<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Flyer &amp;#039;Skenario Pemberhentian Wapres Gibran&amp;#039;, Yusril: Hoaks!</title><description>Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, buka suara perihal beredarnya flyer yang mencatut namanya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250452/heboh-flyer-039-skenario-pemberhentian-wapres-gibran-039-yusril-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250452/heboh-flyer-039-skenario-pemberhentian-wapres-gibran-039-yusril-hoaks"/><item><title>Heboh Flyer &amp;#039;Skenario Pemberhentian Wapres Gibran&amp;#039;, Yusril: Hoaks!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250452/heboh-flyer-039-skenario-pemberhentian-wapres-gibran-039-yusril-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250452/heboh-flyer-039-skenario-pemberhentian-wapres-gibran-039-yusril-hoaks</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2026 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/27/337/3250452/hoaks-i8lE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hoaks flyer pemberhentian Wapres Gibran (Foto: Ig Yusril)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/27/337/3250452/hoaks-i8lE_large.jpg</image><title>Hoaks flyer pemberhentian Wapres Gibran (Foto: Ig Yusril)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, buka suara perihal beredarnya flyer yang mencatut namanya. Flyer tersebut berisi undangan untuk media dan YouTuber dengan narasi konferensi pers Kemenko Hukum, HAM, dan Imipas bertajuk &amp;#39;Audiensi Persiapan Skenario Pemberhentian Wapres Gibran&amp;#39;.&#13;
&#13;
Disebutkan, konferensi pers bakal digelar pukul 13.00 WIB di Kantor Kemenko Kumham Imipas pada Selasa (27/10/2026). Merespons hal tersebut, Yusril menyatakan flyer yang dimaksud merupakan berita bohong atau hoaks.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Beredar flyer undangan konferensi pers mengatasnamakan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan narasi agenda audiensi pemberhentian Wakil Presiden,&amp;quot; ujar Yusril melalui akun Instagram @yusrilihzamhd.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS/PALSU,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, pihaknya tidak pernah mengadakan agenda tersebut. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak memercayai informasi itu, tidak membagikannya ulang, dan senantiasa menyaring informasi sebelum disebarkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Laporkan dan abaikan setiap konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, buka suara perihal beredarnya flyer yang mencatut namanya. Flyer tersebut berisi undangan untuk media dan YouTuber dengan narasi konferensi pers Kemenko Hukum, HAM, dan Imipas bertajuk &amp;#39;Audiensi Persiapan Skenario Pemberhentian Wapres Gibran&amp;#39;.&#13;
&#13;
Disebutkan, konferensi pers bakal digelar pukul 13.00 WIB di Kantor Kemenko Kumham Imipas pada Selasa (27/10/2026). Merespons hal tersebut, Yusril menyatakan flyer yang dimaksud merupakan berita bohong atau hoaks.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Beredar flyer undangan konferensi pers mengatasnamakan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan narasi agenda audiensi pemberhentian Wakil Presiden,&amp;quot; ujar Yusril melalui akun Instagram @yusrilihzamhd.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS/PALSU,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, pihaknya tidak pernah mengadakan agenda tersebut. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak memercayai informasi itu, tidak membagikannya ulang, dan senantiasa menyaring informasi sebelum disebarkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Laporkan dan abaikan setiap konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
