<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap Rekaman Percakapan Masinis Sebelum Kecelakaan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Begini Isinya</title><description>Rekaman audio mengungkap percakapan antara masinis dan pusat kendali beberapa menit sebelum kecelakaan kereta api yang menewaskan sedikitnya 69 orang dan melukai puluhan lainnya di Spanyol.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/29/18/3251018/terungkap-rekaman-percakapan-masinis-sebelum-kecelakaan-maut-kereta-cepat-di-spanyol-begini-isinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/29/18/3251018/terungkap-rekaman-percakapan-masinis-sebelum-kecelakaan-maut-kereta-cepat-di-spanyol-begini-isinya"/><item><title>Terungkap Rekaman Percakapan Masinis Sebelum Kecelakaan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Begini Isinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/29/18/3251018/terungkap-rekaman-percakapan-masinis-sebelum-kecelakaan-maut-kereta-cepat-di-spanyol-begini-isinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/29/18/3251018/terungkap-rekaman-percakapan-masinis-sebelum-kecelakaan-maut-kereta-cepat-di-spanyol-begini-isinya</guid><pubDate>Kamis 29 Oktober 2026 22:27 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/29/18/3251018/kecelakaan-6psF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan kereta di Spanyol (Foto: EPA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/29/18/3251018/kecelakaan-6psF_large.jpg</image><title>Kecelakaan kereta di Spanyol (Foto: EPA)</title></images><description>SPANYOL &amp;ndash; Rekaman audio mengungkap percakapan antara masinis dan pusat kendali beberapa menit sebelum kecelakaan kereta api yang menewaskan sedikitnya 69 orang dan melukai puluhan lainnya di Spanyol.&#13;
&#13;
Rekaman tersebut menunjukkan komunikasi antara pusat kendali di Madrid dan masinis dua kereta berkecepatan tinggi yang terlibat dalam kecelakaan pada Rabu 28 Oktober 2026 pagi. Insiden terjadi ketika kereta Renfe yang membawa 397 penumpang menabrak bagian belakang kereta Iryo yang sedang berhenti dan membawa 147 penumpang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Para pejabat kini menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Tiga rekaman audio yang dipublikasikan media, termasuk El Pa&amp;iacute;s dan RTVE, mengindikasikan bahwa kereta Renfe diizinkan melanjutkan perjalanan ketika kereta Iryo di depannya mengalami gangguan teknis.&#13;
&#13;
Masalah pada sistem persinyalan otomatis, yang dilaporkan berkaitan dengan kerusakan komputer, sebelumnya memaksa kereta berhenti di jalur terdampak. Namun, menurut Menteri Transportasi Spanyol &amp;Oacute;scar Puente, kereta Renfe kemudian diperintahkan melanjutkan perjalanan karena kesalahan.&#13;
&#13;
Dalam salah satu rekaman, operator pusat kendali memberi instruksi kepada masinis Renfe: &amp;quot;Lanjutkan perjalanan Anda dan kemudian lanjutkan di bawah (Blok Sinyal Samping), dengan kecepatan normal dan pengoperasian normal,&amp;quot; demikian dilansir dari BBC, Kamis (29/10/2026).&#13;
&#13;
Masinis kemudian bertanya, &amp;quot;Dengan kecepatan normal?&amp;quot;&#13;
&#13;
Operator menjawab, &amp;quot;Ya.&amp;quot;&#13;
&#13;
Blok Persinyalan Lateral merupakan sistem alternatif yang digunakan ketika sistem persinyalan otomatis atau transmisi data mengalami gangguan. Sementara itu, masinis kereta Iryo melaporkan terputusnya komunikasi dengan sistem kendali kereta dan menyatakan keretanya tidak dapat bergerak.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Kereta) berhenti di depan sinyal masuk di Urda,&amp;quot; kata masinis kepada operator pusat kendali. Setelah serangkaian percakapan, masinis diberi instruksi untuk &amp;quot;melanjutkan perjalanan&amp;quot; seperti biasa.&#13;
&#13;
Namun, dalam komunikasi berikutnya, masinis Iryo kembali menghubungi pusat kendali dan menjelaskan bahwa keretanya masih tidak dapat dijalankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kereta tidak mengizinkan saya untuk mengendalikan sistem (keamanan). Itulah mengapa saya masih berhenti di depan sinyal masuk,&amp;quot; kata masinis tersebut.&#13;
&#13;
Rekaman terakhir menunjukkan bahwa pusat kendali telah menerima informasi bahwa kereta Iryo masih berhenti ketika kereta Renfe mendekat. Iryo menyatakan keretanya &amp;quot;ditabrak dari belakang&amp;quot; oleh kereta lain. Sementara Puente mengatakan, keputusan untuk mengizinkan kereta kembali beroperasi tanpa batasan kecepatan apa pun merupakan keputusan yang tidak dapat dijelaskan.&#13;
&#13;
Perdana Menteri Spanyol, Pedro S&amp;aacute;nchez, yang mengunjungi lokasi kecelakaan, mengatakan pemerintah bekerja untuk mengungkap penyebab tragedi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami bekerja siang dan malam tidak hanya untuk mendukung keluarga korban, tetapi juga untuk mengungkap setiap detail tragedi ini dan memperkuat langkah-langkah keselamatan untuk memastikan hal ini tidak pernah terjadi lagi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>SPANYOL &amp;ndash; Rekaman audio mengungkap percakapan antara masinis dan pusat kendali beberapa menit sebelum kecelakaan kereta api yang menewaskan sedikitnya 69 orang dan melukai puluhan lainnya di Spanyol.&#13;
&#13;
Rekaman tersebut menunjukkan komunikasi antara pusat kendali di Madrid dan masinis dua kereta berkecepatan tinggi yang terlibat dalam kecelakaan pada Rabu 28 Oktober 2026 pagi. Insiden terjadi ketika kereta Renfe yang membawa 397 penumpang menabrak bagian belakang kereta Iryo yang sedang berhenti dan membawa 147 penumpang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Para pejabat kini menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Tiga rekaman audio yang dipublikasikan media, termasuk El Pa&amp;iacute;s dan RTVE, mengindikasikan bahwa kereta Renfe diizinkan melanjutkan perjalanan ketika kereta Iryo di depannya mengalami gangguan teknis.&#13;
&#13;
Masalah pada sistem persinyalan otomatis, yang dilaporkan berkaitan dengan kerusakan komputer, sebelumnya memaksa kereta berhenti di jalur terdampak. Namun, menurut Menteri Transportasi Spanyol &amp;Oacute;scar Puente, kereta Renfe kemudian diperintahkan melanjutkan perjalanan karena kesalahan.&#13;
&#13;
Dalam salah satu rekaman, operator pusat kendali memberi instruksi kepada masinis Renfe: &amp;quot;Lanjutkan perjalanan Anda dan kemudian lanjutkan di bawah (Blok Sinyal Samping), dengan kecepatan normal dan pengoperasian normal,&amp;quot; demikian dilansir dari BBC, Kamis (29/10/2026).&#13;
&#13;
Masinis kemudian bertanya, &amp;quot;Dengan kecepatan normal?&amp;quot;&#13;
&#13;
Operator menjawab, &amp;quot;Ya.&amp;quot;&#13;
&#13;
Blok Persinyalan Lateral merupakan sistem alternatif yang digunakan ketika sistem persinyalan otomatis atau transmisi data mengalami gangguan. Sementara itu, masinis kereta Iryo melaporkan terputusnya komunikasi dengan sistem kendali kereta dan menyatakan keretanya tidak dapat bergerak.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Kereta) berhenti di depan sinyal masuk di Urda,&amp;quot; kata masinis kepada operator pusat kendali. Setelah serangkaian percakapan, masinis diberi instruksi untuk &amp;quot;melanjutkan perjalanan&amp;quot; seperti biasa.&#13;
&#13;
Namun, dalam komunikasi berikutnya, masinis Iryo kembali menghubungi pusat kendali dan menjelaskan bahwa keretanya masih tidak dapat dijalankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kereta tidak mengizinkan saya untuk mengendalikan sistem (keamanan). Itulah mengapa saya masih berhenti di depan sinyal masuk,&amp;quot; kata masinis tersebut.&#13;
&#13;
Rekaman terakhir menunjukkan bahwa pusat kendali telah menerima informasi bahwa kereta Iryo masih berhenti ketika kereta Renfe mendekat. Iryo menyatakan keretanya &amp;quot;ditabrak dari belakang&amp;quot; oleh kereta lain. Sementara Puente mengatakan, keputusan untuk mengizinkan kereta kembali beroperasi tanpa batasan kecepatan apa pun merupakan keputusan yang tidak dapat dijelaskan.&#13;
&#13;
Perdana Menteri Spanyol, Pedro S&amp;aacute;nchez, yang mengunjungi lokasi kecelakaan, mengatakan pemerintah bekerja untuk mengungkap penyebab tragedi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami bekerja siang dan malam tidak hanya untuk mendukung keluarga korban, tetapi juga untuk mengungkap setiap detail tragedi ini dan memperkuat langkah-langkah keselamatan untuk memastikan hal ini tidak pernah terjadi lagi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
