru-paru-di-roma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/13/18/3247571/paus-leo-xiv-akan-jalani-operasi-pengangkatan-nodul-paru-paru-di-roma"/><item><title>Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Pengangkatan Nodul Paru-paru di Roma</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/13/18/3247571/paus-leo-xiv-akan-jalani-operasi-pengangkatan-nodul-paru-paru-di-roma</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/13/18/3247571/paus-leo-xiv-akan-jalani-operasi-pengangkatan-nodul-paru-paru-di-roma</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2026 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/13/18/3247571/paus_leo_xiv-1YVc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Leo XIV (foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/13/18/3247571/paus_leo_xiv-1YVc_large.jpg</image><title>Paus Leo XIV (foto: AP)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Paus Leo XIV dijadwalkan menjalani operasi untuk mengangkat nodul kecil di paru-paru kirinya di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, pada Selasa pagi. Pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun itu diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu minggu di rumah sakit.&#13;
&#13;
Vatikan mengumumkan, bahwa tindakan medis tersebut membuat sejumlah agenda audiensi kepausan dibatalkan hingga 20 Oktober.&#13;
&#13;
Leo mengungkapkan kondisi kesehatannya saat memberikan pemberkatan mingguan di Lapangan Santo Petrus, Minggu. Ia mengatakan, nodul kecil di paru-paru kirinya ditemukan saat menjalani pemeriksaan rutin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Leo, nodul tersebut telah terdeteksi sejak dini dan kondisinya masih terkendali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para dokter percaya bahwa tindakan adalah yang terbaik, jadi, mengikuti saran mereka, saya memutuskan untuk menjalani operasi untuk mengangkatnya,&amp;rdquo; kata Leo dalam pernyataan berbahasa Italia, dilansir dari Al Jazeera, Selasa (13/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, juru bicara Vatikan belum memberikan penjelasan mengenai apakah nodul tersebut diduga bersifat ganas atau tidak.&#13;
&#13;
Leo diketahui tidak memiliki riwayat penyakit serius yang dilaporkan. Ia juga dikenal aktif secara fisik, termasuk rutin berenang dan bermain tenis.&#13;
&#13;
Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung menjelang rencana perjalanan resmi Leo ke Amerika Latin pada 6&amp;ndash;17 November. Dalam kunjungan itu, ia dijadwalkan menyambangi Uruguay, Argentina, dan Peru.&#13;
&#13;
Hingga kini, belum ada kepastian apakah operasi dan masa pemulihan akan memengaruhi jadwal perjalanan tersebut. Namun, Leo mengatakan kepada wartawan pada Minggu bahwa dirinya berniat tetap menjalankan kunjungan itu.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pendahulunya, Paus Fransiskus, meninggal dunia pada usia 88 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir hidupnya, Fransiskus beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit seiring kondisi kesehatannya yang memburuk.&#13;
&#13;
Fransiskus biasanya tidak mengumumkan kunjungan rumah sakitnya terlebih dahulu. Kondisi tersebut terkadang memicu spekulasi media mengenai kesehatannya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Paus Leo XIV dijadwalkan menjalani operasi untuk mengangkat nodul kecil di paru-paru kirinya di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, pada Selasa pagi. Pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun itu diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu minggu di rumah sakit.&#13;
&#13;
Vatikan mengumumkan, bahwa tindakan medis tersebut membuat sejumlah agenda audiensi kepausan dibatalkan hingga 20 Oktober.&#13;
&#13;
Leo mengungkapkan kondisi kesehatannya saat memberikan pemberkatan mingguan di Lapangan Santo Petrus, Minggu. Ia mengatakan, nodul kecil di paru-paru kirinya ditemukan saat menjalani pemeriksaan rutin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Leo, nodul tersebut telah terdeteksi sejak dini dan kondisinya masih terkendali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para dokter percaya bahwa tindakan adalah yang terbaik, jadi, mengikuti saran mereka, saya memutuskan untuk menjalani operasi untuk mengangkatnya,&amp;rdquo; kata Leo dalam pernyataan berbahasa Italia, dilansir dari Al Jazeera, Selasa (13/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, juru bicara Vatikan belum memberikan penjelasan mengenai apakah nodul tersebut diduga bersifat ganas atau tidak.&#13;
&#13;
Leo diketahui tidak memiliki riwayat penyakit serius yang dilaporkan. Ia juga dikenal aktif secara fisik, termasuk rutin berenang dan bermain tenis.&#13;
&#13;
Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung menjelang rencana perjalanan resmi Leo ke Amerika Latin pada 6&amp;ndash;17 November. Dalam kunjungan itu, ia dijadwalkan menyambangi Uruguay, Argentina, dan Peru.&#13;
&#13;
Hingga kini, belum ada kepastian apakah operasi dan masa pemulihan akan memengaruhi jadwal perjalanan tersebut. Namun, Leo mengatakan kepada wartawan pada Minggu bahwa dirinya berniat tetap menjalankan kunjungan itu.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pendahulunya, Paus Fransiskus, meninggal dunia pada usia 88 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir hidupnya, Fransiskus beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit seiring kondisi kesehatannya yang memburuk.&#13;
&#13;
Fransiskus biasanya tidak mengumumkan kunjungan rumah sakitnya terlebih dahulu. Kondisi tersebut terkadang memicu spekulasi media mengenai kesehatannya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
