<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Instruksikan BRIN Perkuat Riset Identifikasi Rambatan Api</title><description>Arif mengatakan bahwa BRIN melakukan deteksi titik-titik api terkait penanganan karhutla. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250512/cegah-karhutla-presiden-prabowo-instruksikan-brin-perkuat-riset-identifikasi-rambatan-api</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250512/cegah-karhutla-presiden-prabowo-instruksikan-brin-perkuat-riset-identifikasi-rambatan-api"/><item><title>Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Instruksikan BRIN Perkuat Riset Identifikasi Rambatan Api</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250512/cegah-karhutla-presiden-prabowo-instruksikan-brin-perkuat-riset-identifikasi-rambatan-api</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/27/337/3250512/cegah-karhutla-presiden-prabowo-instruksikan-brin-perkuat-riset-identifikasi-rambatan-api</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2026 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/27/337/3250512/kepala_brin_arif_satria-2sdz_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BRIN Arif Satria. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/27/337/3250512/kepala_brin_arif_satria-2sdz_large.jpeg</image><title>Kepala BRIN Arif Satria. </title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat riset identifikasi dan pemodelan pola perambatan api. Langkah ini diambil sebagai upaya jangka panjang untuk mengantisipasi serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bapak Presiden menekankan pentingnya riset jangka menengah dan panjang untuk mengantisipasi karhutla pada masa mendatang. Salah satunya adalah penelitian untuk mengidentifikasi dan memodelkan pola perambatan api sehingga kita dapat melakukan langkah antisipasi yang lebih baik,&amp;rdquo; kata Kepala BRIN Arif Satria usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/10/2026).&#13;
&#13;
Arif menjelaskan bahwa BRIN saat ini telah mulai mengerjakan riset mengenai model perambatan api. Riset ini dilakukan bersama berbagai perguruan tinggi guna mengembangkan metode prediksi karhutla yang lebih presisi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, saat ini BRIN sedang melakukan riset terkait model perambatan api di lokasi karhutla,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain riset pemodelan, lanjut Arif, BRIN juga bertugas mendeteksi titik-titik api (hotspot) setiap hari. Hasil deteksi tersebut kemudian diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk ditindaklanjuti.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini, BRIN bertugas melakukan deteksi titik api setiap hari. Hasil deteksi tersebut kemudian kami bagikan kepada berbagai lembaga, termasuk BNPB dan Kementerian Kehutanan,&amp;rdquo; kata Arif.&#13;
&#13;
Arif menambahkan bahwa BRIN memiliki kewenangan penuh dalam pemanfaatan teknologi citra satelit untuk mendukung penanganan bencana lingkungan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BRIN memiliki kewenangan dalam pemanfaatan satelit dan citra satelit. Oleh karena itu, citra satelit yang dimiliki BRIN kami manfaatkan untuk berbagai keperluan, salah satunya mendeteksi titik api guna mendukung penanganan karhutla,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat riset identifikasi dan pemodelan pola perambatan api. Langkah ini diambil sebagai upaya jangka panjang untuk mengantisipasi serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bapak Presiden menekankan pentingnya riset jangka menengah dan panjang untuk mengantisipasi karhutla pada masa mendatang. Salah satunya adalah penelitian untuk mengidentifikasi dan memodelkan pola perambatan api sehingga kita dapat melakukan langkah antisipasi yang lebih baik,&amp;rdquo; kata Kepala BRIN Arif Satria usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/10/2026).&#13;
&#13;
Arif menjelaskan bahwa BRIN saat ini telah mulai mengerjakan riset mengenai model perambatan api. Riset ini dilakukan bersama berbagai perguruan tinggi guna mengembangkan metode prediksi karhutla yang lebih presisi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, saat ini BRIN sedang melakukan riset terkait model perambatan api di lokasi karhutla,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain riset pemodelan, lanjut Arif, BRIN juga bertugas mendeteksi titik-titik api (hotspot) setiap hari. Hasil deteksi tersebut kemudian diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk ditindaklanjuti.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini, BRIN bertugas melakukan deteksi titik api setiap hari. Hasil deteksi tersebut kemudian kami bagikan kepada berbagai lembaga, termasuk BNPB dan Kementerian Kehutanan,&amp;rdquo; kata Arif.&#13;
&#13;
Arif menambahkan bahwa BRIN memiliki kewenangan penuh dalam pemanfaatan teknologi citra satelit untuk mendukung penanganan bencana lingkungan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BRIN memiliki kewenangan dalam pemanfaatan satelit dan citra satelit. Oleh karena itu, citra satelit yang dimiliki BRIN kami manfaatkan untuk berbagai keperluan, salah satunya mendeteksi titik api guna mendukung penanganan karhutla,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
