<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Tegaskan Pembukaan Lahan Pangan Tak Boleh Sentuh Hutan Primer</title><description>Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa rencana pembukaan lahan baru untuk meningkatkan produksi pangan nasional tidak boleh mengganggu hutan primer.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249852/prabowo-tegaskan-pembukaan-lahan-pangan-tak-boleh-sentuh-hutan-primer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249852/prabowo-tegaskan-pembukaan-lahan-pangan-tak-boleh-sentuh-hutan-primer"/><item><title>Prabowo Tegaskan Pembukaan Lahan Pangan Tak Boleh Sentuh Hutan Primer</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249852/prabowo-tegaskan-pembukaan-lahan-pangan-tak-boleh-sentuh-hutan-primer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249852/prabowo-tegaskan-pembukaan-lahan-pangan-tak-boleh-sentuh-hutan-primer</guid><pubDate>Jum'at 23 Oktober 2026 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/23/337/3249852/presiden_prabowo_subianto-btvi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (foto: BPMI Setpres RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/23/337/3249852/presiden_prabowo_subianto-btvi_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (foto: BPMI Setpres RI)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa rencana pembukaan lahan baru untuk meningkatkan produksi pangan nasional tidak boleh mengganggu hutan primer.&#13;
&#13;
Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat menerima laporan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintahan yang berlangsung pada Rabu 21 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Dalam sidang tersebut, Amran melaporkan rencana pengembangan lahan rawa mineral seluas 2 juta hektare yang dinilai berpotensi menyediakan pangan bagi hingga 500 juta penduduk.&#13;
&#13;
Pada tahap awal, Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk menggarap lahan seluas 500.000 hektare.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mendengar paparan tersebut, Prabowo memastikan bahwa pengembangan lahan untuk produksi pangan tidak dilakukan dengan membuka hutan primer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kita tidak akan buka hutan primer? Untuk produksi pangan kita selanjutnya, kita tidak perlu buka hutan primer?&amp;quot; tanya Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Siap, tidak, Bapak Presiden,&amp;quot; jawab Amran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagus,&amp;quot; tegas Prabowo menanggapi jawaban tersebut.&#13;
&#13;
Selain menekankan perlindungan hutan primer, Prabowo juga memastikan bahwa pemanfaatan lahan rawa mineral akan difokuskan untuk produksi komoditas pangan pokok, seperti beras, jagung, dan kedelai.&#13;
&#13;
Ia menegaskan bahwa lahan tersebut tidak diarahkan untuk pengembangan tanaman bahan baku etanol.&#13;
&#13;
Langkah ini menjadi bagian dari rencana pemerintah meningkatkan produksi pangan nasional melalui pemanfaatan lahan baru, dengan tetap menekankan perlindungan terhadap hutan primer.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa rencana pembukaan lahan baru untuk meningkatkan produksi pangan nasional tidak boleh mengganggu hutan primer.&#13;
&#13;
Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat menerima laporan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintahan yang berlangsung pada Rabu 21 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Dalam sidang tersebut, Amran melaporkan rencana pengembangan lahan rawa mineral seluas 2 juta hektare yang dinilai berpotensi menyediakan pangan bagi hingga 500 juta penduduk.&#13;
&#13;
Pada tahap awal, Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk menggarap lahan seluas 500.000 hektare.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mendengar paparan tersebut, Prabowo memastikan bahwa pengembangan lahan untuk produksi pangan tidak dilakukan dengan membuka hutan primer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kita tidak akan buka hutan primer? Untuk produksi pangan kita selanjutnya, kita tidak perlu buka hutan primer?&amp;quot; tanya Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Siap, tidak, Bapak Presiden,&amp;quot; jawab Amran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagus,&amp;quot; tegas Prabowo menanggapi jawaban tersebut.&#13;
&#13;
Selain menekankan perlindungan hutan primer, Prabowo juga memastikan bahwa pemanfaatan lahan rawa mineral akan difokuskan untuk produksi komoditas pangan pokok, seperti beras, jagung, dan kedelai.&#13;
&#13;
Ia menegaskan bahwa lahan tersebut tidak diarahkan untuk pengembangan tanaman bahan baku etanol.&#13;
&#13;
Langkah ini menjadi bagian dari rencana pemerintah meningkatkan produksi pangan nasional melalui pemanfaatan lahan baru, dengan tetap menekankan perlindungan terhadap hutan primer.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
