<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3,5 Km</title><description>Gunung Semeru masih berstatus Level III (Siaga)&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/11/07/340/3252633/gunung-semeru-erupsi-pagi-ini-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-3-5-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/11/07/340/3252633/gunung-semeru-erupsi-pagi-ini-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-3-5-km"/><item><title>Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3,5 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/11/07/340/3252633/gunung-semeru-erupsi-pagi-ini-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-3-5-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/11/07/340/3252633/gunung-semeru-erupsi-pagi-ini-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-3-5-km</guid><pubDate>Sabtu 07 November 2026 09:55 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/11/07/340/3252633/pemantauan_gunung_semeru_pagi_ini-EJz9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemantauan Gunung Semeru pagi ini, 7 November 2026. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/11/07/340/3252633/pemantauan_gunung_semeru_pagi_ini-EJz9_large.jpg</image><title>Pemantauan Gunung Semeru pagi ini, 7 November 2026. </title></images><description>JAKARTA - Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Sabtu (7/11/2026) pagi. Erupsi yang terjadi pada pukul 08.09 WIB tersebut disertai awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 3,5 kilometer ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati sekitar 100 meter di atas puncak atau 3.776 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah tenggara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi sekitar 4 menit 45 detik. Letusan disertai awan panas dengan jarak luncur kurang lebih 3.500 meter ke arah tenggara (Besuk Kobokan),&amp;quot; tulis PVMBG dalam laporannya, Sabtu (7/11/2026).&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III (Siaga). PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.&#13;
&#13;
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas di sempadan sungai dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terjangkau perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.&#13;
&#13;
Selain itu, PVMBG mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu pijar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat diimbau mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru,&amp;quot; lanjut PVMBG.&#13;
&#13;
Adapun wilayah yang perlu diwaspadai meliputi sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Sabtu (7/11/2026) pagi. Erupsi yang terjadi pada pukul 08.09 WIB tersebut disertai awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 3,5 kilometer ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati sekitar 100 meter di atas puncak atau 3.776 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah tenggara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi sekitar 4 menit 45 detik. Letusan disertai awan panas dengan jarak luncur kurang lebih 3.500 meter ke arah tenggara (Besuk Kobokan),&amp;quot; tulis PVMBG dalam laporannya, Sabtu (7/11/2026).&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III (Siaga). PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.&#13;
&#13;
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas di sempadan sungai dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terjangkau perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.&#13;
&#13;
Selain itu, PVMBG mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu pijar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat diimbau mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru,&amp;quot; lanjut PVMBG.&#13;
&#13;
Adapun wilayah yang perlu diwaspadai meliputi sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
