<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis, Cucu yang Dibakar Nenek di Depok Alami Luka Bakar 80 Persen</title><description>Seorang nenek di Bojongsari, Depok, berinisial M (64), tega membakar cucunya berinisial LA (17) lantaran kesal tidak dijemput hingga membuatnya harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer. Korban mengalami luka bakar mencapai 80 persen.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/30/338/3251084/tragis-cucu-yang-dibakar-nenek-di-depok-alami-luka-bakar-80-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/30/338/3251084/tragis-cucu-yang-dibakar-nenek-di-depok-alami-luka-bakar-80-persen"/><item><title>Tragis, Cucu yang Dibakar Nenek di Depok Alami Luka Bakar 80 Persen</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/30/338/3251084/tragis-cucu-yang-dibakar-nenek-di-depok-alami-luka-bakar-80-persen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/30/338/3251084/tragis-cucu-yang-dibakar-nenek-di-depok-alami-luka-bakar-80-persen</guid><pubDate>Jum'at 30 Oktober 2026 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/30/338/3251084/rumah_sakit-CEum_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/30/338/3251084/rumah_sakit-CEum_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist/Okezone)</title></images><description>DEPOK - Seorang nenek di Bojongsari, Depok, berinisial M (64), tega membakar cucunya berinisial LA (17) lantaran kesal tidak dijemput hingga membuatnya harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer. Korban mengalami luka bakar mencapai 80 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sangat memprihatinkan kondisi korban sampai dengan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Fatmawati. Luka yang dialami korban 80 persen luka bakar,&amp;quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama, dikutip Jumat (30/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menyebutkan, pelaku sempat beralasan bahwa cucunya menjadi korban akibat kompor meledak. Setelah dilakukan pendalaman, pihak kepolisian mendapati bahwa sang nenek menjadi dalang di balik pembakaran terhadap cucunya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah ditelusuri korban, (pelaku) bawa minyak tanah dan segera ayah korban melaporkan kepada kami,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 26 Oktober 2026. Kejadian tragis itu berawal ketika sang nenek meminta tolong kepada korban untuk menjemputnya di rumah temannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motif dari tersangka melakukan hal tersebut karena tersangka kesal korban tidak menjemput tersangka di rumah temannya sehingga tersangka harus berjalan kaki sejauh 1 km,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Saat di rumah, M melihat cucunya tengah bermain handphone. Sang nenek kemudian memarahi cucunya tersebut. Merasa tidak puas, sang nenek kemudian mengambil minyak tanah dan menyiramkannya ke tubuh korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan di TKP, tersangka menegur korban dan kesal korban sambil bermain HP dan seketika menyiramkan minyak tanah dan membakar ataupun melemparkan korek gas ke rok korban,&amp;rdquo; imbuh dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, korban kemudian berteriak setelah dibakar. Sang nenek saat itu sempat memadamkan api dengan menyiramkan air ke tubuh korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sangat memprihatinkan kondisi korban sampai dengan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Fatmawati,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>DEPOK - Seorang nenek di Bojongsari, Depok, berinisial M (64), tega membakar cucunya berinisial LA (17) lantaran kesal tidak dijemput hingga membuatnya harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer. Korban mengalami luka bakar mencapai 80 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sangat memprihatinkan kondisi korban sampai dengan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Fatmawati. Luka yang dialami korban 80 persen luka bakar,&amp;quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama, dikutip Jumat (30/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menyebutkan, pelaku sempat beralasan bahwa cucunya menjadi korban akibat kompor meledak. Setelah dilakukan pendalaman, pihak kepolisian mendapati bahwa sang nenek menjadi dalang di balik pembakaran terhadap cucunya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah ditelusuri korban, (pelaku) bawa minyak tanah dan segera ayah korban melaporkan kepada kami,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 26 Oktober 2026. Kejadian tragis itu berawal ketika sang nenek meminta tolong kepada korban untuk menjemputnya di rumah temannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motif dari tersangka melakukan hal tersebut karena tersangka kesal korban tidak menjemput tersangka di rumah temannya sehingga tersangka harus berjalan kaki sejauh 1 km,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Saat di rumah, M melihat cucunya tengah bermain handphone. Sang nenek kemudian memarahi cucunya tersebut. Merasa tidak puas, sang nenek kemudian mengambil minyak tanah dan menyiramkannya ke tubuh korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan di TKP, tersangka menegur korban dan kesal korban sambil bermain HP dan seketika menyiramkan minyak tanah dan membakar ataupun melemparkan korek gas ke rok korban,&amp;rdquo; imbuh dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, korban kemudian berteriak setelah dibakar. Sang nenek saat itu sempat memadamkan api dengan menyiramkan air ke tubuh korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sangat memprihatinkan kondisi korban sampai dengan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Fatmawati,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
