<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awas Macet! Jembatan Parung Serab Tangsel Diperbaiki, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif</title><description>Pekerjaan itu dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPTD PJJ) Tangerang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/11/03/338/3251804/awas-macet-jembatan-parung-serab-tangsel-diperbaiki-pengendara-diimbau-cari-jalur-alternatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/11/03/338/3251804/awas-macet-jembatan-parung-serab-tangsel-diperbaiki-pengendara-diimbau-cari-jalur-alternatif"/><item><title>Awas Macet! Jembatan Parung Serab Tangsel Diperbaiki, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/11/03/338/3251804/awas-macet-jembatan-parung-serab-tangsel-diperbaiki-pengendara-diimbau-cari-jalur-alternatif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/11/03/338/3251804/awas-macet-jembatan-parung-serab-tangsel-diperbaiki-pengendara-diimbau-cari-jalur-alternatif</guid><pubDate>Selasa 03 November 2026 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/11/03/338/3251804/viral-HIxh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan Parung Serab Tangsel Diperbaiki, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/11/03/338/3251804/viral-HIxh_large.jpg</image><title>Jembatan Parung Serab Tangsel Diperbaiki, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif</title></images><description>TANGERANG SELATAN &amp;ndash; Pengguna jalan yang melintas di Jalan Jombang Raya, tepatnya di depan T Space Bintaro dan British School, Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, diimbau untuk mencari jalur alternatif menyusul pekerjaan rekonstruksi Jembatan Parung Serab 1.&#13;
&#13;
Perbaikan jembatan dilakukan karena kondisi konstruksi yang telah berusia puluhan tahun itu dinilai mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian pondasi.&#13;
&#13;
Pekerjaan itu dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPTD PJJ) Tangerang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten.&#13;
&#13;
Jembatan yang dibangun sejak 1971 itu sendiri dilaporkan telah mengalami kerusakan pada bagian pondasi hingga mencapai kondisi kritis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Situasi demikian dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan apabila tidak segera dilakukan penanganan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah mengalami kerusakan pada bagian pondasi yang sudah kritis sehingga akan membahayakan pengguna jalan jika tiba-tiba amblas atau roboh,&amp;quot; ujar Tim Teknis UPTD PJJ Tangerang, Muhamad Ilham, Selasa (3/11/2026).&#13;
&#13;
Rekonstruksi jembatan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah risiko kerusakan yang lebih parah.&#13;
&#13;
Sehubungan dengan pekerjaan perbaikan itu, para pengendara dan pengguna jalan pun diimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain selama proses perbaikan berjalan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rencana rekayasa lalu lintas akan dilakukan mulai tanggal 4 November hingga 20 Desember 2026. Dalam gambar informasi ditunjukkan pula skema jalur rekayasa yang disiapkan.&#13;
&#13;
Pengendara yang melintas diminta memperhatikan kondisi lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri melintas apabila terdapat pengaturan lalu lintas menuju area pekerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rekonstruksi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelayakan infrastruktur sekaligus memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses Jalan Jombang Raya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN &amp;ndash; Pengguna jalan yang melintas di Jalan Jombang Raya, tepatnya di depan T Space Bintaro dan British School, Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, diimbau untuk mencari jalur alternatif menyusul pekerjaan rekonstruksi Jembatan Parung Serab 1.&#13;
&#13;
Perbaikan jembatan dilakukan karena kondisi konstruksi yang telah berusia puluhan tahun itu dinilai mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian pondasi.&#13;
&#13;
Pekerjaan itu dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPTD PJJ) Tangerang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten.&#13;
&#13;
Jembatan yang dibangun sejak 1971 itu sendiri dilaporkan telah mengalami kerusakan pada bagian pondasi hingga mencapai kondisi kritis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Situasi demikian dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan apabila tidak segera dilakukan penanganan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah mengalami kerusakan pada bagian pondasi yang sudah kritis sehingga akan membahayakan pengguna jalan jika tiba-tiba amblas atau roboh,&amp;quot; ujar Tim Teknis UPTD PJJ Tangerang, Muhamad Ilham, Selasa (3/11/2026).&#13;
&#13;
Rekonstruksi jembatan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah risiko kerusakan yang lebih parah.&#13;
&#13;
Sehubungan dengan pekerjaan perbaikan itu, para pengendara dan pengguna jalan pun diimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain selama proses perbaikan berjalan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rencana rekayasa lalu lintas akan dilakukan mulai tanggal 4 November hingga 20 Desember 2026. Dalam gambar informasi ditunjukkan pula skema jalur rekayasa yang disiapkan.&#13;
&#13;
Pengendara yang melintas diminta memperhatikan kondisi lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri melintas apabila terdapat pengaturan lalu lintas menuju area pekerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rekonstruksi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelayakan infrastruktur sekaligus memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses Jalan Jombang Raya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
