nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UGM Tak Akan Boikot SPMB

Satria Nugraha, Jurnalis · Senin 10 Maret 2008 13:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2008 03 10 1 90354

YOGYAKARTA - Meskipun 41 dari 56 PTN se-Indonesia mengancam memboikot pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2008, namun Universitas Gadjah Mada (UGM) belum akan mengikuti jejak mereka.

Rektor UGM Prof Ir Sujarwadi mengatakan, dengan sistem SPMB sekarang ini masih tetap efektif dan efisien dalam menjaring mahasiswa baru. Termasuk bagi UGM yang sudah menjadi BHMN, sistem SPMB tidak mendatangkan permasalahan apa pun.

"Kita lihat SPMB masih cukup efektif dan efisien. Hanya saja bagi beberapa PTN lain yang khususnya belum BHMN sepertinya mendatangkan banyak masalah. Tapi apa itu masalahnya, silakan tanya ke PTN tersebut," kata Sujarwadi di kampus UGM, Yogyakarta, Senin (10/3/2008).

Menurut Sujarwadi, UGM akan mengikuti sistem yang diberlakukan pemerintah, apa pun namanya, termasuk masih dengan label SPMB. Hanya saja, dia berharap agar sistem seleksi ini bisa diakses seluruh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia dan berskala nasional.

Sujarwadi mengakui sistem SPMB ini hasilnya masih kurang optimal dibanding sistem ujian masuk (UM) yang selama ini digelar UGM.

"Prinsipnya SPMB masih bagus. Tapi studi yang dilakukan oleh senat masih menyatakan sistem UM kita lebih bagus lagi," kata Sujarwadi bangga.

Nasib SPMB ini, lanjutnya, bergantung dari komitmen PTN di seluruh Indonesia. Jika sebagian besar mengancam memboikot, maka hal itu juga akan mengakibatkan PTN lainnya juga mengalami kesulitan untuk menggelarnya.

Sebelumnya, sebanyak 41 dari 56 perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia mengancam memboikot pelaksanaan SPMB 2008, bila masih tetap ditangani oleh Perhimpunan SPMB Nusantara.

Kesepakatan itu tertuang dalam pertemuan perwakilan 41 rektor dan pembantu rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Jatim, Minggu kemarin.

Mereka melihat pelaksanaan SPMB selama ini sudah bagus, namun kurang transparan dalam segi keuangan. Uang masuk ke perhimpunan, bukan ke negara. Karena itu, selama masih dilaksanakan SPMB oleh perhimpunan, seluruh PTN sepakat menyelenggarakan sendiri dengan nama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional (UMPTN)

(jri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini