nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berada di Lintasan Pesawat, RS Darjad Tetap Bangun 10 Lantai

Kamis 01 Mei 2008 14:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2008 05 01 230 105600

Meski sempat dipermasalahkan karena posisi bangunan yang berada di jalur perlintasan pesawat yang akan take off dan landing di bandara Temindung Samarinda, namun manajemen RS H Darjad tampaknya tak bergeming untuk tetap meneruskan pembangunan gedung baru rumah sakit swasta tersebut yang berlantai 10. Salah seorang pekerja dari Total Bangun Persada,kontraktor proyek tersebut mengatakan, pihaknya tetap membangun gedung 10 lantai sesuai rencana awal. "Saya belum mendengar ada perubahan, kayaknya tetap 10 lantai mas" katanya.

Pembangunan gedung baru RS H.Darjad sempat dipermasalahkan karena posisinya yang berada di lintasan pesawat. Sebelumnya pihak bandara menyoal crane tower proyek yang dianggap membahayakan penerbangan. Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kota Samarinda juga sempat meminta pihak rumah sakit agar hanya membangun 6 lantai. Namun dari pantauan di lapangan, pekerjaan telah memasuki lantai ketujuh.

Keberadaan bandara Temindung yang ditengah kota memang menghambat pembangunan, utamanya gedung bertingkat. Sudah banyak bangunan yang harus memangkas jumlah lantai demi keselamatan penerbangan. Meski sekarang Pemkot tengah membangun bandara baru di Sungai Siring, namun progress pembangunannya sangat lamban. Padahal peresmian proyek sudah dilakukan pada September 2005, namun hingga kini masih berkutat di pematangan lahan.

Bandara Temindung berada di kelurahan Temindung, dengan panjang lintasan 1100 meter. Pesawat terbesar yang bisa beroperasi di bandara ini hanya pesawat ATR-42 berkapasitas 40 penumpang. Selama ini Temindung melayani penerbangan perintis ke berbagai daerah di Kaltim. Jika akan bepergian ke luar Kaltim, seperti Jakarta maupun Surabaya, penduduk Samarinda yang mencapai 700 ribu jiwa harus ke bandara Sepinggan di Balikpapan yang berjarak sekitar 120 km. Warga berharap penyelesaian bandara di Sungai Siring yang dibangun dengan dana Rp.998 milyar itu bisa dilakukan secepatnya. Kabarnya lahan eks Temindung akan dijual ke swasta untuk dimanfaatkan sebagai bisnis center.

Lutfi Argubhi

Jl.A.Yani II No.31, Samarinda

Telp 0813-46469850

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini