<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Teh Kemasan Berbusa Diberikan ke Pedemo Sumpah Pemuda, Polisi: Seperti Ada yang Framing</title><description>Media sosial (medsos) dihebohkan dengan video teh kemasan berbusa yang diberikan kepada peserta demonstrasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 28 Oktober 2026. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/29/338/3250932/viral-teh-kemasan-berbusa-diberikan-ke-pedemo-sumpah-pemuda-polisi-seperti-ada-yang-framing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/29/338/3250932/viral-teh-kemasan-berbusa-diberikan-ke-pedemo-sumpah-pemuda-polisi-seperti-ada-yang-framing"/><item><title>Viral Teh Kemasan Berbusa Diberikan ke Pedemo Sumpah Pemuda, Polisi: Seperti Ada yang Framing</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/29/338/3250932/viral-teh-kemasan-berbusa-diberikan-ke-pedemo-sumpah-pemuda-polisi-seperti-ada-yang-framing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/29/338/3250932/viral-teh-kemasan-berbusa-diberikan-ke-pedemo-sumpah-pemuda-polisi-seperti-ada-yang-framing</guid><pubDate>Kamis 29 Oktober 2026 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/29/338/3250932/tni-V0kN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (Foto: Zakky Mubarok/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/29/338/3250932/tni-V0kN_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (Foto: Zakky Mubarok/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Media sosial (medsos) dihebohkan dengan video teh kemasan berbusa yang diberikan kepada peserta demonstrasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 28 Oktober 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menanggapi temuan tersebut, Polda Metro Jaya turun tangan menyelidiki asal-usul minuman itu, termasuk mencari tahu pihak yang memberikannya kepada massa aksi.&#13;
&#13;
Dalam video yang beredar, sejumlah peserta demonstrasi terlihat hendak meminum teh kemasan tersebut. Namun, minuman itu tampak berbusa.&amp;nbsp;Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyebut teh itu disimpan di tengah-tengah massa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan teh berbusa tersebut bukan diberikan anggota kepolisian. Dia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai narasi yang beredar sebelum fakta sebenarnya diketahui.&#13;
&#13;
&amp;quot;Seperti ada yang mem-framing menerima teh kotak. Sudah jelas polisi tidak pernah memberikan teh kotak. Nah, jadi jangan kita terdistrak, kita terbawa dalam provokasi-provokasi itu,&amp;quot; kata Budi, Kamis (29/10/2026).&#13;
&#13;
Budi mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari pengunggah video untuk menelusuri informasi yang beredar.&#13;
&#13;
Selain itu, Polda Metro Jaya akan mendalami pihak yang memberikan teh kemasan tersebut kepada peserta aksi, termasuk menelusuri asal minuman itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Termasuk orang yang bersangkutan, kemungkinan akan kami lakukan klarifikasi dari siapa yang bersangkutan menerima teh kotak. Jadi, hal-hal tersebut kami mengapresiasi. Kebebasan di ruang digital, kita akan menjadikan evaluasi bagi Polda Metro Jaya khususnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Media sosial (medsos) dihebohkan dengan video teh kemasan berbusa yang diberikan kepada peserta demonstrasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 28 Oktober 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menanggapi temuan tersebut, Polda Metro Jaya turun tangan menyelidiki asal-usul minuman itu, termasuk mencari tahu pihak yang memberikannya kepada massa aksi.&#13;
&#13;
Dalam video yang beredar, sejumlah peserta demonstrasi terlihat hendak meminum teh kemasan tersebut. Namun, minuman itu tampak berbusa.&amp;nbsp;Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyebut teh itu disimpan di tengah-tengah massa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan teh berbusa tersebut bukan diberikan anggota kepolisian. Dia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai narasi yang beredar sebelum fakta sebenarnya diketahui.&#13;
&#13;
&amp;quot;Seperti ada yang mem-framing menerima teh kotak. Sudah jelas polisi tidak pernah memberikan teh kotak. Nah, jadi jangan kita terdistrak, kita terbawa dalam provokasi-provokasi itu,&amp;quot; kata Budi, Kamis (29/10/2026).&#13;
&#13;
Budi mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari pengunggah video untuk menelusuri informasi yang beredar.&#13;
&#13;
Selain itu, Polda Metro Jaya akan mendalami pihak yang memberikan teh kemasan tersebut kepada peserta aksi, termasuk menelusuri asal minuman itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Termasuk orang yang bersangkutan, kemungkinan akan kami lakukan klarifikasi dari siapa yang bersangkutan menerima teh kotak. Jadi, hal-hal tersebut kami mengapresiasi. Kebebasan di ruang digital, kita akan menjadikan evaluasi bagi Polda Metro Jaya khususnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
