<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Karhutla, Prabowo Minta Jangan Tunggu Hujan</title><description>Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah dilakukan secara masif. Bahkan, ia mengingatkan agar upaya penanganan tidak menunggu hujan turun.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/19/337/3248876/atasi-karhutla-prabowo-minta-jangan-tunggu-hujan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/19/337/3248876/atasi-karhutla-prabowo-minta-jangan-tunggu-hujan"/><item><title>Atasi Karhutla, Prabowo Minta Jangan Tunggu Hujan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/19/337/3248876/atasi-karhutla-prabowo-minta-jangan-tunggu-hujan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/19/337/3248876/atasi-karhutla-prabowo-minta-jangan-tunggu-hujan</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2026 19:23 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/19/337/3248876/prabowo-BTX3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/19/337/3248876/prabowo-BTX3_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah dilakukan secara masif. Bahkan, ia mengingatkan agar upaya penanganan tidak menunggu hujan turun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bapak Presiden juga menyampaikan jangan menunggu turun hujan, tapi segera perbuat. Beliau keras sekali tadi menyampaikan pada kami untuk penanganan ini betul-betul dilaksanakan dengan kerja keras,&amp;rdquo; kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026).&#13;
&#13;
Dudung mengatakan, Presiden juga memerintahkan pengerahan pesawat untuk mendukung operasi udara dalam penanganan karhutla. Salah satunya ketika melakukan penyemaian dry ice atau es kering.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diperintahkan kepada Panglima TNI, dry ice yang sekarang sudah dilakukan menggunakan pesawat Cassa, ini sudah diperintahkan menggunakan Hercules. Artinya ini sudah melakukan operasi udara untuk penanganan karhutla,&amp;rdquo; kata Dudung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain operasi udara, kata Dudung, Prabowo meminta pengerahan personel diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Dinas Kehutanan, hingga masyarakat. Penanganan harus segera dilakukan karena karhutla sudah sangat mengganggu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, ini betul-betul harus secara masif terukur dan dilaksanakan dengan segera,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Dudung mengungkapkan sejumlah korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus karhutla dan saat ini masih dalam proses penyidikan. Dia menyebut Kapolri akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut secara langsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya selaku Menko Polkam tentunya mengimbau kepada masyarakat, kami sudah berupaya semaksimal mungkin, ya. Tidak mudah penanganan situasi terutama masalah karhutla, karena terutama lahan gambut yang tidak semudah itu kita lakukan. Dan, ini kita percayakan kepada kita semua,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Dudung juga menepis anggapan pemerintah tidak melakukan upaya maksimal dalam menangani karhutla. Masyakarat jangan termakan isu liar, karena pemerintah dengan perangkatnya terus bekerja untuk memadamkan karhutla.&#13;
&#13;
Dukungan masyarakat diperlukan agar operasi yang melibatkan personel TNI, Polri, dan unsur lainnya dapat segera menuntaskan kebakaran.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah dilakukan secara masif. Bahkan, ia mengingatkan agar upaya penanganan tidak menunggu hujan turun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bapak Presiden juga menyampaikan jangan menunggu turun hujan, tapi segera perbuat. Beliau keras sekali tadi menyampaikan pada kami untuk penanganan ini betul-betul dilaksanakan dengan kerja keras,&amp;rdquo; kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026).&#13;
&#13;
Dudung mengatakan, Presiden juga memerintahkan pengerahan pesawat untuk mendukung operasi udara dalam penanganan karhutla. Salah satunya ketika melakukan penyemaian dry ice atau es kering.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diperintahkan kepada Panglima TNI, dry ice yang sekarang sudah dilakukan menggunakan pesawat Cassa, ini sudah diperintahkan menggunakan Hercules. Artinya ini sudah melakukan operasi udara untuk penanganan karhutla,&amp;rdquo; kata Dudung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain operasi udara, kata Dudung, Prabowo meminta pengerahan personel diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Dinas Kehutanan, hingga masyarakat. Penanganan harus segera dilakukan karena karhutla sudah sangat mengganggu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, ini betul-betul harus secara masif terukur dan dilaksanakan dengan segera,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Dudung mengungkapkan sejumlah korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus karhutla dan saat ini masih dalam proses penyidikan. Dia menyebut Kapolri akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut secara langsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya selaku Menko Polkam tentunya mengimbau kepada masyarakat, kami sudah berupaya semaksimal mungkin, ya. Tidak mudah penanganan situasi terutama masalah karhutla, karena terutama lahan gambut yang tidak semudah itu kita lakukan. Dan, ini kita percayakan kepada kita semua,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Dudung juga menepis anggapan pemerintah tidak melakukan upaya maksimal dalam menangani karhutla. Masyakarat jangan termakan isu liar, karena pemerintah dengan perangkatnya terus bekerja untuk memadamkan karhutla.&#13;
&#13;
Dukungan masyarakat diperlukan agar operasi yang melibatkan personel TNI, Polri, dan unsur lainnya dapat segera menuntaskan kebakaran.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
