<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penampakan Paus Leo XIV, Pertama Kali sejak Operasi Kanker Paru-Paru</title><description>Vatikan merilis foto pertama Paus Leo XIV sejak menjalani operasi paru-paru di Rumah Sakit Gemelli, Roma. Dalam foto yang dibagikan pada Jumat 16 Oktober 2026, Paus berusia 71 tahun itu terlihat mengenakan jubah hijau dan merayakan Misa di altar darurat di lantai sepuluh rumah sakit.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/17/18/3248469/penampakan-paus-leo-xiv-pertama-kali-sejak-operasi-kanker-paru-paru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/17/18/3248469/penampakan-paus-leo-xiv-pertama-kali-sejak-operasi-kanker-paru-paru"/><item><title>Penampakan Paus Leo XIV, Pertama Kali sejak Operasi Kanker Paru-Paru</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/17/18/3248469/penampakan-paus-leo-xiv-pertama-kali-sejak-operasi-kanker-paru-paru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/17/18/3248469/penampakan-paus-leo-xiv-pertama-kali-sejak-operasi-kanker-paru-paru</guid><pubDate>Sabtu 17 Oktober 2026 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/17/18/3248469/paus_leo-VRNe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Leo XIV (Foto: Reuters/BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/17/18/3248469/paus_leo-VRNe_large.jpg</image><title>Paus Leo XIV (Foto: Reuters/BBC)</title></images><description>ROMA - Vatikan merilis foto pertama Paus Leo XIV sejak menjalani operasi paru-paru di Rumah Sakit Gemelli, Roma. Dalam foto yang dibagikan pada Jumat 16 Oktober 2026, Paus berusia 71 tahun itu terlihat mengenakan jubah hijau dan merayakan Misa di altar darurat di lantai sepuluh rumah sakit.&#13;
&#13;
Paus didiagnosis menderita kanker paru-paru setelah menjalani operasi pada Selasa sore. Vatikan menyebut operasi tersebut &amp;quot;berhasil&amp;quot; dan berlangsung tanpa komplikasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kantor pers Vatikan mengatakan Paus Leo &amp;quot;merayakan bersama staf medis dan perawat&amp;quot; serta berterima kasih kepada mereka atas pengabdiannya. Pada Jumat, Paus juga menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mendesak gencatan senjata di Oleshky, Ukraina, yang diduduki Rusia. Ribuan orang di kota tersebut dilaporkan kehilangan akses terhadap makanan dan air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Fakta bahwa dia menerima panggilan dan berbicara dengan Paus, saya harap, dapat menjadi pertanda bahwa permintaan Paus memang akan dilaksanakan,&amp;quot; kata Kardinal Pietro Parolin, sekretaris negara Vatikan, melansir BBC.&#13;
&#13;
Kremlin tidak menyebutkan gencatan senjata secara langsung, tetapi menyatakan, &amp;quot;niat Vatikan untuk membantu menciptakan kondisi yang diperlukan untuk memastikan keselamatan penduduk kota dan untuk mengatur pasokan penting telah didukung&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah disepakati untuk bekerja sama dalam masalah ini,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, juga menyerukan langkah untuk mengatasi situasi &amp;quot;putus asa&amp;quot; di Oleshky.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara tim dokter Paus melaporkan peningkatan yang stabil dalam kondisi umumnya sejak operasi. Hasil rontgen dada juga menunjukkan pemulihan yang baik pada paru-paru yang dioperasi.&#13;
&#13;
Vatikan menjelaskan, seluruh lobus bawah paru-paru kanan Paus diangkat untuk memastikan prosedur tersebut bersifat radikal. &amp;quot;Setelah operasi, Paus terbangun dalam keadaan normal dan kembali ke kamarnya setelah diobservasi sebentar,&amp;quot; demikian pernyataan Vatikan sebelumnya. Paus kemudian melewati &amp;quot;malam yang tenang&amp;quot; di rumah sakit.&#13;
&#13;
Paus Leo sebelumnya mengumumkan rencana operasi tersebut saat doa mingguan pada Minggu di Lapangan Santo Petrus. Ia mengatakan dokter menemukan nodul yang terkendali dengan baik di paru-parunya pada tahap awal dan menyarankan pengangkatan.&#13;
&#13;
Nodul paru-paru tidak selalu bersifat kanker. Namun, setelah pemeriksaan, tim medis memastikan bahwa nodul tersebut merupakan kanker, &amp;quot;seperti yang diduga berdasarkan tes pra-operasi&amp;quot;, kata Vatikan.&#13;
&#13;
Kendati Vatikan menegaskan, Paus tidak menunjukkan gejala infeksi atau penyakit sebelum menjalani prosedur tersebut.&#13;
</description><content:encoded>ROMA - Vatikan merilis foto pertama Paus Leo XIV sejak menjalani operasi paru-paru di Rumah Sakit Gemelli, Roma. Dalam foto yang dibagikan pada Jumat 16 Oktober 2026, Paus berusia 71 tahun itu terlihat mengenakan jubah hijau dan merayakan Misa di altar darurat di lantai sepuluh rumah sakit.&#13;
&#13;
Paus didiagnosis menderita kanker paru-paru setelah menjalani operasi pada Selasa sore. Vatikan menyebut operasi tersebut &amp;quot;berhasil&amp;quot; dan berlangsung tanpa komplikasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kantor pers Vatikan mengatakan Paus Leo &amp;quot;merayakan bersama staf medis dan perawat&amp;quot; serta berterima kasih kepada mereka atas pengabdiannya. Pada Jumat, Paus juga menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mendesak gencatan senjata di Oleshky, Ukraina, yang diduduki Rusia. Ribuan orang di kota tersebut dilaporkan kehilangan akses terhadap makanan dan air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Fakta bahwa dia menerima panggilan dan berbicara dengan Paus, saya harap, dapat menjadi pertanda bahwa permintaan Paus memang akan dilaksanakan,&amp;quot; kata Kardinal Pietro Parolin, sekretaris negara Vatikan, melansir BBC.&#13;
&#13;
Kremlin tidak menyebutkan gencatan senjata secara langsung, tetapi menyatakan, &amp;quot;niat Vatikan untuk membantu menciptakan kondisi yang diperlukan untuk memastikan keselamatan penduduk kota dan untuk mengatur pasokan penting telah didukung&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah disepakati untuk bekerja sama dalam masalah ini,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, juga menyerukan langkah untuk mengatasi situasi &amp;quot;putus asa&amp;quot; di Oleshky.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara tim dokter Paus melaporkan peningkatan yang stabil dalam kondisi umumnya sejak operasi. Hasil rontgen dada juga menunjukkan pemulihan yang baik pada paru-paru yang dioperasi.&#13;
&#13;
Vatikan menjelaskan, seluruh lobus bawah paru-paru kanan Paus diangkat untuk memastikan prosedur tersebut bersifat radikal. &amp;quot;Setelah operasi, Paus terbangun dalam keadaan normal dan kembali ke kamarnya setelah diobservasi sebentar,&amp;quot; demikian pernyataan Vatikan sebelumnya. Paus kemudian melewati &amp;quot;malam yang tenang&amp;quot; di rumah sakit.&#13;
&#13;
Paus Leo sebelumnya mengumumkan rencana operasi tersebut saat doa mingguan pada Minggu di Lapangan Santo Petrus. Ia mengatakan dokter menemukan nodul yang terkendali dengan baik di paru-parunya pada tahap awal dan menyarankan pengangkatan.&#13;
&#13;
Nodul paru-paru tidak selalu bersifat kanker. Namun, setelah pemeriksaan, tim medis memastikan bahwa nodul tersebut merupakan kanker, &amp;quot;seperti yang diduga berdasarkan tes pra-operasi&amp;quot;, kata Vatikan.&#13;
&#13;
Kendati Vatikan menegaskan, Paus tidak menunjukkan gejala infeksi atau penyakit sebelum menjalani prosedur tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
