<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Drone Rusia Hantam Stasiun Kereta di Ukraina, 13 Orang Tewas</title><description>Serangan drone Rusia menghantam stasiun kereta api di Kota Dnipro, Ukraina bagian tengah, Kamis 29 Oktober 2026. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lima lainnya saat sebuah kereta penumpang tengah berhenti di peron stasiun.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/30/18/3251034/serangan-drone-rusia-hantam-stasiun-kereta-di-ukraina-13-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/30/18/3251034/serangan-drone-rusia-hantam-stasiun-kereta-di-ukraina-13-orang-tewas"/><item><title>Serangan Drone Rusia Hantam Stasiun Kereta di Ukraina, 13 Orang Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/30/18/3251034/serangan-drone-rusia-hantam-stasiun-kereta-di-ukraina-13-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/30/18/3251034/serangan-drone-rusia-hantam-stasiun-kereta-di-ukraina-13-orang-tewas</guid><pubDate>Jum'at 30 Oktober 2026 07:53 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/30/18/3251034/kereta_api-Rfi0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Serangan Drone Rusia (foto: dok Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/30/18/3251034/kereta_api-Rfi0_large.jpg</image><title>Korban Serangan Drone Rusia (foto: dok Reuters)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Serangan drone Rusia menghantam stasiun kereta api di Kota Dnipro, Ukraina bagian tengah, Kamis 29 Oktober 2026. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lima lainnya saat sebuah kereta penumpang tengah berhenti di peron stasiun.&#13;
&#13;
Gubernur wilayah Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengonfirmasi jumlah korban jiwa akibat serangan tersebut. Melalui unggahan di Telegram, ia menyebut sedikitnya 13 orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.&#13;
&#13;
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengecam serangan tersebut dan mendesak Amerika Serikat, serta negara-negara Eropa mengambil tindakan menyusul insiden yang disebutnya sebagai serangan mengerikan.&#13;
&#13;
Menurut Zelenskyy, drone Rusia menghantam peron yang saat itu dipenuhi aktivitas penumpang, termasuk mereka yang berada di sekitar kereta komuter dan kereta penumpang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Orang Rusia menyerang peron tempat kereta komuter reguler dan kereta penumpang reguler berada. Sayangnya, hingga saat ini, 13 orang telah dipastikan tewas,&amp;quot; ujar Zelenskyy melalui media sosial, dilansir trtworld, Jumat (30/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wali Kota Dnipro, Borys Filatov, turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut. Ia mengatakan sebuah drone menghantam kereta listrik sipil yang berada di kawasan stasiun.&#13;
&#13;
Sementara itu, operator kereta api nasional Ukraina, Ukrainian Railways, menyebut serangan dilakukan menggunakan drone Rusia bertenaga jet. Hantaman tersebut mengenai salah satu peron tempat kereta nomor 866 rute Dnipro&amp;ndash;Zaporizhzhia sedang berada.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Ukrainian Railways, Oleksandr Pertsovsky, mengatakan pihaknya sebenarnya telah mengumumkan peningkatan status ancaman sebelum serangan terjadi. Namun, masih banyak penumpang yang berada di peron ketika drone menghantam lokasi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun sayangnya masih ada banyak orang di platform tersebut,&amp;quot; kata Pertsovsky melalui Facebook.&#13;
&#13;
Serangan terhadap fasilitas perkeretaapian bukan kali pertama terjadi sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022. Dalam kurun waktu tersebut, serangan drone dan berbagai serangan lainnya telah merusak ratusan lokomotif serta menewaskan sejumlah pekerja kereta api.&#13;
&#13;
Jaringan kereta api memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat Ukraina. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu sarana transportasi utama yang menghubungkan berbagai wilayah di negara itu, dengan perjalanan dari kawasan timur ke barat bahkan dapat memakan waktu hingga 24 jam.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Serangan drone Rusia menghantam stasiun kereta api di Kota Dnipro, Ukraina bagian tengah, Kamis 29 Oktober 2026. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lima lainnya saat sebuah kereta penumpang tengah berhenti di peron stasiun.&#13;
&#13;
Gubernur wilayah Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengonfirmasi jumlah korban jiwa akibat serangan tersebut. Melalui unggahan di Telegram, ia menyebut sedikitnya 13 orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.&#13;
&#13;
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengecam serangan tersebut dan mendesak Amerika Serikat, serta negara-negara Eropa mengambil tindakan menyusul insiden yang disebutnya sebagai serangan mengerikan.&#13;
&#13;
Menurut Zelenskyy, drone Rusia menghantam peron yang saat itu dipenuhi aktivitas penumpang, termasuk mereka yang berada di sekitar kereta komuter dan kereta penumpang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Orang Rusia menyerang peron tempat kereta komuter reguler dan kereta penumpang reguler berada. Sayangnya, hingga saat ini, 13 orang telah dipastikan tewas,&amp;quot; ujar Zelenskyy melalui media sosial, dilansir trtworld, Jumat (30/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wali Kota Dnipro, Borys Filatov, turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut. Ia mengatakan sebuah drone menghantam kereta listrik sipil yang berada di kawasan stasiun.&#13;
&#13;
Sementara itu, operator kereta api nasional Ukraina, Ukrainian Railways, menyebut serangan dilakukan menggunakan drone Rusia bertenaga jet. Hantaman tersebut mengenai salah satu peron tempat kereta nomor 866 rute Dnipro&amp;ndash;Zaporizhzhia sedang berada.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Ukrainian Railways, Oleksandr Pertsovsky, mengatakan pihaknya sebenarnya telah mengumumkan peningkatan status ancaman sebelum serangan terjadi. Namun, masih banyak penumpang yang berada di peron ketika drone menghantam lokasi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun sayangnya masih ada banyak orang di platform tersebut,&amp;quot; kata Pertsovsky melalui Facebook.&#13;
&#13;
Serangan terhadap fasilitas perkeretaapian bukan kali pertama terjadi sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022. Dalam kurun waktu tersebut, serangan drone dan berbagai serangan lainnya telah merusak ratusan lokomotif serta menewaskan sejumlah pekerja kereta api.&#13;
&#13;
Jaringan kereta api memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat Ukraina. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu sarana transportasi utama yang menghubungkan berbagai wilayah di negara itu, dengan perjalanan dari kawasan timur ke barat bahkan dapat memakan waktu hingga 24 jam.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
