<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Pria Mutilasi Istri dan Balitanya, Tubuh Korban Dibakar dan Dimasukan ke Mesin Giling</title><description>Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, pihaknya masih mendalami keberadaan tersangka selama bersembunyi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/26/340/3250301/kronologi-pria-mutilasi-istri-dan-balitanya-tubuh-korban-dibakar-dan-dimasukan-ke-mesin-giling</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/26/340/3250301/kronologi-pria-mutilasi-istri-dan-balitanya-tubuh-korban-dibakar-dan-dimasukan-ke-mesin-giling"/><item><title>Kronologi Pria Mutilasi Istri dan Balitanya, Tubuh Korban Dibakar dan Dimasukan ke Mesin Giling</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/26/340/3250301/kronologi-pria-mutilasi-istri-dan-balitanya-tubuh-korban-dibakar-dan-dimasukan-ke-mesin-giling</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/26/340/3250301/kronologi-pria-mutilasi-istri-dan-balitanya-tubuh-korban-dibakar-dan-dimasukan-ke-mesin-giling</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2026 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/26/340/3250301/viral-73sS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku Mutilasi Istri dan Balitanya Ditangkap/IMG</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/26/340/3250301/viral-73sS_large.jpg</image><title>Pelaku Mutilasi Istri dan Balitanya Ditangkap/IMG</title></images><description>SURABAYA &amp;ndash; Polisi menangkap Dwi Bagus, tersangka pembunuhan Dini Hardiyanti dan balitanya yang berusia 4 tahun, saat tidur di rumah temannya di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Tersangka diduga telah berada di wilayah tersebut selama 15 hari sebelum akhirnya ditangkap pada Minggu, 25 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, pihaknya masih mendalami keberadaan tersangka selama bersembunyi.&#13;
&#13;
Berdasarkan pengakuan awal tersangka, dia telah berada di wilayah tersebut selama sekitar 15 hari. &amp;quot;Ditangkapnya di wilayah Jombang kota,&amp;quot; ujar AKBP Arbaridi, Senin (26/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polisi kini mengembangkan penyidikan untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan. Penyidik juga berencana mendatangi sejumlah lokasi yang berkaitan dengan dugaan pembunuhan terhadap Dini dan anaknya di Kota Madiun.&#13;
&#13;
Selain menelusuri lokasi kejadian, polisi mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang membantu tersangka selama berada di Jombang.&#13;
&#13;
Penyidik juga membuka kemungkinan pengembangan perkara untuk memastikan ada atau tidaknya tempat kejadian perkara maupun korban lain yang berkaitan dengan tersangka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengakuan sementara masib satu orang, nanti kita masih kembangkan kemungkinan ada pelaku-pelaku lainnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Kronologi Kejadian&#13;
&#13;
Dwi Bagus diduga membunuh Dini dan anaknya setelah terlibat cekcok di sebuah hotel di Kota Madiun. Berdasarkan keterangan sementara polisi, Dini diduga dicekik hingga tewas di kamar hotel, sedangkan anaknya dibunuh di dalam mobil.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah itu, tersangka diduga membakar jasad kedua korban dan memasukkannya ke mesin pencacah untuk menghilangkan jejak. Polisi masih mencari sejumlah barang bukti lain, termasuk potongan tulang korban yang diduga masih berada di sekitar lokasi terkait.&#13;
&#13;
Kasus ini bermula dari laporan hilangnya Dini dan anaknya pada 20 September 2026. Setelah melakukan penyelidikan dan menemukan sejumlah kejanggalan, polisi mengarah kepada Dwi Bagus hingga akhirnya menangkapnya di Jombang.&#13;
&#13;
Saat ini, tersangka menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan pembunuhan ibu dan anak itu.&#13;
</description><content:encoded>SURABAYA &amp;ndash; Polisi menangkap Dwi Bagus, tersangka pembunuhan Dini Hardiyanti dan balitanya yang berusia 4 tahun, saat tidur di rumah temannya di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Tersangka diduga telah berada di wilayah tersebut selama 15 hari sebelum akhirnya ditangkap pada Minggu, 25 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, pihaknya masih mendalami keberadaan tersangka selama bersembunyi.&#13;
&#13;
Berdasarkan pengakuan awal tersangka, dia telah berada di wilayah tersebut selama sekitar 15 hari. &amp;quot;Ditangkapnya di wilayah Jombang kota,&amp;quot; ujar AKBP Arbaridi, Senin (26/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polisi kini mengembangkan penyidikan untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan. Penyidik juga berencana mendatangi sejumlah lokasi yang berkaitan dengan dugaan pembunuhan terhadap Dini dan anaknya di Kota Madiun.&#13;
&#13;
Selain menelusuri lokasi kejadian, polisi mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang membantu tersangka selama berada di Jombang.&#13;
&#13;
Penyidik juga membuka kemungkinan pengembangan perkara untuk memastikan ada atau tidaknya tempat kejadian perkara maupun korban lain yang berkaitan dengan tersangka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengakuan sementara masib satu orang, nanti kita masih kembangkan kemungkinan ada pelaku-pelaku lainnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Kronologi Kejadian&#13;
&#13;
Dwi Bagus diduga membunuh Dini dan anaknya setelah terlibat cekcok di sebuah hotel di Kota Madiun. Berdasarkan keterangan sementara polisi, Dini diduga dicekik hingga tewas di kamar hotel, sedangkan anaknya dibunuh di dalam mobil.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah itu, tersangka diduga membakar jasad kedua korban dan memasukkannya ke mesin pencacah untuk menghilangkan jejak. Polisi masih mencari sejumlah barang bukti lain, termasuk potongan tulang korban yang diduga masih berada di sekitar lokasi terkait.&#13;
&#13;
Kasus ini bermula dari laporan hilangnya Dini dan anaknya pada 20 September 2026. Setelah melakukan penyelidikan dan menemukan sejumlah kejanggalan, polisi mengarah kepada Dwi Bagus hingga akhirnya menangkapnya di Jombang.&#13;
&#13;
Saat ini, tersangka menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan pembunuhan ibu dan anak itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
