nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasangan Incumbent Menangkan Pilkada Cirebon

Tantan Sulton Bukhawan, Jurnalis · Sabtu 12 Januari 2008 19:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2008 01 12 1 74804

CIREBON - KPUD Kota Cirebon akhirnya tetapkan pasangan calon wali Kota Incumben Subardi-Sunaryo (Susun) sebagai peraih suara terbanyak dan pemenang Pilkada Kota Cirebon dengan perolehan suara sebanyak 50.847 atau 36.06 persen dari total pemilih sah sebanyak 140.997.

Penetapan pemenang Pilkada Cirebon secara resmi dikeluarkan KPUD Kota Cirebon dalam sidang pleno yang dipimpin ketua KPUD Kota Cirebon Darumaka di Gedung Griya Sawala DPRD Kota Cirebon yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB, Sabtu (12/1/2008).

Hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPUD berdasar dari laporan Panitia Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK) menyebutkan, pasangan yang memperoleh suara terbanyak kedua di raih calon nomor 5 Ano Sutrisno-Anwar yasin (Asin) yang mendapatkan suara sebanyak 37.179 atau 26 persen dari total pemilih sah.

Sementara peraih suara terbanyak ketiga diraih pasangan Agus Alwafier-Eman Suryaman (Aman) dengan suara sebanyak 22.369 atau 15.86 persen. Disusul pasangan nomor dua Soenoto_suhendi Wijaya dengan perolehan suara sebanyak 21.502 atau 15.25 persen, dan peraih suara terbanyak terakhir sebanyak 9.100 suara atau 6.5 persen yakni pasangan bangbang Surono-Nasrudin Azis (Bazis).

Penetapan peraih suara terbanyak langsung ditandatangani seluruh anggota KPUD Kota Cirebon dan saksi-saksi dari masing-masing pasangan calon. Namun, saksi dari calon nomor tiga yakni pasangan Soenoto-Suhendiwijaya tidak tampak dalam rapat pleno tersebut, dan tidak ada yang menandatangani hasil perolehan suara.

"Seluruh pasangan calon sudah kami undang untuk menjadi saksi dalam rapat pleno ini. Namun, jika mereka tidak hadir itu tidak bepengaruh kepada hasil yag kami keluarkan. Toh mereka kapasitasnya hanya sebagai saksi," tutur ketua KPUD, Darumaka, saat dikonfirmasi setelah rapat Pleno usai digelar.

Dijelaskan Darumaka, dalam pelaksanaan pilkada kota cirebon  partisipasi masyarakat untuk memberikan hak suaranya mecapai 148.952 pemilih atau 75.60 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Sebanyak 197 014 dengan suara tidak sah hanya mencapai 7,955 dengan persentase kesalahan sebanyak 5.64 persen.

Lebih lanjut Darumaka menjelaskan, setelah rapat pleno selesai dilaksankan pihaknya hanya  memberikan kesempatan kepada pasangan calon yang meraih suara terbanyak kedua yakni pasangan calon nomor 5 Ano-Yasin, untuk menyampaikan jika ada keberatan dalam penghitungan suara yang telah di keluarkan pihaknya.

"Kami hanya memberikan kesempatan kepada pasangan Ano-Yasin sebagai peraih suara terbanyak kedua, untuk mengajukan keberatan atas perngitungan suara ini. Dan jika mereka mengajukan keberatan tentunya harus berdasar kepada aturan hukum dan bukti-bukti yang konkret," tutur Darumaka.

Masih menurut Darumaka, kesempatan itu akan diberikan sekurang-kurangnya tiga haris setelah rapat pleno digelar atau hingga tanggal 16 Januari mendatang. Dan jika sampai kepada waktu yang telah ditentukan tidak ada keberatan selanjutnya pihaknya akan memberikan data perolehan suara kepada DPRD Kota Cirebon untuk ditindak lanjuti ke Mentri Dalam Negeri.

Terpisah Ketua tim sukses pasangan Ano-Yasin, Iing Sodikin, saat dikonfirmasi menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih mempelajari hasil perhitungan yang telah dilakukan KPUD dan akan disingkronkan dengan hasil perhitungan yang dilakukan pihaknya.

"Sejauh ini kami belum menemukan ada kejanggalan atas perhitungan yang dilakukan KPUD. Namun, kami tetap akan mempelajari hasil perhitungan ini. Dan jika ditemukan ada kejanggalan tentu akan kami tindak lanjuti,"tutur Iing.

Sementara itu ketua tim sukses pasangan Soenoto-Suhendiwijaya, Wawan Wanija, saat ditanya ketidak hadiran saksi dalam sidang pleno KPUD menjelaskan, pemberitahuan KPUD tentang pelaksanaan sidang Pleno baru diterima pihaknya pada Jumat sore lalu.

"Kami baru mendapatkan undangan sidang pleno pada Jumat sore, hingga kami tidak dapat mengutus saksi dalam sidang pleno. Namun, proses sidang pleno tetap saya ikuti," tutur Wawan yang juga sebagai ketua DPD PAN Kota Cirebon itu.

Hasil pantauan wartawan, sidang pleno KPUD hanya di hadiri oleh calon wakil wali kota nomor 2 Eman Suryaman. Sementara calon-calon lainya, termasuk peraih suara terbanyak tidak tampak hadir mengikuti sidang pleno.

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini