<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wilayah Karhutla Berpeluang Diguyur Hujan Deras pada November</title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi cuaca kering sepekan ke depan. Namun, peningkatan curah hujan diprediksi mulai terjadi pada awal November 2026 dan meluas secara bertahap hingga mencapai puncak musim hujan pada Desember.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/17/337/3248485/wilayah-karhutla-berpeluang-diguyur-hujan-deras-pada-november</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/17/337/3248485/wilayah-karhutla-berpeluang-diguyur-hujan-deras-pada-november"/><item><title>Wilayah Karhutla Berpeluang Diguyur Hujan Deras pada November</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/17/337/3248485/wilayah-karhutla-berpeluang-diguyur-hujan-deras-pada-november</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/17/337/3248485/wilayah-karhutla-berpeluang-diguyur-hujan-deras-pada-november</guid><pubDate>Sabtu 17 Oktober 2026 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/17/337/3248485/cuaca-7XM2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi cuaca hujan (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/17/337/3248485/cuaca-7XM2_large.jpg</image><title>Ilustrasi cuaca hujan (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi cuaca kering sepekan ke depan. Namun, peningkatan curah hujan diprediksi mulai terjadi pada awal November 2026 dan meluas secara bertahap hingga mencapai puncak musim hujan pada Desember.&#13;
&#13;
Prakirawan BMKG, Wahyu Argo, mengatakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih perlu diwaspadai di sejumlah wilayah, terutama Sumatera bagian utara hingga tengah, meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta sebagian Papua Barat dan Papua.&#13;
&#13;
Seiring prakiraan tersebut, sejumlah wilayah yang menjadi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Sumatera dan Kalimantan, juga berpeluang mengalami peningkatan curah hujan mulai awal November.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wahyu menjelaskan, di enam provinsi prioritas penanganan karhutla, curah hujan diprakirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi, yakni berkisar 50&amp;ndash;300 milimeter per dasarian pada dasarian I November.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada enam provinsi prioritas penanganan karhutla, khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan, curah hujan diprakirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi, berkisar 50&amp;ndash;300 mm per dasarian pada dasarian I November. Curah hujan tersebut diprakirakan meluas dan meningkat pada dasarian berikutnya,&amp;rdquo; ujar Wahyu dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/10/2026).&#13;
&#13;
Sementara wilayah Papua diprakirakan mengalami peningkatan curah hujan mulai dasarian II November, dengan kisaran 50&amp;ndash;150 mm per dasarian, yang diprakirakan terus meningkat hingga Desember 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi cuaca kering sepekan ke depan. Namun, peningkatan curah hujan diprediksi mulai terjadi pada awal November 2026 dan meluas secara bertahap hingga mencapai puncak musim hujan pada Desember.&#13;
&#13;
Prakirawan BMKG, Wahyu Argo, mengatakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih perlu diwaspadai di sejumlah wilayah, terutama Sumatera bagian utara hingga tengah, meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta sebagian Papua Barat dan Papua.&#13;
&#13;
Seiring prakiraan tersebut, sejumlah wilayah yang menjadi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Sumatera dan Kalimantan, juga berpeluang mengalami peningkatan curah hujan mulai awal November.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wahyu menjelaskan, di enam provinsi prioritas penanganan karhutla, curah hujan diprakirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi, yakni berkisar 50&amp;ndash;300 milimeter per dasarian pada dasarian I November.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada enam provinsi prioritas penanganan karhutla, khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan, curah hujan diprakirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi, berkisar 50&amp;ndash;300 mm per dasarian pada dasarian I November. Curah hujan tersebut diprakirakan meluas dan meningkat pada dasarian berikutnya,&amp;rdquo; ujar Wahyu dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/10/2026).&#13;
&#13;
Sementara wilayah Papua diprakirakan mengalami peningkatan curah hujan mulai dasarian II November, dengan kisaran 50&amp;ndash;150 mm per dasarian, yang diprakirakan terus meningkat hingga Desember 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
