<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Banjir Rob Intai 14 Pesisir Akibat Fenomena Purnama hingga Awal November</title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di 14 wilayah pesisir Indonesia periode 22 Oktober hingga 1 November 2026. Banjir rob diakibatkan fenomena fase Bulan Purnama pada 26 Oktober 2026 dan fase perigee pada 29 Oktober 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/22/337/3249469/waspada-banjir-rob-intai-14-pesisir-akibat-fenomena-purnama-hingga-awal-november</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/22/337/3249469/waspada-banjir-rob-intai-14-pesisir-akibat-fenomena-purnama-hingga-awal-november"/><item><title>Waspada! Banjir Rob Intai 14 Pesisir Akibat Fenomena Purnama hingga Awal November</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/22/337/3249469/waspada-banjir-rob-intai-14-pesisir-akibat-fenomena-purnama-hingga-awal-november</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/22/337/3249469/waspada-banjir-rob-intai-14-pesisir-akibat-fenomena-purnama-hingga-awal-november</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2026 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/22/337/3249469/banjir_rob-vyeC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi banjir rob (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/22/337/3249469/banjir_rob-vyeC_large.jpg</image><title>Ilustrasi banjir rob (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di 14 wilayah pesisir Indonesia periode 22 Oktober hingga 1 November 2026. Banjir rob diakibatkan fenomena fase Bulan Purnama pada 26 Oktober 2026 dan fase perigee pada 29 Oktober 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir atau rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia,&amp;quot; tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wilayah pesisir yang berpotensi mengalami banjir rob di antaranya pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Maluku.&#13;
&#13;
BMKG mengatakan, potensi banjir pesisir ini secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga guna mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG,&amp;quot; imbau BMKG.&#13;
&#13;
Berikut 14 wilayah pesisir Indonesia yang berpotensi mengalami banjir rob periode 22 Oktober hingga 1 November 2026:&#13;
&#13;
1. Pesisir Sumatera Utara&#13;
&#13;
- Pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan: 23&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
2. Pesisir Sumatera Barat&#13;
&#13;
- Pesisir Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pasaman Barat: 24&amp;ndash;27 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Kepulauan Mentawai (Pulau Pagai, Siberut, dan Sipora): 24&amp;ndash;27 Oktober 2026.&#13;
&#13;
3. Pesisir Lampung&#13;
&#13;
- Pesisir Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur, dan Pesisir Barat: 26&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
4. Pesisir Banten&#13;
&#13;
- Perairan Utara Tangerang (Kecamatan Teluk Naga dan Kecamatan Kosambi): 29&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
- Selat Sunda Barat Pandeglang (Kecamatan Labuan), Perairan Selatan Pandeglang (Kecamatan Cikeusik), dan Perairan Selatan Lebak (Kecamatan Bayah): 27&amp;ndash;30 Oktober 2026.&#13;
&#13;
5. Pesisir DKI Jakarta&#13;
&#13;
- Pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke, dan Penjaringan (Jakarta Utara): 25 Oktober&amp;ndash;1 November 2026.&#13;
&#13;
6. Pesisir Jawa Barat&#13;
&#13;
- Pesisir Subang, Indramayu, dan Cirebon: 22&amp;ndash;26 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang: 25 Oktober&amp;ndash;1 November 2026.&#13;
- Pesisir Kabupaten Sukabumi, Garut, Cianjur, Tasikmalaya, dan Pangandaran (Jawa Barat bagian selatan): 25&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
7. Pesisir Jawa Tengah&#13;
&#13;
- Pesisir Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kendal, dan Jepara: 22 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang: 22 Oktober 2026.&#13;
&#13;
8. Pesisir Jawa Timur&#13;
&#13;
- Pelabuhan Surabaya (Surabaya Utara, Benowo, Kalianak, dan Krembangan): 27&amp;ndash;29 Oktober 2026.&#13;
- Surabaya Barat (Gresik, Lamongan, dan Tuban): 26&amp;ndash;29 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Timur Surabaya (Sidoarjo, Pasuruan, dan Probolinggo): 27&amp;ndash;28 Oktober 2026.&#13;
&#13;
9. Pesisir Kalimantan Utara&#13;
&#13;
- Pesisir wilayah perairan Tarakan: 26&amp;ndash;30 Oktober 2026.&#13;
&#13;
10. Pesisir Kalimantan Selatan&#13;
&#13;
- Pesisir Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, dan Tanah Laut: 29&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Kotabaru dan Tanah Bumbu: 26&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
11. Pesisir Kalimantan Tengah&#13;
&#13;
- Pesisir Kumai, Pantai Lunci, dan Kuala Jelai: 22&amp;ndash;23 Oktober 2026.&#13;
&#13;
12. Pesisir Kalimantan Barat&#13;
&#13;
- Sebagian kecil bantaran Sungai Kapuas: 30&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
13. Pesisir Sulawesi Utara&#13;
&#13;
- Pesisir Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Manado Tua, dan Manado: 26&amp;ndash;30 Oktober 2026.&#13;
&#13;
14. Pesisir Maluku&#13;
&#13;
- Pesisir Ambon: 28&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Maluku Tengah: 26&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Seram Bagian Timur, Kepulauan Kai, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar: 27&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di 14 wilayah pesisir Indonesia periode 22 Oktober hingga 1 November 2026. Banjir rob diakibatkan fenomena fase Bulan Purnama pada 26 Oktober 2026 dan fase perigee pada 29 Oktober 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir atau rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia,&amp;quot; tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wilayah pesisir yang berpotensi mengalami banjir rob di antaranya pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Maluku.&#13;
&#13;
BMKG mengatakan, potensi banjir pesisir ini secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga guna mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG,&amp;quot; imbau BMKG.&#13;
&#13;
Berikut 14 wilayah pesisir Indonesia yang berpotensi mengalami banjir rob periode 22 Oktober hingga 1 November 2026:&#13;
&#13;
1. Pesisir Sumatera Utara&#13;
&#13;
- Pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan: 23&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
2. Pesisir Sumatera Barat&#13;
&#13;
- Pesisir Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pasaman Barat: 24&amp;ndash;27 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Kepulauan Mentawai (Pulau Pagai, Siberut, dan Sipora): 24&amp;ndash;27 Oktober 2026.&#13;
&#13;
3. Pesisir Lampung&#13;
&#13;
- Pesisir Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur, dan Pesisir Barat: 26&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
4. Pesisir Banten&#13;
&#13;
- Perairan Utara Tangerang (Kecamatan Teluk Naga dan Kecamatan Kosambi): 29&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
- Selat Sunda Barat Pandeglang (Kecamatan Labuan), Perairan Selatan Pandeglang (Kecamatan Cikeusik), dan Perairan Selatan Lebak (Kecamatan Bayah): 27&amp;ndash;30 Oktober 2026.&#13;
&#13;
5. Pesisir DKI Jakarta&#13;
&#13;
- Pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke, dan Penjaringan (Jakarta Utara): 25 Oktober&amp;ndash;1 November 2026.&#13;
&#13;
6. Pesisir Jawa Barat&#13;
&#13;
- Pesisir Subang, Indramayu, dan Cirebon: 22&amp;ndash;26 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang: 25 Oktober&amp;ndash;1 November 2026.&#13;
- Pesisir Kabupaten Sukabumi, Garut, Cianjur, Tasikmalaya, dan Pangandaran (Jawa Barat bagian selatan): 25&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
7. Pesisir Jawa Tengah&#13;
&#13;
- Pesisir Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kendal, dan Jepara: 22 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang: 22 Oktober 2026.&#13;
&#13;
8. Pesisir Jawa Timur&#13;
&#13;
- Pelabuhan Surabaya (Surabaya Utara, Benowo, Kalianak, dan Krembangan): 27&amp;ndash;29 Oktober 2026.&#13;
- Surabaya Barat (Gresik, Lamongan, dan Tuban): 26&amp;ndash;29 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Timur Surabaya (Sidoarjo, Pasuruan, dan Probolinggo): 27&amp;ndash;28 Oktober 2026.&#13;
&#13;
9. Pesisir Kalimantan Utara&#13;
&#13;
- Pesisir wilayah perairan Tarakan: 26&amp;ndash;30 Oktober 2026.&#13;
&#13;
10. Pesisir Kalimantan Selatan&#13;
&#13;
- Pesisir Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, dan Tanah Laut: 29&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Kotabaru dan Tanah Bumbu: 26&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
11. Pesisir Kalimantan Tengah&#13;
&#13;
- Pesisir Kumai, Pantai Lunci, dan Kuala Jelai: 22&amp;ndash;23 Oktober 2026.&#13;
&#13;
12. Pesisir Kalimantan Barat&#13;
&#13;
- Sebagian kecil bantaran Sungai Kapuas: 30&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
&#13;
13. Pesisir Sulawesi Utara&#13;
&#13;
- Pesisir Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Manado Tua, dan Manado: 26&amp;ndash;30 Oktober 2026.&#13;
&#13;
14. Pesisir Maluku&#13;
&#13;
- Pesisir Ambon: 28&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Maluku Tengah: 26&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
- Pesisir Seram Bagian Timur, Kepulauan Kai, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar: 27&amp;ndash;31 Oktober 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
