<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OKI Kecam Serangan Houthi di Makkah dan Madinah, Desak Dunia Islam Bertindak Tegas</title><description>Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengecam keras serangan yang disebut dilakukan milisi Houthi terhadap Makkah, Madinah, serta wilayah Taif dan Jeddah, Arab Saudi. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/25/18/3250033/oki-kecam-serangan-houthi-di-makkah-dan-madinah-desak-dunia-islam-bertindak-tegas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/25/18/3250033/oki-kecam-serangan-houthi-di-makkah-dan-madinah-desak-dunia-islam-bertindak-tegas"/><item><title>OKI Kecam Serangan Houthi di Makkah dan Madinah, Desak Dunia Islam Bertindak Tegas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/25/18/3250033/oki-kecam-serangan-houthi-di-makkah-dan-madinah-desak-dunia-islam-bertindak-tegas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/25/18/3250033/oki-kecam-serangan-houthi-di-makkah-dan-madinah-desak-dunia-islam-bertindak-tegas</guid><pubDate>Minggu 25 Oktober 2026 07:25 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/25/18/3250033/sekjen_oki-jHWe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen OKI, Ismail Ould Cheikh Ahmed (foto: oic-oci)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/25/18/3250033/sekjen_oki-jHWe_large.jpg</image><title>Sekjen OKI, Ismail Ould Cheikh Ahmed (foto: oic-oci)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengecam keras serangan yang disebut dilakukan milisi Houthi terhadap Makkah, Madinah, serta wilayah Taif dan Jeddah, Arab Saudi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menilai serangan tersebut sebagai tindakan keji yang mencederai kesucian tempat-tempat suci umat Islam dan mengancam keselamatan warga sipil. Ia juga menyoroti penargetan Wadi al-Maghmmas, yang berada di dekat dataran suci Arafat, menggunakan rudal balistik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tindakan tersebut menunjukkan pengabaian terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam serta keselamatan masyarakat sipil,&amp;quot; ujar Ismail Ould, dilansir dari oic-oci.org, Minggu (25/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga memperingatkan bahwa aksi kekerasan semacam itu dapat menimbulkan konsekuensi serius apabila terus berlanjut. Karena itu, ia menyerukan negara-negara Islam untuk memperkuat kerja sama dan mengambil sikap tegas serta bertanggung jawab guna mencegah serangan serupa dan menghentikan tindakan yang disebutnya sebagai praktik kriminal milisi Houthi.&#13;
&#13;
&amp;quot;OKI juga menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah yang ditempuh pemerintah Saudi untuk menjaga keamanan, kedaulatan, integritas wilayah, serta melindungi keselamatan warga negara dan penduduknya,&amp;quot; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menekankan, bahwa pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam bukan hanya menyangkut Arab Saudi, melainkan juga menyentuh perasaan dan kepentingan seluruh umat Muslim di dunia.&#13;
&#13;
Atas dasar itu, OKI mendesak masyarakat internasional mengambil sikap tegas dan segera bertindak untuk menghentikan serangan tersebut. Organisasi itu juga menekankan pentingnya meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam serangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pentingnya solidaritas negara-negara Islam dan kerja sama internasional, dalam menjaga kesucian tempat-tempat suci, melindungi warga sipil, serta mencegah eskalasi konflik yang dapat mengancam stabilitas kawasan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengecam keras serangan yang disebut dilakukan milisi Houthi terhadap Makkah, Madinah, serta wilayah Taif dan Jeddah, Arab Saudi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menilai serangan tersebut sebagai tindakan keji yang mencederai kesucian tempat-tempat suci umat Islam dan mengancam keselamatan warga sipil. Ia juga menyoroti penargetan Wadi al-Maghmmas, yang berada di dekat dataran suci Arafat, menggunakan rudal balistik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tindakan tersebut menunjukkan pengabaian terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam serta keselamatan masyarakat sipil,&amp;quot; ujar Ismail Ould, dilansir dari oic-oci.org, Minggu (25/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga memperingatkan bahwa aksi kekerasan semacam itu dapat menimbulkan konsekuensi serius apabila terus berlanjut. Karena itu, ia menyerukan negara-negara Islam untuk memperkuat kerja sama dan mengambil sikap tegas serta bertanggung jawab guna mencegah serangan serupa dan menghentikan tindakan yang disebutnya sebagai praktik kriminal milisi Houthi.&#13;
&#13;
&amp;quot;OKI juga menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah yang ditempuh pemerintah Saudi untuk menjaga keamanan, kedaulatan, integritas wilayah, serta melindungi keselamatan warga negara dan penduduknya,&amp;quot; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menekankan, bahwa pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam bukan hanya menyangkut Arab Saudi, melainkan juga menyentuh perasaan dan kepentingan seluruh umat Muslim di dunia.&#13;
&#13;
Atas dasar itu, OKI mendesak masyarakat internasional mengambil sikap tegas dan segera bertindak untuk menghentikan serangan tersebut. Organisasi itu juga menekankan pentingnya meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam serangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pentingnya solidaritas negara-negara Islam dan kerja sama internasional, dalam menjaga kesucian tempat-tempat suci, melindungi warga sipil, serta mencegah eskalasi konflik yang dapat mengancam stabilitas kawasan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
