nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Ulama Jabar Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Toni Kamajaya, Jurnalis · Sabtu 08 November 2008 01:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2008 11 07 1 161854

SUKABUMI - KH Ahmad Sanusi akhirnya dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Pemerintah RI. Rencanannya, pemberian gelar ini akan disampaikan langsung Presiden SBY saat peringatan Hari Pahlawan.

Selain itu, gelar kehormatan itu juga akan diberikan kepada KH Abdul Halim. Selama ini kedua ulama asal Sukabumi dan Majalengka itu dikenal berpartisipasi aktif dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945.

Menurut KH Maman Abdurahman, cucu tertua KH Ahmad Sanusi, kepastian pemberian gelar kehormatan itu berdasarkan informasi dari sejumlah petinggi Persatuan Umat Islam (PUI).

"Secara resmi surat penganugerahan itu belum kami terima, tapi soal kabar KH Ahmad Sanusi ditetapkan sebagai pahlawan nasional sudah kami terima sejak beberapa hari lalu. Termasuk dari keluarga KH Abdul Halim di Majalengka yang mengaku sudah terlebih dahulu menerima surat dari Pemerintah RI," ujarnya di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/11/2008).  

Disebutkannya, penganugerahan ini bukan semata-mata berdasarkan usulan dari PUI. Usulan penobatan gelar pahlawan nasional sudah dirintis oleh pihak keluarga, PUI, maupun Pemda Kota Sukabumi sejak tahun 1996.

"Usulan ini sempat terkendala beberapa persyaratan adminstratif. Tapi pada pada tahun 2006 lalu, Pemerintah RI mengakui seluruh jasa-jasa keduanya sebagai pendiri bangsa yakni dengan pemberian anugerah Bitang Maha Putera Utama," terang KH Maman.

Salah satu persyaratan yang telah ditempuh untuk meraih penganugerahan bagi KH Ahmad Sanusi itu adalah salah satunya menggelar seminar rekam jejak KH Ahmad Sanusi yang digagas oleh Pemkot Sukabumi, Pemprov Jabar, dan juga PUI.

Perlu diketahui, KH Ahmad Sanusi dikenal sebagai pendiri Persatuan Umat Islam Indonesia (PUII). Sekarang organisasi ini telah berganti nama menjadi PUI. Selain itu, dia merupakan pendiri Ponpes Syumsul Ulum.

KH Ahmad Sanusi semasa hidupnya juga dikenal luas sebagai ulama ahli tafsir. Salah satu karyanya adalah kitab Malja Al Talibin fi Tafsir Kalam Tabb Al Alamin.

Adapun KH Abdul Halim dikenal sebagai ulama besar dan tokoh pembaharuan yang berasal dari Kab Majalengka. Pendiri organisasi perjuangan Hayatul Qulub ini banyak berjuang di bidang pendidikan dan perbaikan perekonomian.

KH Abdul Halim juga tercatat sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini