nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prijanto Marah Pintu Air Manggarai Penuh Sampah

Lutfi Dwi Pujiastuti, Jurnalis · Jum'at 02 November 2007 10:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2007 11 02 1 58003

JAKARTA - Wakil Gubernur Prijanto terlihat marah, saat sedang meninjau pos pengendalian banjir ditemukan banyak sampah di pintu air Manggarai. Ia perintahkan besok sampah sudah tidak ada lagi.

"Man, kesini. Saya tidak mau tau, besok pagi saya tahu bersih," ketus Prijanto setelah memanggil kepada Kepala Seksi Pengendalian dan Pemeliharaan Air Manggarai, Suparman di pintu air Manggarai, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2007).

"Tiap hari seperti ini atau dilakukan pembersihan," kata Prijanto menunjuk sampah yang menutupi air.

"Tiap hari dibersihkan kok Pak," kilah Suparman terlihat cemas.

Kemudian Prijanto menasehati, "Yang membuang sampah makin lama, makin banyak. Maka dari itu pengerukan sampah harus terus bergerak. Kita melakukan kunjungan ini untuk melihat sarana dan prasarana."
 
"Siapa yang yang bertanggung terhadap sampah disini?" tanya Prijanto.

"Pihak ketiga Pak (kontraktor)," jawab Suparman.

"Pokoknya kamu harus bertanggung jawab untuk memerintahkan mereka, karena kan sudah dibayar. Kalau enggak bersih, panggil saja. Istana presiden kan enggak akan kelelep kalau salurannya lancar. Ini juga bisa mengulangi banjir kanal barat. Saya minta supaya alat komunikasi di pintu Manggarai terus dipelihara, supaya komunikasi tidak terhambat," jelasnya.

Dia juga meminta radio yang mengawal untuk yang piket adakan pengawasan terus..check and check again terhadap pintu air.

"Pengecekan jangan tidak teratur. Mesin penutup Manggarai itu kan elektrik, itu harus di coba terus, untuk mengecek baik atau nggak. Yang membersihkan sampah itu, kalau kamu kalah panggil orangnya. Kalau tidak lapor ke dinas PU," katanya.

Kemudian, setelah meninjau pintu air Manggarai, Prijanto bersama rombongan langsung bergerak meninjau pompa air Setia Budi Barat untuk mengecek pompa air. Dari 3 pompa air yang disitu, yang berfungsi hanya 2 yang satu rusak total.

Selanjutnya Prijanto akan meninjau Pompa Waduk Melati, Jalan Talang Betut, Jakarta Pusat. Pintu air Karet, Pompa Tomang Barat, Pompa Pluit, Pintu Air Pasar Ikan, Pompa Ancol, Pompa Sunter Utara, Pompa Sunter Timur I Kodamar, , Pompa Istana, dan terakhir Pompa Cideng.

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini