<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: 2.431 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera Masih dalam Penanganan</title><description>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, masih menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 2.431 hektare di Pulau Sumatera. Data tersebut tercatat per 22 Oktober 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249864/bnpb-2-431-hektare-lahan-karhutla-di-sumatera-masih-dalam-penanganan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249864/bnpb-2-431-hektare-lahan-karhutla-di-sumatera-masih-dalam-penanganan"/><item><title>BNPB: 2.431 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera Masih dalam Penanganan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249864/bnpb-2-431-hektare-lahan-karhutla-di-sumatera-masih-dalam-penanganan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/23/337/3249864/bnpb-2-431-hektare-lahan-karhutla-di-sumatera-masih-dalam-penanganan</guid><pubDate>Jum'at 23 Oktober 2026 23:10 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/23/337/3249864/kebakaran_hutan-OTXC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran Hutan (foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/23/337/3249864/kebakaran_hutan-OTXC_large.jpg</image><title>Kebakaran Hutan (foto: BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, masih menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 2.431 hektare di Pulau Sumatera. Data tersebut tercatat per 22 Oktober 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Pulau Sumatera, luas lahan yang masih dalam penanganan per 22 Oktober 2026 mencapai sekitar 2.431 hektare,&amp;rdquo; kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Jumat (23/10/2026).&#13;
&#13;
Ia merinci, lahan yang masih dalam penanganan tersebar di Sumatra Selatan seluas 2.050 hektare, Jambi 379 hektare, dan Riau 2 hektare.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Berton, penanganan karhutla di Sumatra melibatkan 33.106 personel gabungan yang terdiri atas unsur BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Manggala Agni, relawan, dinas lingkungan hidup dan kehutanan, serta perusahaan swasta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebanyak 14.837 personel bertugas di Riau, 12.285 personel di Sumatra Selatan, dan 5.984 personel di Jambi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain penanganan di darat, satuan tugas udara juga dikerahkan dengan mengoperasikan 19 unit helikopter, yang terdiri atas 12 unit untuk operasi water bombing dan tujuh unit untuk patroli serta operasi modifikasi cuaca (OMC).&#13;
&#13;
Belasan armada udara tersebut ditempatkan di tiga provinsi, yakni sembilan unit di Sumatra Selatan, lima unit di Riau, dan lima unit di Jambi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;OMC di Sumatra Selatan dilaksanakan melalui sembilan sorti dengan penyemaian 5.800 kilogram dry ice dan 1.800 kilogram NaCl di Palembang dan sekitarnya, serta di perbatasan Lampung&amp;ndash;Ogan Komering Ulu Timur,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, operasi OMC di Riau telah berakhir pada 25 September 2026. Adapun di Jambi, operasi tersebut belum dapat dilaksanakan karena pertumbuhan awan kurang mendukung.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, masih menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 2.431 hektare di Pulau Sumatera. Data tersebut tercatat per 22 Oktober 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Pulau Sumatera, luas lahan yang masih dalam penanganan per 22 Oktober 2026 mencapai sekitar 2.431 hektare,&amp;rdquo; kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Jumat (23/10/2026).&#13;
&#13;
Ia merinci, lahan yang masih dalam penanganan tersebar di Sumatra Selatan seluas 2.050 hektare, Jambi 379 hektare, dan Riau 2 hektare.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Berton, penanganan karhutla di Sumatra melibatkan 33.106 personel gabungan yang terdiri atas unsur BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Manggala Agni, relawan, dinas lingkungan hidup dan kehutanan, serta perusahaan swasta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebanyak 14.837 personel bertugas di Riau, 12.285 personel di Sumatra Selatan, dan 5.984 personel di Jambi,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain penanganan di darat, satuan tugas udara juga dikerahkan dengan mengoperasikan 19 unit helikopter, yang terdiri atas 12 unit untuk operasi water bombing dan tujuh unit untuk patroli serta operasi modifikasi cuaca (OMC).&#13;
&#13;
Belasan armada udara tersebut ditempatkan di tiga provinsi, yakni sembilan unit di Sumatra Selatan, lima unit di Riau, dan lima unit di Jambi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;OMC di Sumatra Selatan dilaksanakan melalui sembilan sorti dengan penyemaian 5.800 kilogram dry ice dan 1.800 kilogram NaCl di Palembang dan sekitarnya, serta di perbatasan Lampung&amp;ndash;Ogan Komering Ulu Timur,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, operasi OMC di Riau telah berakhir pada 25 September 2026. Adapun di Jambi, operasi tersebut belum dapat dilaksanakan karena pertumbuhan awan kurang mendukung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
