<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OTT KPK di BNPB, Kristomei Sianturi: Kita Akan Bersih-bersih!</title><description>Mantan Pangdam Radin Inten ini mengatakan, pihaknya akan melakukan ??~bersih-bersih??  di lembaga yang ia pimpin. Namun dia akan melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/15/337/3248137/ott-kpk-di-bnpb-kristomei-sianturi-kita-akan-bersih-bersih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/15/337/3248137/ott-kpk-di-bnpb-kristomei-sianturi-kita-akan-bersih-bersih"/><item><title>OTT KPK di BNPB, Kristomei Sianturi: Kita Akan Bersih-bersih!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/15/337/3248137/ott-kpk-di-bnpb-kristomei-sianturi-kita-akan-bersih-bersih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/15/337/3248137/ott-kpk-di-bnpb-kristomei-sianturi-kita-akan-bersih-bersih</guid><pubDate>Kamis 15 Oktober 2026 18:39 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/15/337/3248137/kpk-CYim_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OTT KPK di BNPB, Kristomei Sianturi: Kita Akan Bersih-bersih!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/15/337/3248137/kpk-CYim_large.jpg</image><title>OTT KPK di BNPB, Kristomei Sianturi: Kita Akan Bersih-bersih!</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru dilantik, Letjen TNI Kristomei Sianturi menyerahkan sepenuhnya kepada KPK usai penetapan 5 tersangka dalam kasus dugaan korupsi di BNPB. Dia menegaskan, tidak akan ada intervensi dalam kasus&amp;nbsp; rasuah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya. Tidak ada intervensi dari BNPB. Silakan aparat penegak hukum memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,&amp;rdquo; kata Kristomei usai pelantikan di Istana Negara, Kamis (15/10/2026).&#13;
&#13;
Mantan Pangdam Radin Inten ini mengatakan, pihaknya akan melakukan &amp;lsquo;bersih-bersih&amp;rsquo; di lembaga yang ia pimpin. Namun dia&amp;nbsp;akan melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Betul, tentu saja. Saya tadi sudah bilang akan melakukan konsolidasi internal. Nanti kita lihat. Kalau memang harus diganti karena ada proses hukum, ya memang harus kita ganti,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 5 tersangka operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Salah satunya yang kena OTT yakni adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Bima Setyawan.&#13;
&#13;
Adapun 4 tersangka lainnya yaitu Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus PPK Gabriel Purwaka Sigit dan Tenaga Ahli BNPB Richard Erlangga. Kemudian, dua pihak swasta yaitu Gery P dan Syifa NG.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru dilantik, Letjen TNI Kristomei Sianturi menyerahkan sepenuhnya kepada KPK usai penetapan 5 tersangka dalam kasus dugaan korupsi di BNPB. Dia menegaskan, tidak akan ada intervensi dalam kasus&amp;nbsp; rasuah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya. Tidak ada intervensi dari BNPB. Silakan aparat penegak hukum memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,&amp;rdquo; kata Kristomei usai pelantikan di Istana Negara, Kamis (15/10/2026).&#13;
&#13;
Mantan Pangdam Radin Inten ini mengatakan, pihaknya akan melakukan &amp;lsquo;bersih-bersih&amp;rsquo; di lembaga yang ia pimpin. Namun dia&amp;nbsp;akan melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Betul, tentu saja. Saya tadi sudah bilang akan melakukan konsolidasi internal. Nanti kita lihat. Kalau memang harus diganti karena ada proses hukum, ya memang harus kita ganti,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 5 tersangka operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Salah satunya yang kena OTT yakni adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Bima Setyawan.&#13;
&#13;
Adapun 4 tersangka lainnya yaitu Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus PPK Gabriel Purwaka Sigit dan Tenaga Ahli BNPB Richard Erlangga. Kemudian, dua pihak swasta yaitu Gery P dan Syifa NG.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
