Universitas Padjajaran (Unpad)

Rabu 12 Desember 2007 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2007 12 12 98 67842 yKEt0VNqA8.JPG

Universitas Padjadjaran (disingkat Unpad) adalah perguruan tinggi negeri di Kota Bandung, Indonesia yang didirikan pada 14 Agustus 1956. Rektor Unpad pada tahun akademis 2005-2006 adalah Prof. Dr. Ganjar Kurnia.  Unpad memiliki 15 fakultas, yaitu:

1.         Fakultas Hukum

2.         Fakultas Ekonomi

3.         Fakultas Kedokteran

4.         Fakultas MIPA

5.         Fakultas Pertanian

6.         Fakultas Peternakan

7.         Fakultas Sastra

8.         Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu POlitik

9.         Fakultas Ilmu Komunikasi

10.        Fakultas Kedokteran Gigi

11.        Fakultas Ilmu Keperawatan

12.        Fakultas Psikologi

13.        Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

14.        Fakultas Teknologi Pertanian

15.        Fakultas Farmasi

16.        Program Pascasarjana

Universitas Padjadajaran memiliki dua kampus utama, yaitu Kampus Iwa Koesoema Soemantri di Jalan Dipati Ukur Bandung dan Kampus Jatinangor di Jalan Raya Bandung-Sumedang Kabupaten Sumedang. Selain dua kampus tersebut terdapat pula kampus Ekstensi MIPA dan Kampus PAA di Dago.  

Universitas Padjadjaran memiliki 15 Program Sarjana, 20 Program Magister, 9 Program Doktor, Program Spesialis, Program Ektensi, Program D4, dan Program D3.

 

SEJARAH

Pascaproklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945, tokoh-tokoh masyarakat Jawa Barat berusaha keras mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan peluang kepada generasi muda Jawa Barat untuk meningkatkan pendidikannya melalui studi pada Perguruan Tinggi Negri. Perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa bagi rakyat Jawa Barat bukan hanya dimulai sesudah proklamasi melainkan telah dirintis sejak lama, seperti yang diperjuangkan oleh R Dewi Sartika, Siti Jenab, Ayu Lasminingrat, KH. Abdul Halim, Penghulu Haji Hasan Mustofa dan tokoh masyarakat Jawa Barat lainnya.

Rintisan upaya dalam bidang itu kemudian ditingkatkan sesuai dengan tuntutan jamannya. Setelah perang kemerdekaan (1945-1950) berakhir, mulai dihidupkan upaya membangun perguruan tinggi yang tidak hanya membuka bidang eksakta, tetapi juga bidang sosial.

Dalam tahun 1950-an, meskipun kota Bandung khususnya Jawa Barat umumnya masih menghadapi gangguan keamanan, namun usaha membangun perguruan tinggi negri terus berjalan terus. Usaha ini mendapat perhatian dan sambutan yang positif dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Tekad ini lebih besar lagi terutama setelah kota Bandung terpilih sebagai kota penyelenggara Konferensi Asia Afrika pada tanggal 18 s.d 24 April 1955. Perhatian pemerintah pusat ini memberikan dorongan kepada tokoh Jawa Barat untuk membentuk Panitia Pembangunan Perguruan Tinggi di kota Bandung.

Berkat rahmat Alloh yang maha kuasa, pada tanggal 14 Agustus 1956 terbentuklah panitia Pembentukan Universitas Negri di Bandung.(nay)

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini