nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pakai Jenglot, Dukun Perdaya Istri Tetangga 7 Kali

Annas Nasrullah, Jurnalis · Rabu 29 April 2009 17:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2009 04 29 1 215162 37KPnkxkrQ.jpg
SUBANG - Tidak puas dengan penghasilan profesinya sebagai pedagang kerupuk, pasangan suami-istri di Kabupaten Subang melakukan pesugihan kepada orang pintar yang memiliki jenglot (patung kecil yang dipercaya sebagai manusia sakti yang sudah mati). Berharap mendapat wangsit menjadi orang kaya, alih-alih istrinya malah diembat si dukun cabul.

Mukina (24), warga yang menetap di rumah kos di Kampung Cileungsi, RT 01/01 Desa Cisaga, Kecamatan Cibogo, Subang terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian. Pria yang disebut-sebut orang pintar itu dilaporkan tetangga sebelahnya, Agus Sulaiman (25), karena diduga telah mensetubuhi istrinya berinsial ES (25), sebanyak tujuh kali dalam dua bulan terakhir.

Terbongkarnya kasus hubungan terlarang itu berawal dari kecurigaan suami korban, terhadap istrinya yang setiap kali praktek pesugihan selalu dilakukan di dalam kamar kos miliknya. Saat ditanya suaminya, ES menerangkan secara gamblang ritual yang dilakukan setiap kali praktik pesugihan.

ES mengaku setiap kali datang berobat, dia selalu melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pelaku.

"Atas laporan suaminya itu, kita langsung ambil tindakan dan membawa ke sini. Pelaku mengaku menggunakan patung itu untuk melakukan pelecehan seksual, sebelum melakukan hubungan layaknya suami istri," kata Kapolres Subang, AKBP Sugiyono.

Mukina, yang saat ini mendekam di balik jeruhi mengaku semua perbuatannya itu. Bahkan dengan polos, Mukina mengaku dirinya sudah mensetubuhi istri Agus sebanyak tujuh kali, enam kali dilakukan di kamar kosnya, dan satu kali di sebuah tempat hiburan karaoke.

Mukina berdalih ritual pesertubuhan yang dilakukan terhadap pasiennya itu untuk mempercepat mengubah nasib menjadi orang kaya. Untuk meyakinkan korban, Mukina bahkan memasukan jenglot ke alat kelamin sang pasien beberapa kali, sebelum disetubuhinya.

Namun dia membantah, jika tindakannya itu tanpa sepengetahuan suami korban. Bahkan menurut dia, dirinya terpaksa melakukan praktik pesugihan karena suami korban memaksa pria asli Gegesik, Cirebon itu.

"Udah empat kali mereka meminta dan memaksa saya, akhirnya saya menuruti juga. Selama dua bulan ini, sudah tujuh kali kami melakukan ritual itu, dan suaminya tahu, dia ada di depan kamar saat kami melakukan," kilahnya.  

(fit.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini