<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jasad Pria dalam Karung di Kebun Sawit Ternyata Driver Taksi Online, 2 Pembunuhnya Ditangkap!</title><description>Selain menangkap para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa mobil milik korban yang dibawa kabur usai aksi pembunuhan berdarah tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/27/340/3250356/jasad-pria-dalam-karung-di-kebun-sawit-ternyata-driver-taksi-online-2-pembunuhnya-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/27/340/3250356/jasad-pria-dalam-karung-di-kebun-sawit-ternyata-driver-taksi-online-2-pembunuhnya-ditangkap"/><item><title>Jasad Pria dalam Karung di Kebun Sawit Ternyata Driver Taksi Online, 2 Pembunuhnya Ditangkap!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/27/340/3250356/jasad-pria-dalam-karung-di-kebun-sawit-ternyata-driver-taksi-online-2-pembunuhnya-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/27/340/3250356/jasad-pria-dalam-karung-di-kebun-sawit-ternyata-driver-taksi-online-2-pembunuhnya-ditangkap</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2026 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/26/340/3250356/viral-34He_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jasad Pria dalam Karung di Kebun Sawit Ternyata Driver Taksi Online</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/26/340/3250356/viral-34He_large.jpg</image><title>Jasad Pria dalam Karung di Kebun Sawit Ternyata Driver Taksi Online</title></images><description>ASAHAN &amp;ndash; Polisi menangkap dua pelaku perampokan dan pembunuhan sadis terhadap Muhammad Imran (33), driver taksi online asal Binjai yang mayatnya dimasukan dalam karung dan dibuang di kebun sawit Desa Dadimulyo, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.&#13;
&#13;
Selain menangkap para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa mobil milik korban yang dibawa kabur usai aksi pembunuhan berdarah tersebut.&#13;
&#13;
Kedua tersangka yakni MAH (22) dan FSO (22). Merek ditangkap di tempat persembunyiannya di Kota Medan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tersangka MAH mengatakan, perampokan tersebut telah direncanakan sejak awal dengan cara memesan layanan taksi online melalui aplikasi. Motif utamanya adalah karena terdesak butuh uang untuk membayar utang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami jerat lehernya pakai kawat, lalu ditusuk di bagian leher, dada, dan perut,&amp;quot; aku tersangka MAH saat diperiksa penyidik di Polda Sumut, Senin (26/10/2026).&#13;
&#13;
Karena mencoba melawan saat penyergapan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan di bagian kaki kedua tersangka.&#13;
&#13;
Setelah mengeksekusi korban secara sadis di dalam mobil, kedua pelaku membuang dan menyembunyikan jasad korban di semak-semak area perkebunan kelapa sawit Kisaran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ayah korban, Muhammad Ali, menyampaikan apresiasinya atas tindakan cepat kepolisian namun meminta agar para pelaku dijatuhi hukuman berat yang setimpal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami keluarga minta hukum yang seberat-beratnya, kalau bisa hukuman mati atau seumur hidup. Perbuatan mereka sangat sadis menghilangkan nyawa anak saya,&amp;quot; kata Muhammad Ali.&#13;
&#13;
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sumatera Utara guna pendalaman tuntutan hukum.&#13;
</description><content:encoded>ASAHAN &amp;ndash; Polisi menangkap dua pelaku perampokan dan pembunuhan sadis terhadap Muhammad Imran (33), driver taksi online asal Binjai yang mayatnya dimasukan dalam karung dan dibuang di kebun sawit Desa Dadimulyo, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.&#13;
&#13;
Selain menangkap para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa mobil milik korban yang dibawa kabur usai aksi pembunuhan berdarah tersebut.&#13;
&#13;
Kedua tersangka yakni MAH (22) dan FSO (22). Merek ditangkap di tempat persembunyiannya di Kota Medan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tersangka MAH mengatakan, perampokan tersebut telah direncanakan sejak awal dengan cara memesan layanan taksi online melalui aplikasi. Motif utamanya adalah karena terdesak butuh uang untuk membayar utang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami jerat lehernya pakai kawat, lalu ditusuk di bagian leher, dada, dan perut,&amp;quot; aku tersangka MAH saat diperiksa penyidik di Polda Sumut, Senin (26/10/2026).&#13;
&#13;
Karena mencoba melawan saat penyergapan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan di bagian kaki kedua tersangka.&#13;
&#13;
Setelah mengeksekusi korban secara sadis di dalam mobil, kedua pelaku membuang dan menyembunyikan jasad korban di semak-semak area perkebunan kelapa sawit Kisaran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ayah korban, Muhammad Ali, menyampaikan apresiasinya atas tindakan cepat kepolisian namun meminta agar para pelaku dijatuhi hukuman berat yang setimpal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami keluarga minta hukum yang seberat-beratnya, kalau bisa hukuman mati atau seumur hidup. Perbuatan mereka sangat sadis menghilangkan nyawa anak saya,&amp;quot; kata Muhammad Ali.&#13;
&#13;
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sumatera Utara guna pendalaman tuntutan hukum.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
