Ani SBY: Iklan Rokok Bohong Belaka

Muhammad Hasits, Jurnalis · Jum'at 30 Mei 2008 11:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2008 05 30 1 113917

JAKARTA - Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono mengharapkan masyarakat tidak terpengaruh dengan iklan rokok yang terlihat macho, modern, dan menjadi inspirasi dalam hidup. Menurut Ibu Ani, slogan semacam itu hanya bohong belaka.

 

Hal itu ditegaskan Ibu Negara dihadapan para pelajar dari berbagai sekolah di Indonesia dalam memperingati hari tanpa tembakau se-dunia di Istana Negara, Jalan Veteran Raya, Jakarta, Jumat (30/5/2008).

 

"Ibu berharap kalian tidak terpengaruh dan tergoda merokok. Sebab orang merokok adalah gaya hidup modern, macho, mudah insiprasi, hanya bohong belaka, jangan mudah tergoda bujuk rayu seperti itu," tegas Ibu Ani.

 

Oleh karena itu, untuk membentengi dari godaan merokok, menurut Ibu Ani, perlu diperkuat iman dan berani mengatakan tidak kepada mereka untuk tidak merokok. Dan, kalau ada orang tua juga merokok, peringati dengan santun untuk tidak merokok.

 

"Biarlah kalian dikatakan kuno atau jadul, nggak apa-apa, tidak perlu takut. Jagalah diri kalian sebaik-baiknya, merokok menuntut perilaku yang tidak baik lainnya, seperti ganja, narkotika, miras dan lain-lainnya. Janga rusak masa depan kalian untuk maju, hindari rokok, bagi mereka yang merokok, berhentilah," ajak Ibu Negara.

 

Disamping ajakan, Ibu Ani juga mencontohkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak merokok. Untuk itu Ibu Negara mengharapkan perda larangan merokok harus didukung oleh semua elemen masyarakat. Pasalnya, tidak merokok adalah bentuk dari hidup sehat dan usia akan lebih panjang lagi, sehingga kita punya waktu cukup untuk berbuat baik bagi bangsa dan negara.

 

"Saya juga mendorong pemerintah tingkat pusat dan daerah untuk terus menggalakan kebijakan dan langkah yang berkesinambungan untuk melindungi generasi muda dari bahaya merokok. Saya ucapkan penghargaan kepada pemda-pemda termasuk pemda DKI yang telah menebritkan peraturan daerah No 75 tahun 2005 tentang larangan merokok di tempat umum, langkah ini sudah sepatutnya didukung oleh segenap komponen masyarakat," harap Ibu Ani.

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini