<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OTT Bupati Klaten, KPK Temukan Uang Tunai Sekitar Rp1 Miliar</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan Jakarta pada Kamis (15/10/2026). Berdasarkan penghitungan awal, uang yang diamankan mencapai sekitar Rp1 miliar.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/15/337/3248168/ott-bupati-klaten-kpk-temukan-uang-tunai-sekitar-rp1-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/15/337/3248168/ott-bupati-klaten-kpk-temukan-uang-tunai-sekitar-rp1-miliar"/><item><title>OTT Bupati Klaten, KPK Temukan Uang Tunai Sekitar Rp1 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/15/337/3248168/ott-bupati-klaten-kpk-temukan-uang-tunai-sekitar-rp1-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/15/337/3248168/ott-bupati-klaten-kpk-temukan-uang-tunai-sekitar-rp1-miliar</guid><pubDate>Kamis 15 Oktober 2026 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/15/337/3248168/ott_kpk-34Ap_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OTT KPK di Klaten (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/15/337/3248168/ott_kpk-34Ap_large.jpg</image><title>OTT KPK di Klaten (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan Jakarta pada Kamis (15/10/2026). Berdasarkan penghitungan awal, uang yang diamankan mencapai sekitar Rp1 miliar.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut masih dalam proses penghitungan dan belum final.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp1 miliar,&amp;quot; kata Budi dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi oleh penyelenggara negara. Dugaan penerimaan itu terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lainnya dari organisasi perangkat daerah (OPD).&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menambahkan, pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut terdiri atas Bupati Klaten selaku penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta pihak swasta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga pihak-pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, selain bupati selaku penyelenggara negara, juga ASN baik di lingkungan Pemkab Klaten maupun BPK, serta unsur swasta,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, KPK mengamankan total 20 orang dalam OTT tersebut. Salah satunya adalah Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Konfirm, bahwa hari ini Kamis (15/10), telah terjadi peristiwa tertangkap tangan. Dalam peristiwa ini, Tim KPK mengamankan sejumlah 20 orang di wilayah Klaten dan Jakarta,&amp;quot; kata Budi.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, pihak-pihak yang diamankan di wilayah Klaten masih menjalani pemeriksaan di Polres Klaten, termasuk Bupati Hamenang.&#13;
&#13;
Sementara itu, pihak-pihak yang diamankan di Jakarta tengah menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan Jakarta pada Kamis (15/10/2026). Berdasarkan penghitungan awal, uang yang diamankan mencapai sekitar Rp1 miliar.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut masih dalam proses penghitungan dan belum final.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp1 miliar,&amp;quot; kata Budi dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi oleh penyelenggara negara. Dugaan penerimaan itu terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lainnya dari organisasi perangkat daerah (OPD).&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menambahkan, pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut terdiri atas Bupati Klaten selaku penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta pihak swasta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga pihak-pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, selain bupati selaku penyelenggara negara, juga ASN baik di lingkungan Pemkab Klaten maupun BPK, serta unsur swasta,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, KPK mengamankan total 20 orang dalam OTT tersebut. Salah satunya adalah Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Konfirm, bahwa hari ini Kamis (15/10), telah terjadi peristiwa tertangkap tangan. Dalam peristiwa ini, Tim KPK mengamankan sejumlah 20 orang di wilayah Klaten dan Jakarta,&amp;quot; kata Budi.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, pihak-pihak yang diamankan di wilayah Klaten masih menjalani pemeriksaan di Polres Klaten, termasuk Bupati Hamenang.&#13;
&#13;
Sementara itu, pihak-pihak yang diamankan di Jakarta tengah menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
