Untuk mengantisipasi kemacetan bertambah parah, petugas telah memasang tanda agar menghindari jalur di depan kantor Kedubes Belanda.
Seperti diberitakan sebelumnya, video film dengan durasi 17 menit itu memuat potongan ayat-ayat Alquran di antara gambar pidato ulama radikal Islam, dan juga gambar-gambar tindak kekerasan. Video tersebut dimuat di situs video sharing LiveLeak.
Film berjudul Fitna itu dirilis meskipun himbauan dari pemerintah Belanda agar tidak dilanjutkan. Akibat publikasi film itu, timbul ketegangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. (sis)
(Ismoko Widjaja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.