<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran di Penjaringan Jakut, 150 Rumah Terdampak</title><description>Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Kertajaya IV, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/10/2026) siang. Sebanyak 150 rumah terdampak kebakaran tersebut. Dua orang dilaporkan meninggal dunia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/13/338/3247663/kebakaran-di-penjaringan-jakut-150-rumah-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/13/338/3247663/kebakaran-di-penjaringan-jakut-150-rumah-terdampak"/><item><title>Kebakaran di Penjaringan Jakut, 150 Rumah Terdampak</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/13/338/3247663/kebakaran-di-penjaringan-jakut-150-rumah-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/13/338/3247663/kebakaran-di-penjaringan-jakut-150-rumah-terdampak</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2026 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/13/338/3247663/kebakaran-OTiQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Permukiman Padat Penduduk Terbakar (foto: Illustrasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/13/338/3247663/kebakaran-OTiQ_large.jpg</image><title>Permukiman Padat Penduduk Terbakar (foto: Illustrasi Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Kertajaya IV, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/10/2026) siang. Sebanyak 150 rumah terdampak kebakaran tersebut. Dua orang dilaporkan meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Objek terbakar 150 rumah dengan luas &amp;plusmn; 80 x 80 meter persegi. Kerugian kurang lebih Rp8.998.400.000. Jiwa terselamatkan 200 KK dan 500 jiwa,&amp;rdquo; kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).&#13;
&#13;
Gatot menyebutkan, kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Api pertama kali diketahui warga saat sudah membesar dan merambat ke area sekitarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada saat warga mengetahui kejadian tersebut, api telah menyebar sehingga kondisi kebakaran semakin meluas,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berupaya memberikan bantuan dan melakukan penanganan awal untuk mencegah api merambat lebih jauh. Warga juga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk memadamkan api, sebanyak 27 unit mobil pemadam kebakaran dengan 135 personel dikerahkan ke lokasi.&#13;
&#13;
Namun, kebakaran tersebut menimbulkan dua korban jiwa, yakni N (6), seorang bocah perempuan, dan S (40), seorang perempuan. Selain itu, seorang petugas pemadam kebakaran bernama Achmad Fadilah mengalami luka-luka dan dibawa ke RS Koja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Data korban N (6) dan S (40), perempuan keduanya, meninggal dunia. Korban luka petugas pemadam bernama Achmad Fadilah dibawa ke RS Koja,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 13.55 WIB dari warga yang mendatangi kantor pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan pada pukul 16.20 WIB.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Kertajaya IV, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/10/2026) siang. Sebanyak 150 rumah terdampak kebakaran tersebut. Dua orang dilaporkan meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Objek terbakar 150 rumah dengan luas &amp;plusmn; 80 x 80 meter persegi. Kerugian kurang lebih Rp8.998.400.000. Jiwa terselamatkan 200 KK dan 500 jiwa,&amp;rdquo; kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).&#13;
&#13;
Gatot menyebutkan, kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Api pertama kali diketahui warga saat sudah membesar dan merambat ke area sekitarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada saat warga mengetahui kejadian tersebut, api telah menyebar sehingga kondisi kebakaran semakin meluas,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berupaya memberikan bantuan dan melakukan penanganan awal untuk mencegah api merambat lebih jauh. Warga juga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk memadamkan api, sebanyak 27 unit mobil pemadam kebakaran dengan 135 personel dikerahkan ke lokasi.&#13;
&#13;
Namun, kebakaran tersebut menimbulkan dua korban jiwa, yakni N (6), seorang bocah perempuan, dan S (40), seorang perempuan. Selain itu, seorang petugas pemadam kebakaran bernama Achmad Fadilah mengalami luka-luka dan dibawa ke RS Koja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Data korban N (6) dan S (40), perempuan keduanya, meninggal dunia. Korban luka petugas pemadam bernama Achmad Fadilah dibawa ke RS Koja,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 13.55 WIB dari warga yang mendatangi kantor pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan pada pukul 16.20 WIB.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
