<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Bertemu Kepala BPOM Bahas Vape hingga Kratom&amp;nbsp;</title><description>Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan, seperti penyalahgunaan obat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/11/02/337/3251598/kapolri-bertemu-kepala-bpom-bahas-vape-hingga-kratom-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/11/02/337/3251598/kapolri-bertemu-kepala-bpom-bahas-vape-hingga-kratom-nbsp"/><item><title>Kapolri Bertemu Kepala BPOM Bahas Vape hingga Kratom&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/11/02/337/3251598/kapolri-bertemu-kepala-bpom-bahas-vape-hingga-kratom-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/11/02/337/3251598/kapolri-bertemu-kepala-bpom-bahas-vape-hingga-kratom-nbsp</guid><pubDate>Senin 02 November 2026 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/11/02/337/3251598/kapolri-0STY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu Kepala BPOM Taruna Ikrar bahas vape hingga kratom (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/11/02/337/3251598/kapolri-0STY_large.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu Kepala BPOM Taruna Ikrar bahas vape hingga kratom (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan, seperti penyalahgunaan obat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pagi hari ini, kami mendapatkan kunjungan dan sekaligus audiensi dari Bapak Kepala BPOM RI beserta jajaran,&amp;rdquo; kata Suyudi.&#13;
&#13;
Persoalan yang juga dibahas dalam pertemuan, kata Suyudi, mulai penggunaan rokok elektrik atau vape dan peredaran kratom, serta masalah pangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlu kita awasi kaitannya dengan program nasional MBG (makan bergizi gratis),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pertemuan, Polri dan BPOM sepakat memperkuat kerja sama untuk mengawasi berbagai persoalan tersebut. Kerja sama itu mencakup pertukaran informasi, peningkatan pengawasan, hingga penegakan hukum.&#13;
&#13;
Sementara Taruna mengatakan, kerja sama kedua lembaga juga akan menyasar penyalahgunaan sejumlah obat, seperti tramadol, heksamin, dan ketamin. Menurutnya, obat-obatan tersebut membutuhkan pengawasan agar peredarannya sesuai dengan ketentuan dan izin edar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahkan juga komitmen kami yang berhubungan dengan adanya obat bahan alam, sebetulnya belum obat bahan alam, tapi sumber alam kita berupa kratom yang punya potensi dikembangkan, tetapi bisa juga disalahgunakan,&amp;rdquo; kata Taruna.&#13;
&#13;
Selain pengawasan obat, BPOM dan Polri juga membahas pengawasan terhadap program prioritas pemerintah, termasuk MBG dan Koperasi Merah Putih.&#13;
&#13;
Terkait Koperasi Merah Putih, Taruna mengatakan BPOM mendapat tugas melakukan pendampingan hingga pengawasan terhadap apotek, fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage, serta pangan olahan yang dijual di gerai koperasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentu itu membutuhkan pengawasan yang ketat yang tentu perlu bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan, seperti penyalahgunaan obat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pagi hari ini, kami mendapatkan kunjungan dan sekaligus audiensi dari Bapak Kepala BPOM RI beserta jajaran,&amp;rdquo; kata Suyudi.&#13;
&#13;
Persoalan yang juga dibahas dalam pertemuan, kata Suyudi, mulai penggunaan rokok elektrik atau vape dan peredaran kratom, serta masalah pangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlu kita awasi kaitannya dengan program nasional MBG (makan bergizi gratis),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pertemuan, Polri dan BPOM sepakat memperkuat kerja sama untuk mengawasi berbagai persoalan tersebut. Kerja sama itu mencakup pertukaran informasi, peningkatan pengawasan, hingga penegakan hukum.&#13;
&#13;
Sementara Taruna mengatakan, kerja sama kedua lembaga juga akan menyasar penyalahgunaan sejumlah obat, seperti tramadol, heksamin, dan ketamin. Menurutnya, obat-obatan tersebut membutuhkan pengawasan agar peredarannya sesuai dengan ketentuan dan izin edar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahkan juga komitmen kami yang berhubungan dengan adanya obat bahan alam, sebetulnya belum obat bahan alam, tapi sumber alam kita berupa kratom yang punya potensi dikembangkan, tetapi bisa juga disalahgunakan,&amp;rdquo; kata Taruna.&#13;
&#13;
Selain pengawasan obat, BPOM dan Polri juga membahas pengawasan terhadap program prioritas pemerintah, termasuk MBG dan Koperasi Merah Putih.&#13;
&#13;
Terkait Koperasi Merah Putih, Taruna mengatakan BPOM mendapat tugas melakukan pendampingan hingga pengawasan terhadap apotek, fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage, serta pangan olahan yang dijual di gerai koperasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentu itu membutuhkan pengawasan yang ketat yang tentu perlu bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
