Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPU Bali Prediksi Partisipasi Pilgub 80%

Avie Prasetya , Jurnalis-Rabu, 16 April 2008 |15:14 WIB
KPU Bali Prediksi Partisipasi Pilgub 80%
A
A
A

DENPASAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali memprediksi tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali sebesar 80%. Ada sejumlah alasan yang mendasari prediksi ini.

"Saya melihat pilgub kali ini memiliki nuansa yang berbeda. Saya punya prediksi, tingkat partisipasi di atas 80%," ujar Ketua KPU Provinsi Bali Anak Agung Gede Oka Wisnumurti di kantornya, Rabu (16/4/2008).

Alasan pertama, menurut dia, pemilihan kali ini adalah pemilihan kepala daerah langsung untuk pertama kalinya di Bali. Kedua, masyarakat Bali berhadapan langsung dengan calon yang dipilih, sehingga hal ini akan memunculkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam rangka mendukung kandidat yang mereka yakini dapat membawa perubahan.

Alasan lainnya adalah, para kandidat akan menggarap serius konstituennya, karena satu suara sangat menentukan pasangan tersebut.

"Kemudian kesadaran masyarakat akan hak-hak politik mereka. Selanjutnya, proses sosialisasi yang kita lakukan sudah cukup menyentuh di masyarakat, termasuk peran pers di Bali," yakin dia.

Mengenai bentuk sosialisasi yang telah dilakukannya, selain secara langsung seperti tatap muka dan iklan, juga dengan website. "Sebentar lagi kita juga akan meluncurkan media KPU," tandas Wisnumurti.

Untuk meminimalkan adanya golongan putih, menurut Wisnumurti, KPU memiliki program Pusat Informasi Pelayanan Pemilih (Pilih), di mana data pemilih di setiap kabupaten/kota di Bali bisa kita akses.

"Seandainya ada yang belum terdaftar, atau terdaftar ganda, kita bisa ketahui, bisa kita informasikan ke KPU kabupaten dan kota, untuk melakukan pendataan ulang," pungkasnya.

(Nurfajri Budi Nugroho)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement