Puluhan Santri Krapyak Terserang Chikungunya

Daru Waskita, Trijaya · Sabtu 26 Januari 2008 12:28 WIB
https: img.okezone.com content 2008 01 26 1 78303

YOGYAKARTA - Wabah chikungunya menyerang pondok pesantren (ponpes) di Krapyak, Bantul, Yogyakarta. Puluhan santri dan pengajar Ponpes Al Munawir dan Ponpes Krapyak, di Dusun Krapyak, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, dalam kurun waktu sepekan terakhir diserang penyakit itu.

Akibatnya, mereka tidak bisa melaksankan proses belajar mengajar. "Saya mendapatkan informasi pertama kali wabah chikungunya melanda Dusun Krapayak dari seorang pengajar Ponpes Krapyak," ujar anggota Komisi A DPRD Bantul, Ichanudin Lc, di gedung DPRD Bantul, Sabtu (26/1/2008).

Atas laporan tersebut, Komisi A DPRD menugaskan Ichanudin untuk langsung meninjau langsung lokasi merebaknya wabah itu. "Saat dilakukan peninjauan, ternyata sudah banyak jatuh korban dalam sepekan terakhir ini," tambahnya.

Kata dia, ativitas belajar-mengajar di kedua ponpes tersebut hanya berjalan 60 persen. Lebih lanjut Ichanudin menyatakan, wabah chikungunya tidak saja menyerang santri maupun pengajar di dua ponpes, namun juga telah menjalar ke warga yang berada di sekitar ponpes tersebut.

"Sudah ada warga di sekitar ponpes yang tertular wabah chikungunya, namun jumlahnya kurang tahu. Yang jelas jumlah siswa dan pengajar yang kena mencapai 50 lebih. Jika digabung dengan staf ponpes maka bisa mencapai 100 orang lebih," ungkapnya.

Ichanudin menambahkan, Dinas Kesehatan Bantul telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, dan memerintahkan dilakukannya penyemprotan.

"Pihak Dinkes sudah turun ke lapangan dan mereka berjanji akan segera melakukan tindakan," tambah dia.

(jri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini