<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Houthi Peringatkan AS Tak Ikut Campur Bantu Saudi dalam Konflik Yaman</title><description>Presiden Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan kampanye militer terhadap Houthi setelah serangan di bandara Riyadh menewaskan seorang warga AS. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/13/18/3247616/houthi-peringatkan-as-tak-ikut-campur-bantu-saudi-dalam-konflik-yaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/13/18/3247616/houthi-peringatkan-as-tak-ikut-campur-bantu-saudi-dalam-konflik-yaman"/><item><title>Houthi Peringatkan AS Tak Ikut Campur Bantu Saudi dalam Konflik Yaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/13/18/3247616/houthi-peringatkan-as-tak-ikut-campur-bantu-saudi-dalam-konflik-yaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/13/18/3247616/houthi-peringatkan-as-tak-ikut-campur-bantu-saudi-dalam-konflik-yaman</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2026 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/13/18/3247616/ilustrasi-L1J2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/13/18/3247616/ilustrasi-L1J2_large.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>SANAA - Kelompok Houthi memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak bergabung dalam kampanye militer Arab Saudi di Yaman. Houthi mengancam akan menyerang pasukan Amerika jika Washington melakukan intervensi dalam konflik yang kian memanas tersebut.&#13;
&#13;
Konfrontasi ini semakin intensif menyusul serangan mematikan yang dilancarkan Houthi terhadap bandara internasional utama Arab Saudi. Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10/2026) menewaskan setidaknya 13 orang&amp;mdash;termasuk seorang warga negara Amerika&amp;mdash;dan melukai lebih dari 300 orang, menurut data terkini. Serangan lain pada hari Minggu menyebabkan satu orang tewas dan 11 orang terluka.&#13;
&#13;
Dalam pernyataan kepada RT pada Minggu (11/10/2026), para pejabat di Sanaa yang dikuasai Houthi memperingatkan bahwa keterlibatan militer AS akan memicu tindakan balasan, termasuk serangan terhadap kapal perang Amerika di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb yang strategis. Peringatan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Washington akan &amp;quot;mempertimbangkan&amp;quot; untuk bergabung dalam serangan Saudi terhadap gerakan yang didukung Iran itu.&#13;
&#13;
Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah kembali memanasnya pertempuran dalam konflik Yaman yang telah berlangsung selama satu dekade. Pada September, kelompok Houthi berhasil menguasai wilayah yang cukup luas di sepanjang pesisir Laut Merah dan di sekitar Selat Bab el-Mandeb, termasuk merebut kota pelabuhan Mocha. Sejak saat itu, pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi telah melancarkan serangan balasan dan mengklaim berhasil merebut kembali posisi-posisi strategis di dekat jalur pelayaran vital yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.&#13;
&#13;
Riyadh telah meningkatkan serangan udara untuk mendukung operasi ofensif pemerintah Yaman, sementara pihak Houthi bersumpah untuk terus menargetkan bandara serta infrastruktur Arab Saudi hingga kerajaan tersebut menghentikan kampanye militer dan blokadenya terhadap Yaman.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>SANAA - Kelompok Houthi memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak bergabung dalam kampanye militer Arab Saudi di Yaman. Houthi mengancam akan menyerang pasukan Amerika jika Washington melakukan intervensi dalam konflik yang kian memanas tersebut.&#13;
&#13;
Konfrontasi ini semakin intensif menyusul serangan mematikan yang dilancarkan Houthi terhadap bandara internasional utama Arab Saudi. Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10/2026) menewaskan setidaknya 13 orang&amp;mdash;termasuk seorang warga negara Amerika&amp;mdash;dan melukai lebih dari 300 orang, menurut data terkini. Serangan lain pada hari Minggu menyebabkan satu orang tewas dan 11 orang terluka.&#13;
&#13;
Dalam pernyataan kepada RT pada Minggu (11/10/2026), para pejabat di Sanaa yang dikuasai Houthi memperingatkan bahwa keterlibatan militer AS akan memicu tindakan balasan, termasuk serangan terhadap kapal perang Amerika di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb yang strategis. Peringatan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Washington akan &amp;quot;mempertimbangkan&amp;quot; untuk bergabung dalam serangan Saudi terhadap gerakan yang didukung Iran itu.&#13;
&#13;
Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah kembali memanasnya pertempuran dalam konflik Yaman yang telah berlangsung selama satu dekade. Pada September, kelompok Houthi berhasil menguasai wilayah yang cukup luas di sepanjang pesisir Laut Merah dan di sekitar Selat Bab el-Mandeb, termasuk merebut kota pelabuhan Mocha. Sejak saat itu, pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi telah melancarkan serangan balasan dan mengklaim berhasil merebut kembali posisi-posisi strategis di dekat jalur pelayaran vital yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.&#13;
&#13;
Riyadh telah meningkatkan serangan udara untuk mendukung operasi ofensif pemerintah Yaman, sementara pihak Houthi bersumpah untuk terus menargetkan bandara serta infrastruktur Arab Saudi hingga kerajaan tersebut menghentikan kampanye militer dan blokadenya terhadap Yaman.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
