<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Jenderal Suyudi Tancap Gas, Kampung Narkoba Disikat!</title><description>Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto langsung tancap gas dalam pemberantasan narkoba. Itu dilakukan tak lama setelah dirinya dipercaya memegang komando Korps Bhayangkara oleh Presiden Prabowo Subianto.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/14/337/3247869/kapolri-jenderal-suyudi-tancap-gas-kampung-narkoba-disikat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/14/337/3247869/kapolri-jenderal-suyudi-tancap-gas-kampung-narkoba-disikat"/><item><title>Kapolri Jenderal Suyudi Tancap Gas, Kampung Narkoba Disikat!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/14/337/3247869/kapolri-jenderal-suyudi-tancap-gas-kampung-narkoba-disikat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/14/337/3247869/kapolri-jenderal-suyudi-tancap-gas-kampung-narkoba-disikat</guid><pubDate>Rabu 14 Oktober 2026 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/14/337/3247869/kapolri-UD8C_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Suyudi (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/14/337/3247869/kapolri-UD8C_large.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Suyudi (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto langsung tancap gas dalam pemberantasan narkoba. Itu dilakukan tak lama setelah dirinya dipercaya memegang komando Korps Bhayangkara oleh Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
Menurut pengamat hukum Henry Indraguna, langkah cepat Suyudi sejak dipercaya memimpin Korps Bhayangkara menunjukkan keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengapresiasi setinggi-tingginya langkah Kapolri baru Jenderal Suyudi. Baru dilantik langsung gebrak narkoba. Ini yang ditunggu masyarakat. Narkoba adalah musuh negara, musuh kita semua,&amp;quot; ujarnya, dikutip Rabu (14/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Guru Besar Unissula Semarang itu menilai kepemimpinan Suyudi menunjukkan sikap tegas Polri terhadap jaringan peredaran narkoba. Apalagi, pemberantasan harus menyasar seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengguna hingga bandar besar dan jaringan internasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komitmen Kapolri Jenderal Suyudi sangat jelas: berantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Tidak hanya pemakai, tapi bandar besar, jaringan internasional, dan bekingnya harus disikat habis. Ini langkah tegas yang patut kita dukung penuh,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Operasi pemberantasan narkoba di sejumlah wilayah merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda. Di antaranya, menyasar &amp;#39;kampung narkoba&amp;#39; seperti Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah, Jakarta Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Upaya Polri dalam pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat, agar langkah penegakan hukum dapat berjalan beriringan dengan pencegahan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pemberantasan narkoba bukan sekadar persoalan hukum, melainkan juga isu kemanusiaan. Menurut dia, penyalahgunaan narkotika dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus memicu persoalan lain di tengah masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Narkoba menghancurkan masa depan anak bangsa. Satu orang kena narkoba, satu keluarga hancur. Kalau satu generasi hancur, negara bisa hancur. Jadi apa yang dilakukan Jenderal Suyudi ini adalah menyelamatkan masa depan Indonesia,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dengan tagline Polri Bersama Masyarakat, upaya penegakan hukum yang sejalan dengan peningkatan pelayanan publik diharapkan dapat mendorong kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Di tangan Suyudi juga diharapkan membawa perubahan nyata melalui kebijakan, program, dan budaya kerja yang semakin profesional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Henry yang juga Wakil Ketua Umum DPP BAPERA mendorong langkah pemberantasan narkoba diperkuat di seluruh jajaran Polda dan Polres. Selain itu, ia juga mendorong kolaborasi Polri dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan, dan Bea Cukai untuk memutus rantai pasokan narkoba dari luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami di BAPERA siap mendukung penuh program Kapolri Jenderal Suyudi dalam perang melawan narkoba. BAPERA di seluruh Indonesia siap menjadi mitra Polri untuk sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pemuda,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto langsung tancap gas dalam pemberantasan narkoba. Itu dilakukan tak lama setelah dirinya dipercaya memegang komando Korps Bhayangkara oleh Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
Menurut pengamat hukum Henry Indraguna, langkah cepat Suyudi sejak dipercaya memimpin Korps Bhayangkara menunjukkan keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengapresiasi setinggi-tingginya langkah Kapolri baru Jenderal Suyudi. Baru dilantik langsung gebrak narkoba. Ini yang ditunggu masyarakat. Narkoba adalah musuh negara, musuh kita semua,&amp;quot; ujarnya, dikutip Rabu (14/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Guru Besar Unissula Semarang itu menilai kepemimpinan Suyudi menunjukkan sikap tegas Polri terhadap jaringan peredaran narkoba. Apalagi, pemberantasan harus menyasar seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengguna hingga bandar besar dan jaringan internasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komitmen Kapolri Jenderal Suyudi sangat jelas: berantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Tidak hanya pemakai, tapi bandar besar, jaringan internasional, dan bekingnya harus disikat habis. Ini langkah tegas yang patut kita dukung penuh,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Operasi pemberantasan narkoba di sejumlah wilayah merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda. Di antaranya, menyasar &amp;#39;kampung narkoba&amp;#39; seperti Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah, Jakarta Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Upaya Polri dalam pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat, agar langkah penegakan hukum dapat berjalan beriringan dengan pencegahan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pemberantasan narkoba bukan sekadar persoalan hukum, melainkan juga isu kemanusiaan. Menurut dia, penyalahgunaan narkotika dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus memicu persoalan lain di tengah masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Narkoba menghancurkan masa depan anak bangsa. Satu orang kena narkoba, satu keluarga hancur. Kalau satu generasi hancur, negara bisa hancur. Jadi apa yang dilakukan Jenderal Suyudi ini adalah menyelamatkan masa depan Indonesia,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dengan tagline Polri Bersama Masyarakat, upaya penegakan hukum yang sejalan dengan peningkatan pelayanan publik diharapkan dapat mendorong kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Di tangan Suyudi juga diharapkan membawa perubahan nyata melalui kebijakan, program, dan budaya kerja yang semakin profesional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Henry yang juga Wakil Ketua Umum DPP BAPERA mendorong langkah pemberantasan narkoba diperkuat di seluruh jajaran Polda dan Polres. Selain itu, ia juga mendorong kolaborasi Polri dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan, dan Bea Cukai untuk memutus rantai pasokan narkoba dari luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami di BAPERA siap mendukung penuh program Kapolri Jenderal Suyudi dalam perang melawan narkoba. BAPERA di seluruh Indonesia siap menjadi mitra Polri untuk sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pemuda,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
