<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Olah TKP, Polri Pastikan Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bukan Bom</title><description>Tim juga menemukan tabung gas dalam ruko meski belum dapat memastikan benda itu sebagai penyebabnya. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/15/338/3247991/hasil-olah-tkp-polri-pastikan-ledakan-pasar-cimanggis-tangsel-bukan-bom</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/15/338/3247991/hasil-olah-tkp-polri-pastikan-ledakan-pasar-cimanggis-tangsel-bukan-bom"/><item><title>Hasil Olah TKP, Polri Pastikan Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bukan Bom</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/15/338/3247991/hasil-olah-tkp-polri-pastikan-ledakan-pasar-cimanggis-tangsel-bukan-bom</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/15/338/3247991/hasil-olah-tkp-polri-pastikan-ledakan-pasar-cimanggis-tangsel-bukan-bom</guid><pubDate>Kamis 15 Oktober 2026 09:37 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/15/338/3247991/ilustrasi-Gfhi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/15/338/3247991/ilustrasi-Gfhi_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan ledakan di gudang penyimpanan buah Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) bukan dipicu oleh bom.&#13;
&#13;
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan kepastian tersebut diperoleh setelah tim Penjinak Bom (Jibom) melakukan pemeriksaan awal langsung di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gudang penyimpanan buah, dan hasil olah TKP dengan Jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom,&amp;quot; kata Susatyo kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).&#13;
&#13;
Susatyo menyebutkan, dalam proses pendalaman awal, tim menemukan sejumlah tabung gas di dalam ruko. Kendati demikian, kepolisian masih akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun demikian, kondisi saat ini tidak memungkinkan bagi kepolisian untuk melakukan olah TKP lebih lanjut, sehingga baru dilakukan olah TKP awal,&amp;quot; ujar Susatyo.&#13;
&#13;
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menyebutkan pihaknya telah mengerahkan 50 personel untuk membantu proses evakuasi, sterilisasi lokasi, hingga pencarian korban di area terdampak.&#13;
&#13;
Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Metro Jaya tersebut terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, serta 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,&amp;rdquo; ujar Henik.&#13;
&#13;
Berdasarkan data terkini, insiden ledakan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya luka-luka. Para korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Sari Asih, Rumah Sakit Insan Permata, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan ledakan di gudang penyimpanan buah Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) bukan dipicu oleh bom.&#13;
&#13;
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan kepastian tersebut diperoleh setelah tim Penjinak Bom (Jibom) melakukan pemeriksaan awal langsung di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gudang penyimpanan buah, dan hasil olah TKP dengan Jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom,&amp;quot; kata Susatyo kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).&#13;
&#13;
Susatyo menyebutkan, dalam proses pendalaman awal, tim menemukan sejumlah tabung gas di dalam ruko. Kendati demikian, kepolisian masih akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun demikian, kondisi saat ini tidak memungkinkan bagi kepolisian untuk melakukan olah TKP lebih lanjut, sehingga baru dilakukan olah TKP awal,&amp;quot; ujar Susatyo.&#13;
&#13;
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menyebutkan pihaknya telah mengerahkan 50 personel untuk membantu proses evakuasi, sterilisasi lokasi, hingga pencarian korban di area terdampak.&#13;
&#13;
Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Metro Jaya tersebut terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, serta 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,&amp;rdquo; ujar Henik.&#13;
&#13;
Berdasarkan data terkini, insiden ledakan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya luka-luka. Para korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Sari Asih, Rumah Sakit Insan Permata, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
