<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Karhutla, TNI Tambah 3 Pesawat Khusus Penyemai Udara</title><description>Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan, TNI menyiapkan tambahan tiga pesawat TNI Angkatan Udara, terdiri dari dua Hercules C-130 dan satu CN-295. Pesawat itu dikerahkan untuk memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249699/atasi-karhutla-tni-tambah-3-pesawat-khusus-penyemai-udara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249699/atasi-karhutla-tni-tambah-3-pesawat-khusus-penyemai-udara"/><item><title>Atasi Karhutla, TNI Tambah 3 Pesawat Khusus Penyemai Udara</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249699/atasi-karhutla-tni-tambah-3-pesawat-khusus-penyemai-udara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249699/atasi-karhutla-tni-tambah-3-pesawat-khusus-penyemai-udara</guid><pubDate>Jum'at 23 Oktober 2026 09:29 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/23/337/3249699/tni-UPzp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TNI perkuat operasi modifikasi cuaca (Foto: Dok TNI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/23/337/3249699/tni-UPzp_large.jpg</image><title>TNI perkuat operasi modifikasi cuaca (Foto: Dok TNI)</title></images><description>JAKARTA - Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan, TNI menyiapkan tambahan tiga pesawat TNI Angkatan Udara, terdiri dari dua Hercules C-130 dan satu CN-295. Pesawat itu dikerahkan untuk memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketiga pesawat telah lulus uji statis dan dinamis, dinyatakan siap beroperasi, serta mengantongi sertifikasi kelayakan udara dari Puslaiklambangjaau,&amp;quot; ujarnya, dikutip Jumat (23/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pesawat juga dilengkapi konsol penyemai khusus untuk mendukung penyebaran garam natrium klorida (NaCl). Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1319 dan A-1328 masing-masing memiliki enam konsol berkapasitas 800 kilogram, dengan kemampuan membawa 4,8 ton NaCl. Sementara itu, CN-295 dengan nomor registrasi A-2904 memiliki delapan konsol berkapasitas 250 kilogram, dengan kemampuan membawa 2 ton NaCl.&#13;
&#13;
Untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak, pesawat CN-295 A-2904 bertolak menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Kamis 22 Oktober sore. Selanjutnya, Hercules C-130 A-1319 diberangkatkan menuju Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis malam.&#13;
&#13;
Sementara itu, Hercules C-130 A-1328 masih menjalani persiapan akhir dan dijadwalkan menyusul ke Banjarmasin setelah melaksanakan uji statis dan dinamis pada 24 Oktober 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengerahan pesawat berkemampuan khusus ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung pemerintah dan instansi terkait, memperkuat operasi modifikasi cuaca, serta mempercepat penanganan karhutla dan dampak kabut asap,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan, TNI menyiapkan tambahan tiga pesawat TNI Angkatan Udara, terdiri dari dua Hercules C-130 dan satu CN-295. Pesawat itu dikerahkan untuk memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketiga pesawat telah lulus uji statis dan dinamis, dinyatakan siap beroperasi, serta mengantongi sertifikasi kelayakan udara dari Puslaiklambangjaau,&amp;quot; ujarnya, dikutip Jumat (23/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pesawat juga dilengkapi konsol penyemai khusus untuk mendukung penyebaran garam natrium klorida (NaCl). Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1319 dan A-1328 masing-masing memiliki enam konsol berkapasitas 800 kilogram, dengan kemampuan membawa 4,8 ton NaCl. Sementara itu, CN-295 dengan nomor registrasi A-2904 memiliki delapan konsol berkapasitas 250 kilogram, dengan kemampuan membawa 2 ton NaCl.&#13;
&#13;
Untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak, pesawat CN-295 A-2904 bertolak menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Kamis 22 Oktober sore. Selanjutnya, Hercules C-130 A-1319 diberangkatkan menuju Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis malam.&#13;
&#13;
Sementara itu, Hercules C-130 A-1328 masih menjalani persiapan akhir dan dijadwalkan menyusul ke Banjarmasin setelah melaksanakan uji statis dan dinamis pada 24 Oktober 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengerahan pesawat berkemampuan khusus ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung pemerintah dan instansi terkait, memperkuat operasi modifikasi cuaca, serta mempercepat penanganan karhutla dan dampak kabut asap,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
