Image

Diancam Oknum TNI AU Warga Lapor ke LBH

Rus Akbar, Jurnalis · Senin 26 Mei 2008, 14:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2008 05 26 1 112536

PADANG - Gara-gara dituduh melempari rumah Syafrudin akibatnya anaknya Pratu RI dan dua orang temannya dari TNI AU yang berdinas di Pekabaru mendatangi dan mengancam Mona Marja (31) warga Jalan Cengkeh, Gang Hampa No.29, Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, Sumatra Barat.

Akibat ancaman dan tindakan kekeraran tersebut membuat saudara Mona bernama Novendra (35) mengadukan hal itu ke LBH Padang, di jalan Pekanbaru Kota Padang. (25/5/2008).

Menurut Novendra, tiga oknum TNI AU yang berdinas di Pekanbaru, Riau telah mendatangi rumah orang tuanya dan mengancam adik perempuannya,  Mona Marja.

"Akibatnya acaman itu keluarga kami ketakutan dan terancam, itu makanya kami melapor ke LBH dan minta bantuan hukum," kata Novendra yang berdinas di Pemkab Solok.

Pengancaman tersebut terjadi 10 Mei lalu, dimana awal kejadiannya di atap rumah Syafrudin yang bertetanggaan dengan Mona ada yang melempari batu, kemudian tuduhan itu dilayangkan pada Mona.

Selang beberapa hari rumah Mona yang tinggal bersama dan orang tuanya didatangi anaknya Syafrudin, Pratu RI bersama dua orang temannya yang menggunakan seragam TNI AU.

 

Kemudian mereka bertiga mencari laki-laki yang tinggal di rumah Mona tersebut. Bahkan mengacak-acak isi rumah mereka. Melihat tindakan oknum TNI AU tersebut, Mona menegur mereka, namun respon yang diberikan nyaris menampar Mona dan mengancam akan kembali membawa anggota TNI AU yang lebih banyak.

"Kejadian itu kami sudah melaporkan perbuatan itu sama ketua RT dan kemudian melapor ke Koramil Lubuk Begalung namun tidak ada perkembangan, akhirnya saya melapor perbuatan ini ke LBH Padang," ujarnya.

Vino, Koordinator Divisi Hukum LBH Padang yang menerima laporan tersebut mengatakan LBH akan mengirim surat secara resmi kepada POM AURI Lanud Padang.

"Meski pelaku berdinas di Pekanbaru, namun karena kejadian perkara di Padang, kita akan mengirim surat ke POM AURI Lanud Padang," katanya.

Menurut Vino, tindakan yang dilakukan ketiga oknum TNI tersebut telah melanggar HAM dan melakukan kekerasan terhadap perempuan. "Kami meminta TNI AU mengusut ini dan semua prosesnya dilakukan.    

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini