<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Tangkap Sestama BNPB Beserta 13 Orang saat OTT, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia</title><description>Budi menyebutkan, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat terkait dengan perkara tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/13/337/3247734/kpk-tangkap-sestama-bnpb-beserta-13-orang-saat-ott-sita-uang-rp1-4-miliar-dan-logam-mulia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/13/337/3247734/kpk-tangkap-sestama-bnpb-beserta-13-orang-saat-ott-sita-uang-rp1-4-miliar-dan-logam-mulia"/><item><title>KPK Tangkap Sestama BNPB Beserta 13 Orang saat OTT, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/13/337/3247734/kpk-tangkap-sestama-bnpb-beserta-13-orang-saat-ott-sita-uang-rp1-4-miliar-dan-logam-mulia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/13/337/3247734/kpk-tangkap-sestama-bnpb-beserta-13-orang-saat-ott-sita-uang-rp1-4-miliar-dan-logam-mulia</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2026 22:55 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/13/337/3247734/kpk-7oQC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/13/337/3247734/kpk-7oQC_large.jpg</image><title>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo/Okezone</title></images><description>YOGYAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari jumlah tersebut, salah satunya ialah Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama, kemudian PPK dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).&#13;
&#13;
Budi menyebutkan, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat terkait dengan perkara tersebut.&#13;
&#13;
Barbuk yang disita itu terdiri dari uang tunai hingga logam mulia. &amp;quot;Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp1,4 miliar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun terkait jumlah logam mulia, Budi menyebut masih dalam perhitungan. Ia memastikan, logam mulia ini terdiri dari emas batangan dan tabungan emas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk logam mulia, beberapa dalam bentuk emas batangan, beberapa dalam bentuk tabungan emas. Untuk jumlahnya masih diproses tim,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan, penyelidikan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari jumlah tersebut, salah satunya ialah Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama, kemudian PPK dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).&#13;
&#13;
Budi menyebutkan, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat terkait dengan perkara tersebut.&#13;
&#13;
Barbuk yang disita itu terdiri dari uang tunai hingga logam mulia. &amp;quot;Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp1,4 miliar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun terkait jumlah logam mulia, Budi menyebut masih dalam perhitungan. Ia memastikan, logam mulia ini terdiri dari emas batangan dan tabungan emas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk logam mulia, beberapa dalam bentuk emas batangan, beberapa dalam bentuk tabungan emas. Untuk jumlahnya masih diproses tim,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan, penyelidikan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
