Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tolak Masuk Geng, Siswa SMP Dianiaya

Sundoyo Hardi (Koran Sindo) , Jurnalis-Rabu, 25 Februari 2009 |13:26 WIB
Tolak Masuk Geng, Siswa SMP Dianiaya
A
A
A

KUDUS - Nika (13), pelajar Kelas VII B SMPN 3 Kudus, dihajar enam rekan sekelasnya. Dia dianiaya karena menolak ajakan temannya untuk masuk menjadi anggota salah satu geng remaja. Dari penuturan korban, dia dihajar oleh enam rekan sekelasnya, yakni La, Ka, Na, Ni, Ar, dan Ah.

Kepada wartawan, korban mengaku jika dia mulai diancam sejak Selasa 17 Februari 2009 lalu. "Saat itu saya dibentak-bentak, dan ditampar di kamar mandi sekolah," kata Nika, Rabu (25/2/2009).

Dia menambahkan, para pelaku kemudian mendatangi rumahnya di Prambatan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Hanya saja, waktu itu dia tidak ada di rumah karena mengikuti les. Semetara, para pelaku ditemui neneknya Jam. Puncak kejadian berlangsung di ruang kelas, dimana korban ditendang dan dihajar ramai-ramai anggota geng.

"Tidak ada luka, tetapi pelipis dan kepala bagian belakang saya memar dan sakit," terangnya.

Mendapat perlakuan tersebut, korban memilih tidak masuk sekolah. Hal itu membuat kedua orang tua korban, pasangan Johana dan Endang curiga. Setelah didesak, akhirnya korban mengaku telah dianiaya rekan-rekannya.

Mendengar pengakuan itu, kedua orang tua korban lantas melapor ke pihak sekolah. Selanjutnya, antara pelaku dan korban dipertemukan di ruang BK untuk diklarifikasi dan didamaikan. Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak membuat surat pernyataan damai.

Selian itu, ditemukan juga surat ancaman ditulis di bangku korban dan diplester dengan isolasi. Surat tersebut bertuliskan "Selama tiga hari kalau tidak berubah, akan tahu akibatnya. Camkan itu!!!".

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, salah seorang pengajar SMPN 3 Kudus Mukti Sutarman menyatakan, permasalahan ini akan diselesaikan secara kekeluargaan. "Keluarga diminta tidak menempuh jalur hukum," jelas Mukti.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement