<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kopassus Ungkap Kronologi Tewasnya Letda Jihad Ahmad yang Tertembak di Gudang Senjata</title><description>Indra menjelaskan, terkait kejadian yang menewaskan Letda Jihad Ahmad seluruhnya terekam kamera CCTV. Ia juga membantah soal narasi kejadian penembakan sebagaimana di media sosial.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250391/kopassus-ungkap-kronologi-tewasnya-letda-jihad-ahmad-yang-tertembak-di-gudang-senjata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250391/kopassus-ungkap-kronologi-tewasnya-letda-jihad-ahmad-yang-tertembak-di-gudang-senjata"/><item><title>Kopassus Ungkap Kronologi Tewasnya Letda Jihad Ahmad yang Tertembak di Gudang Senjata</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250391/kopassus-ungkap-kronologi-tewasnya-letda-jihad-ahmad-yang-tertembak-di-gudang-senjata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250391/kopassus-ungkap-kronologi-tewasnya-letda-jihad-ahmad-yang-tertembak-di-gudang-senjata</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2026 10:53 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/27/337/3250391/tni-gXMz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kopassus Ungkap Kronologi Tewasnya Letda Jihad Ahmad/IMG</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/27/337/3250391/tni-gXMz_large.jpg</image><title>Kopassus Ungkap Kronologi Tewasnya Letda Jihad Ahmad/IMG</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp; Perwira TNI Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letda Inf Jihad Ahmad Al-Rasyid meninggal dunia di Gudang Senjata Pal (Peralatan) Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu, 24 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Kepala Penerangan (Kapen) Kopassus Kolonel Indra Mardianto mengungkapkan kronologi tewasnya Letda Jihad. Dia menegaskan, peristiwa tersebut karena ledakan pistol dan ketidaksengajaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu kejadiannya di gudang senjata, pistol meledak. Murni unsur kelalaian dan ketidaksengajaan,&amp;rdquo; kata Indra saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Indra menjelaskan, terkait kejadian yang menewaskan Letda Jihad Ahmad seluruhnya terekam kamera CCTV. Ia juga membantah soal narasi kejadian penembakan sebagaimana di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga bisa terang benderang, nnti proses hukumnya. Dan kasusnya akan dilimpahkan ke Denpom untuk proses penyidikan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, Indra mengatakan untuk kronologi kejadian belum bisa disampaikan, karena masih dalam proses penyelidikan yang ditangani Denpom Surakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga nanti akan diperjelas oleh penyidik Pom kelanjutan kasusnya. Rencana dari Ankum besok diserahkan kepada Denpom Surakarta,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Letda Jihad merupakan anggota dari Batalyon 26 Grup 2 Kopassus yang bermarkas di Kandang Menjangan, Surakarta. Korban merupakan putra kedua dari Kapenrem 181/PVT Sorong, Mayor Inf Triyana dan Sekretaris Dinas PM-PTSP Kota Sorong, Zainab Jelfoom.&#13;
&#13;
Jenazah almarhum telah dimakamkan secara militer di Taman Makam Bahagia Kota Sorong, Papua Barat Daya. Kedatangan jenazah dikawal langsung oleh Dangrup 2 Kopassus, Brigjen TNI Edwin Apria Candra.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp; Perwira TNI Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letda Inf Jihad Ahmad Al-Rasyid meninggal dunia di Gudang Senjata Pal (Peralatan) Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu, 24 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Kepala Penerangan (Kapen) Kopassus Kolonel Indra Mardianto mengungkapkan kronologi tewasnya Letda Jihad. Dia menegaskan, peristiwa tersebut karena ledakan pistol dan ketidaksengajaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu kejadiannya di gudang senjata, pistol meledak. Murni unsur kelalaian dan ketidaksengajaan,&amp;rdquo; kata Indra saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Indra menjelaskan, terkait kejadian yang menewaskan Letda Jihad Ahmad seluruhnya terekam kamera CCTV. Ia juga membantah soal narasi kejadian penembakan sebagaimana di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga bisa terang benderang, nnti proses hukumnya. Dan kasusnya akan dilimpahkan ke Denpom untuk proses penyidikan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, Indra mengatakan untuk kronologi kejadian belum bisa disampaikan, karena masih dalam proses penyelidikan yang ditangani Denpom Surakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga nanti akan diperjelas oleh penyidik Pom kelanjutan kasusnya. Rencana dari Ankum besok diserahkan kepada Denpom Surakarta,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Letda Jihad merupakan anggota dari Batalyon 26 Grup 2 Kopassus yang bermarkas di Kandang Menjangan, Surakarta. Korban merupakan putra kedua dari Kapenrem 181/PVT Sorong, Mayor Inf Triyana dan Sekretaris Dinas PM-PTSP Kota Sorong, Zainab Jelfoom.&#13;
&#13;
Jenazah almarhum telah dimakamkan secara militer di Taman Makam Bahagia Kota Sorong, Papua Barat Daya. Kedatangan jenazah dikawal langsung oleh Dangrup 2 Kopassus, Brigjen TNI Edwin Apria Candra.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
