SOLO - Tahlil dan doa bersama yang digelar di Dalem Kalitan, Solo untuk memperingati 100 hari meninggalnya Mantan Presiden Soeharto dihadiri oleh sekitar 6.500 warga. Gerimis yang sempat mengguyur kota Solo bahkan tak menyurutkan langkah masyarakat.
Jumlah tamu yang mengikuti acara tersebut diperkirakan lebih banyak dibanding pada peringatan 40 hari. Kepala Rumah tangga Dalem Kalitan KRMH Sriyanto Sumanto Kusumo mengatakan, untuk menyambut para tamu tersebut, pihaknya menyiapkan sebanyak 7.000 kardus snack. "Yang hadir kira-kira 6.500 orang," ujarnya.
Para tamu tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah (Jateng), seperti Semarang dan Blora. Sedangkan, tahlil dan doa bersama tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wonogiri Abdul Aziz Mahfudz. Abdul Aziz juga merupakan pemimpin ketika peringatan tujuh hari maupun 40 hari meninggalnya Soeharto di Dalem Kalitan.
"Dia itu bagus sekali wejangan-wejangannya, jadi kita pakai lagi," kata salah seorang anggota keluarga Dalem Kalitan Suyanto Prawirodiprojo.
Beberapa dari dari tamu yang mengikuti tahlil dan doa bersama tersebut juga terlihat menyempatkan diri untuk berfoto bersama di sejumlah lokasi di Dalem Kalitan. Rata-rata mereka berfoto di depan lukisan maupun foto Almarhum Soeharto dan foto Almarhum Ibu Tien Soeharto. Sementara itu, tidak tampak satupun perwakilan putra atau putri Cendana yang hadir di Kalitan.Â
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.