<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kopdes Merah Putih Bisa Jual Obat Bebas, KSP: Sasar Wilayah Tanpa Apotek</title><description>Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat menjual obat bebas dan obat bebas terbatas. Kesepakatan tersebut dicapai setelah koordinasi bersama Menteri Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/16/337/3248288/kopdes-merah-putih-bisa-jual-obat-bebas-ksp-sasar-wilayah-tanpa-apotek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/16/337/3248288/kopdes-merah-putih-bisa-jual-obat-bebas-ksp-sasar-wilayah-tanpa-apotek"/><item><title>Kopdes Merah Putih Bisa Jual Obat Bebas, KSP: Sasar Wilayah Tanpa Apotek</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/16/337/3248288/kopdes-merah-putih-bisa-jual-obat-bebas-ksp-sasar-wilayah-tanpa-apotek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/16/337/3248288/kopdes-merah-putih-bisa-jual-obat-bebas-ksp-sasar-wilayah-tanpa-apotek</guid><pubDate>Jum'at 16 Oktober 2026 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/16/337/3248288/jenderal_listyo_sigit_prabowo-YsJA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/16/337/3248288/jenderal_listyo_sigit_prabowo-YsJA_large.jpg</image><title>Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat menjual obat bebas dan obat bebas terbatas. Kesepakatan tersebut dicapai setelah koordinasi bersama Menteri Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.&#13;
&#13;
Rapat pembahasan skema distribusi dan penjualan obat di gerai KDKMP itu digelar di Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah, dengan kehadiran Bapak Menteri Kesehatan, Kepala BPOM, kemudian juga dari BPK RI, Bapak Slamet Edi, serta BPKP, semuanya bisa memberikan satu jawaban, konklusi, dan kesimpulan bahwa obat-obatan, baik yang bebas maupun bebas terbatas, bisa segera disalurkan di Koperasi Desa Merah Putih,&amp;quot; kata Listyo, Jumat (16/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Listyo menjelaskan, kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar KDKMP segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Menurut dia, keberadaan gerai yang menyediakan obat diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat, terutama di wilayah yang belum memiliki apotek atau klinik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua kebutuhan terkait gerai (KDKMP) tersebut bisa diselesaikan, karena memang ada skema tadi yang sudah diputuskan. Mudah-mudahan ini betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, hasil koordinasi tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, khususnya untuk memastikan ketersediaan obat di gerai-gerai KDKMP.&#13;
&#13;
Listyo juga mendorong Agrinas dan pengelola koperasi agar segera merealisasikan kesepakatan tersebut sehingga distribusi obat dapat berjalan sesuai arahan Presiden.&#13;
&#13;
Dalam rapat tersebut, turut dibahas rencana pengembangan penyediaan obat yang semula mencakup 107 koperasi. Rencana itu kemudian diperluas dengan target penyediaan obat di sekitar 8.000 hingga 10.000 gerai.&#13;
&#13;
Listyo memastikan pihaknya akan terus mengawal tindak lanjut hasil rapat bersama kementerian, lembaga, dan pihak terkait agar rencana penjualan obat di gerai KDKMP dapat direalisasikan.&#13;
&#13;
Ia berharap kebijakan tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap obat-obatan, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas pelayanan kesehatan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat menjual obat bebas dan obat bebas terbatas. Kesepakatan tersebut dicapai setelah koordinasi bersama Menteri Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.&#13;
&#13;
Rapat pembahasan skema distribusi dan penjualan obat di gerai KDKMP itu digelar di Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah, dengan kehadiran Bapak Menteri Kesehatan, Kepala BPOM, kemudian juga dari BPK RI, Bapak Slamet Edi, serta BPKP, semuanya bisa memberikan satu jawaban, konklusi, dan kesimpulan bahwa obat-obatan, baik yang bebas maupun bebas terbatas, bisa segera disalurkan di Koperasi Desa Merah Putih,&amp;quot; kata Listyo, Jumat (16/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Listyo menjelaskan, kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar KDKMP segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Menurut dia, keberadaan gerai yang menyediakan obat diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat, terutama di wilayah yang belum memiliki apotek atau klinik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua kebutuhan terkait gerai (KDKMP) tersebut bisa diselesaikan, karena memang ada skema tadi yang sudah diputuskan. Mudah-mudahan ini betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, hasil koordinasi tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, khususnya untuk memastikan ketersediaan obat di gerai-gerai KDKMP.&#13;
&#13;
Listyo juga mendorong Agrinas dan pengelola koperasi agar segera merealisasikan kesepakatan tersebut sehingga distribusi obat dapat berjalan sesuai arahan Presiden.&#13;
&#13;
Dalam rapat tersebut, turut dibahas rencana pengembangan penyediaan obat yang semula mencakup 107 koperasi. Rencana itu kemudian diperluas dengan target penyediaan obat di sekitar 8.000 hingga 10.000 gerai.&#13;
&#13;
Listyo memastikan pihaknya akan terus mengawal tindak lanjut hasil rapat bersama kementerian, lembaga, dan pihak terkait agar rencana penjualan obat di gerai KDKMP dapat direalisasikan.&#13;
&#13;
Ia berharap kebijakan tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap obat-obatan, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas pelayanan kesehatan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
